47. Rumah

7.6K 375 3
                                        

YUHUU UPDATE LAGI NI...

JANGAN LUPA VOTEMENTNYA DAN FOLLOW JUGA SEBELUM BACA

VOTEMENT LANCAR UP TIAP HARI LANCAR😏

HAPPY READING<3

***

Sudah seminggu Starla di rawat di rumah sakit. hari ini adalah hari terakhir dia berada disini. Stella yang telah selesai membantu Starla membereskan peralatannya dan juga baju-bajunya. kini duduk di sofa kamar rawat inap. Sedangkan, Starla yang duduk di samping Kasur.

"Akhirnya bisa pulang. Enggak mau nginap di sini lagi!" Kata Starla semangat lalu meregangkan otot-otot badannya.

Stella terkekeh.

"Kalau ngga mau masuk sini lagi. Jangan macam-macam Lo!" Ketus Stella dengan wajah serius

"Iya, ngga bakal lagi"

Beberapa menit kemudian pintu kamar Starla terbuka lebar . terlihat 2 cewek memakai pakaian lengkap SMA Atlendra yang kini berlari dan langsung memeluk tubuh Starla bersamaan. Sedangkan beberapa orang lagi geleng-geleng melihat tingkah laku dua cewek itu.

"Starla!! Lo kenapa ngga bilang-bilang masuk rumah sakit, sih! Lo tahu nggak? Gua sama Serra tu panik!" Ucap Aletta yang kini menangis di pelukkan Starla. Begitu juga Serra.

"Tahu, nih! Kaga kesian lo sama kita berdua? Sedih ni hati," Ucap Serra yang di angguki oleh Aletta.

Starla tidak menjawab apapun. Ia hanya terkekeh dan membalas pelukkan Sahabatnya.

"Udah! Woi! Adik gua sesek karena lo berdua" Tegur Rangga Sewot. Membuat Aletta dan Serra langsung melepas pelukkan. Lalu, menatap tidak suka ke arah Rangga.

"Bacod lo!" Kompak Aletta dan Serra. Sedangkan Rangga memutar bola matanya malas.

Kini Serra dan Aletta menatap ke arah Starla lagi. "Kita udah tahu, semuanya La. Kiara cerita semuanya ke kita berdua," Ucap Aletta. Yang membuat Starla menatap ke arah Kiara yang kini di samping kembarannya.

Kiara yang ditatap hanya menujukan Gigi putihnya lalu membuat tangan peace.

"Berarti kalian tahu dong. Soal kembaran gua?"

Aletta dan Serra kompak menganggukan kepala mereka. "Iya La. Soal dia yang beberapa bulan terakhir yang gantiin lo kita juga tahu"

Starla menarik nafas lalu menghembusnya pelan . tersenyum tipis kepada mereka berdua. "Terus? Kalian tetap mau temanan sama gua?"

"Kita mau lah La! ngga mungkin kita tinggalin lo, di saat masa-masa terburuk lo" Ucap Aletta. Yang membuat Starla terharu, Spontan memeluk mereka berdua.

"Maksih Ta. Ser. Lo memang Sahabat terbaik gua" Ucap Starla di selang pelukkannya. "Iya La. Lo juga sahabat terbaik kita!" Kompak Serra dan Aletta.

***

Kini mereka semua telah sampai di mansion Starla dan Stella. Tanpa berlama-lama mereka semua langsung turun dari mobil masing-masing lalu berjalan ke arah pintu utama Mansion.

Setelah menginjakkan kaki di teras Mansion, Pintu di buka lebar oleh Ayah dan Bunda dari dalam.

"Welcome home anak bunda!" Ucap bunda Cindy ke Starla. Lalu memeluk Keponakkannya itu.

"Bundaaa" panggil Starla seperti anak kecil di dalam pelukkan bunda bergantian Starla juga memeluk tubuh Ayah Dika. Setelah pelukkan berakhir mereka semua masuk ke dalam mansion.

SHE IS STARLA (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang