YUHUUU UPDATE DI PAGI HARI YANG CERAH NI...
JANGAN LUPA TINGGALIN JEJAK PARAH PEMBACA SHE IS STARLA..
SEBARKAN CERITA INI KE SOSIAL MEDIA KALIAN YUKK. BIAR CERITA INI FYP DAN BANYAK PEMBACANYA.
JANGAN LUPA TAG AKU JUGA
@WP. MISSLOVAA -INSTAGRAM
@THECIMORYY._ -TIKTOK
HAPPY READING...
<3
***
Starla yang baru saja menghabiskan waktunya bersama Samsek. Kini, memilih untuk pulang ke Mansion. Padangan pertama yang Starla lihat setelah keluar dari ruang Samsek adalah Stella yang duduk lesehan bersama anggota Xavier .
"El! Balik yuk! Capek ni gua!" Ujar Starla yang kini berdiri di samping Stella yang sedangan bermain kartu bersama Anggota Xavier.
Stella menoleh. "Bentar La. Gua lagi main sama anak-anak nih!"
Starla menghela nafas pelan. Lalu, mendudukan bokongnya kasar di sofa markas. "Cepatan! Lo lambat, gua balik sendiri!"
"Sabar neng! Gua bentar doang! Lagi seru nih!" Stella memandang singit Kartu-kartu yang akan di keluarkan oleh Anggota Xavier yang bermain dengannya.
"Kalau gua menang, markas udah harus kinclong besok pagi!" Ujar Stella. Membuat Anggota Xavier yang bermain dengannya menelan Saliva susah payah.
Plusss!
"GUA MENANG ANJIR!!" Teriak senang Stella. Anggota Xavier yang tadi bermain dengan Stella langsung mengacak kasar rambut mereka dan terdengar hela nafas kasar dari masing-masing di antara mereka. Stella bukanlah permain kartu handal. Tetapi, karena keseringan bermain kartu membuat ia semakin mudah mengalahkan Anak-anak Xavier.
"Besok pagi gua datang markas semua udah beres yaa! Awas lo semua. Gua tandain satu-satu muka lo semua." Ancam Stella dengan wajah serius. Mereka yang mendengar hanya mengangguk sebagai jawaban.
"Gua balik dulu, kalau ada apa-apa langsung hubungi gua, kalau ngga hubungi Kiara" ujar Stella pada Anggota Xavier yang berada di sana.
"Siap Ketua!" Kompak semuannya.
Stella mengambil Jacket berlambang Xavier yang terletak di sadaran Sofa Markas. Tidak lupa ia mengambil kunci motornya yang tergeletak di meja di dekat Sofa.
"Yuk, Ala!" Ujar Stella. Di jawab anggukan oleh Starla yang duduk sambil memainkan handphone-nya. Starla bangkit dari duduknya. Lalu, mengikut Stella yang sudah berjalan dulu ke pintu Markas. Sampai di luar Markas, mereka berdua langsung menuju motor masing-masing. Tanpa berlama-lama mereka langsung meninggalkan Markas setelah naik ke atas motor dan menyalakannya.
Waktu sudah menujukan jam 11 malam. Jalan yang mereka berdua lalui juga sudah lumayan lengang. Bunyi jangkrik di malam hari menemani jalan mereka yang kini jauh dari jalan perkotaan.
"Ala! Ngapain lalu sini sih?" Ujar Stella sedikit berteriak karena bunyi derum motor dan angin membuatnya sedikit kesusahan mendengar.
Starla menoleh ke sampingnya. "Ini jalan potong, jadi, cepat nyampe rumah!"
"Sunyi anjir, jalannya!"
Starla tertawa di balik Helm full facenya. "Masa Ketua Xavier yang di kenal kejam dan tak berperi kemanusian, takut!" Ejek Starla. Stella yang mendengar membolak balik mata malas.
KAMU SEDANG MEMBACA
SHE IS STARLA (END)
Novela Juvenil[SEBELUM ITU MARI DIFOLLOW DULU] ••• "Lo ngapain pulang ke Indo sih La?" "Pengen aja" jawab santai Gadis itu. "Pengen aja?! Ngga waras Lo?!" "Emang kenapa, sih?! Ini negara kelahiran gua!" "Bukan gitu. Lo tahu kan? Dia se-gang sama gua?! ••• "Dasar...
