Sembilanbelas

2.4K 158 17
                                        

"Kita duluan ya Lis,lo yakin gak bareng kita aja nih?"tanya Bella sekali lagi

"Engga Bella cantik,lagian pak Tejo udah otw kesini kok"jawab Lalisa jengkel.

"Oke deh kita gak maksa lagi,byee Lalis"sahut mereka melambaikan tangan padaku kemudian pergi.tinggalah sekarang aku sendirian menunggu pak Tejo menjemputku.
Tiba2 ada yg menepuk pundakku,aku yg kaget langsung menoleh.

"Yaampun Lex,lo ngagetin gue tau gak!"aku mengelus dadaku.kulihat dia malah tertawa.

"Haha Lis Lis lucu banget sih"bilangnya sambil mencubit kedua pipiku.

"Aaww sakitt ihh!"aduhku kesakitan sambil mengerucutkan bibirku.

"Btw kok kamu masih disini?engga pulang?"

"Lagi nungguin pak Tejo jemput"

"Ohh,ngga bareng aku aja nih?"

"Gausah lagian pak Tejo udah otw kesini kok"

"O gitu,yaudah aku tungguin kamu disini sampe pak Tejo sampe deh"

"Eh gak usah,lo pulang aja"

"Kenapa?aku yg pengen nungguin kamu kok"

"Yaudah,Terserah lo deh"jawabku kemudian duduk didekatnya.setelah hampir 15 menit pak Tejo tak kunjung sampe.

"Pak Tejo mana sih? Lama amat dah bilangnya otw tapi gak sampe2"gerutuku kesal.

"Coba kamu telfon deh!"

Oiya,kenapa gue begok banget ya.kuambil hanphoneku didalam tas.

"Hallo!,pak Tejo kok lama sih gak sampe2?katanya otw?"

"Iya nih non ban mobilnya bocor dijalan,maaf ya non,non bisa pulang pake taksi engga?soalnya takutnya kasian non nunggu lama"

"Oh,oke deh aku bisa pulang sendiri"

"Sekali lagi maaf ya non"

"Gapapa,yaudah deh aku tutup"

Aku menghela nafasku.

"Kenapa?pak Tejo gak bisa jemput?"
Aku menggeleng

"Ban mobilnya bocor di jalan"

"Tuhkan bareng aku aja ayookk!"jawabnya tanpa persetujuannku menarik tanganku ke mobilnya.

"Eh eh tunggu,gausah gue naik taksi aja.lagian kan rumah kita  gak searah"

"Gapapa ayokk!,siapa bilang rumah kita gak searah"

"Lohh?"aku mengernyit binggung

"Aku pindah ke komplek perumahan deket rumah kamu"jawabnya santai

"Haa?kok bisa?"sejak kapan?tanyaku
"Ah banyak tanya kamu,ayokk"

"Oh oke deh"

Gue masuk ke mobilnya.setelah sampe didepan rumahku.

"Makasih ya tumpangannya"

"Gak masalah kok,apa sih yg engga buat kamu"jawabnya tersenyum manis padaku

"Kamu?sejak kapan ngomongnya aku kamu?"

"Hehe,aku ngga ditawarin masuk dulu nih?"

"Ishh lain kali aja Alex,aku cape pengen istirahat"

"Iya2 aku becanda kali Lis"

"Sekali lagi makasih,gue masuk ya"

"Oke see you"

Ku rebahkan diriku dikasur,kutatap langit2 kamarku.kurasakan pusing di kepalaku memikirkan hubunganku dengan Sehun.Tiba2 dering handphoneku menyadarkanku.pesan masuk dari Alex.

"Lis kamu lagi ngapain?"

"Ngga lagi ngapa2 in,kenapa emang?"

"Gapapa sih nanya doang,btw entar malem ada acara ngga?"aku mengernyit membaca balasannya.

"Engga ada,kenapa?"

"Entar malem keluar yuk!nonton atau apa gitu gue gabut dirumah"

Dia ngajakin gue keluar?gimana nih?kalau sehun tau gimana dong?ishh yaampun sadar Lis!lo kan lagi marahan sama dia,ngapain mikirin dia coba.

"Emm gimana ya"

"Ayo dong katanya dulu kalau gue butuh temen kamu siap,lupa kamu ngomong apa dulu di rumah aku?"

"Ya aku ngomongnya kan temen curhat,lha ini?"

"Ya sama aja lah,mau ding Lis"

"Oke deh oke"

"Yess,entar malem aku jenput jam 7 ya"

"Oke"

Tuhkan dia salah ngartiin omongan gue waktu itu.huft yaudah lah lagian dirumah juga cuma bikin gue suntuk mikirin Sehun.
Jam menunjukan pukul 7 kurang 10 menit,aku sudah siap menunggu Alex di ruang tamu.kudengar bel berbunyi.pasti Alex udah didepan kulangkahkan kaki keluar.kubuka pintu.

"Hai,langsung berangkat aja yuk takut kemaleman pulangnya."

"Oke,btw lo cantik malam ini Lis"pujinya padaku.

"Paan sih,gue tau gue cantik"jawabku dengan pede,dia terkekeh.

Sesampainya kita di Mall.kita langsung antri membeli tiket.

"Mau nonton apa nih kita?"tanyanya padaku.

"Terserah deh,yang penting jangan horor"

"Oke,Comedy ya?"

"Boleh deh"

2 jam berlalu,kita selesai menonton film.

"Aduhhh lucu banget sumpah,perut gue sakit ketawa mulu"aku memegangi perutku.

"Iya seru"dia malah menatapku lama.

"Kenapa?"tanyaku binggung

"Gapapa,ayokk cari makan kamu pasti laper kan?"aku menganguk mengiyakan.saat kita mencari restoran tiba2 dia menarik tanganku menghentikanku.

"Kenapa?"

"Foto yuk! Disitu bagus tuh buat foto"

"Haa?oh oke"aku mengiyakan ajakannya,dia terlihat meminta bantuan mbak2 yg lewat di dekat kita untuk memfotokan.

"1 2 3.."ckrek

"Ganti gaya ya!"intrupsi si mbak2 kepada kita.tiba2 kurasakan tangan Alex merangkul pundakku.aku terkejut Alex malah tersenyum kearahku,tapi si mbak tadi sudah terlanjut mengambil gambar.Alex menghampirinya seraya mengucapkan terima kasih.dia kembali menghampiriku.

"Udah yuk makan"ajaknya padaku.

#Basecame
Dilain tempat,Sehun sedang berada di basecame bersama teman2nya.
Tiba2 Bagas angkat suara.

"Eh Hun Alex posting foto berdua sama Lalisa nih!"celetukya sambil memperlihatkan handphonenya pada Sehun.Semuanya langsung mengerubungi.Wajah Sehun langsung memerah menahan amarah,tangannya mengepal.

"Gila si Alex,cari mati!"(Doni)

Sehun melempar gelas ke kaca jendela didepannya.

"Bajingannnn"

Semuanya cuma bisa menyaksikan kemarahan Sehun.Sehun langsung meraih handphonenya menelefon Lalisa,tapi handphonenya tidak aktif.

Sedangkan Lalisa sekarang sedang makan di restoran sama Alex.dia tidak mengetahui kalau Alex telah memposting foto mereka berdua.

"Yahh,handphone gue lowbat"Lalisa mendesah

"Gue gak bawa powerbank Lis,yaudah deh,lagian kita mau pulang juga kan"Lalisa mengangguk,padahal di dalam benaknya terdalam dia mengharapkan kabar dari sehun.

Hai guys kalau kalian vote aku makin rajin posting cerita nih.






Sehun PossesifTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang