Saat ini Sehun sama sahabat2nya sedang berada di basecame.
"Jadi lo selingkuhin Lalisa bos? "Tanya Doni tak percaya begitupula Bagas dan Rendy setelah mendengar cerita Sehun. Sehun memutar matanya jengah.
"Bukan selingkuh Don, hubunggan gue sama mereka cuma diatas ranjang gak lebih, one night stand you know lahh"jawab Sehun santai.
Mereka melonggo tak percaya dengan tanggapan Sehun yang sangat santai.
"Ya tetep aja lo tidur sama cewe lain hun, lo ngehianatin Lalisa. Gilaa lo"tambah Bagas tak percaya dengan kelakuan Sehun.
"Ya gak lah, gue gak pake hati sama mereka, gue cuma cinta sama Lalis lo pada tau sendiri kan.lagian kayak lo pada kaga pernah aja"jawab Sehun kekeuh, sambil mengejek mereka
"Ya beda lah hun, kalo kita nglakuin kek gitu wajar. Kita gak punya cewe bebas lah, lahh elo??"Rendy yang terkenal playboy membela diri
"Gue cowo normal gue juga butuh kebutuhan biologis.lo tau sendiri kan nahan kek gitu gak enak.Lalisa belom siap ngelakuin hal kek gitu dan gue sendiri gak mungkin ngerusak dia. Jadi ya ginii.. "Jelas Sehun pada sahabat2nya.
Sahabat2 nya kecewa sama apa yang sehun lakuin, tapi mereka juga memaklumi bila cowo emang butuh hal kek gitu. Tapi tetep aja Sehun salahkan.
"Huftt mau gimana lagi udah kejadian, tapi lo main aman kan? Lalisa udah tau? "Tanya Doni, Sehun mengganguk
"Gue selalu main aman kok, Lalisa belom tau dan ngga boleh sampai tau"
"Syukur deh kalau Lalisa ngga tau, bisa mampus lo bos"(Bagas)
"Mulut lo pada tu jangan sampe bocor!! "Peringgat Sehun pada sahabat2 nya.
"Iya2 bos santai elah, lo kenal kita berapa lama? "
"Bagus deh kalo lo pada paham"
"Tapi lo harus berhenti hun"nasehat Bagas
"Iya entar gue usahain"
"Eh btw tu anak baru si Irene kok lo bisa kenal? Jangan bilangg.. "Sebelom Rendy menyelesaikan omongannya, Sehun lebih dulu memotong
"Iya, dia salah satu ONS gue"
"Whatt?? "Jawab Doni dan Bagas barengaan
"Tuhkan bener dugaan gue"(Rendy)
"Wahh parah lo bos"(Doni)
"Tapi wait, kalau sampe si Irene bilang sama Lalisa gimana? "(Bagas)
"Jangan2 itu alesan dia pindah kesini"tambah Rendy
"Wah bener juga tuh bos, lo harus bertindak"(Doni)
Sehun terdiam berfikir, dia udah khawatirin hal ini dari awal.
Sehun beranjak dari duduknya
"Mau kemana lo? "Tanya Rendy
"Mau Beresin tuh jalang"
*Koridor
Sehun menarik tanggan Irene menuju belakang sekolah dekat gudang, disana sepi. Awalnya Irene terkejut tapi setelah tau yg menarik tanggannya adalah Cowo yg dia suka dia tersenyum senang.
"Sehunn? Kamu? Ngapain bawa aku kesini? Kamu kanggen ya sama aku? "Tanya Irene dengan pede. Sehun memutar bola matanya jengah
"Jangan kepedean lo!, ngapain lo pindah kesini haa? Apa tujuan lo? Lo mau ngehancurin hubungan gue sama Lalisa? Jawab gue!! "Bentak Sehun menatap tajam Irene, Irene tersentak kaget
"A..Apaan sih hun, aku pindah kesini biar bisa liat kamu terus kok, ngga ada niatan lain"jawab Irene gugup, dia hampir menanggis tpi dia urungkan. Dia tidak boleh menanggis di depan Sehun.
"Jangan bohong lo! "Bentak Sehun tak percaya. Irene mengelengkan kepala
"Engga,aku gak bohong hun"
"Kalau sampe lo berbuat macem2 dan berani ngomong yg engga2 sama Lalisa lo tanggung akibatnya nanti. Lo tau siapa gue kan? Jangan macem2 sama gue"desis Sehun memperinggati Irene. Irene mengganguk. Kemudian Sehun melangkah pergi meninggalkan Irene, tapi baru beberapa langkah Sehun berhenti
"Dan satu lagi.jangan mentang2 kita pernah tidur bareng, itu ngebuat lo berfikir gue suka sama lo. Lo hanya pelampiasan gue aja dengan kata lain sebatas one night stand doang gak lebih. Lagian asal lo tau service lo biasa aja ngga memuaskan. Udah berapa cowo yang tidur sama lo?. Jalangg"setelah melontarkan kata2 pedas Itu Sehun meninggalkan Irene begitu saja. Meninggalkan Irene yang menanggis tersedu-sedu karna perkataan Sehun.
"Brengsek lo hun, liat aja apapun yang terjadi gue harus dapetin lo gimanapun caranya. Walaupun dengan cara kotor sekalipun"Irene menggusap air matanya kasar. Menatap punggung Sehun yang menghilang dibalik tembok.
Sehun kembali ke basecame, kemudian terkejut melihat keberadaan Lalisa disana. Sedang duduk bersandar di sofa sambil memainkan ponsel, kemudian menoleh menyadari keberadaan Sehun.
Sehun duduk disamping Lalisa, tersenyum sambil menggelus pipi cubby Lalisa. Lalisa keliatan bete.
"Kamu disini"
"Darimana? "Lalisa tidak menjawab malah balik bertanya
"Ada urusan sebentar, kenapa hem? Kok bete gitu? "Tanya Sehun sambil memainkan rambut Lalisa.
"Siapa? "Tanya Lalisa ambigu.Sehun menggernyit binggung.
"Siapa? Siapa apanya? "
"Irene, dia siapa? kok kalian bisa kenal? "Tanya Lalisa mengintrogasi
"Oh dia? Bukan siapa2.dia cuma anak cliennya papa"Sehun menjelaskan.
"Bukan siapa2 Kok dia kecentilan gitu sama kamu? "Sehun tersenyum jail
"Kenapa? Kamu cemburu ya? "Goda Sehun
"Apaan sih, pokoknya aku gak suka ya dia kecentilan sama kamu"Lalisa merengut kesal.
"Kenapa kamu jadi ketularan aku? "Sehun tertawa, lalisa menonjok bahu Sehun kesal
"Eh eh stop udah sayang, iya2 aku gak deket2 sama dia, lagian dia siapa aku juga gak tertarik kok"
"Awass aja ya kamu kalau sampe berani! "Peringgat Lalisa inggin terlihat marah tapi malah terlihat lucu dimata Sehun.
"Harusnya kamu yang jangan deket2 sama dia"sahut Sehun tiba2
"Loh kok jadi aku sih"Lalisa binggung
"Ya pokoknya jangan deket2 sama dia"
"Karna aku takut dia bilang macem2 sama kamu"lanjut Sehun dalam hati.
Gimana menurut kalian ceritanya? Coment dibawah ya, kasih kritik atau masukan deh kalau ada yg ngga kalian suka atau kalo ada typo/kesalahan.
Hai guys kalau kalian vote aku makin rajin posting cerita nih.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sehun Possesif
Romance"Sehunn..lepasin sakit" Lalisa meringgis kesakitan karena tangannya diseret paksa oleh Sehun. Sehun menghentakan tangannya kasar. "Aku kan udah bilang sama kamu jangan deket- deket sama cowok lain,aku gak suka.Kamu itu hanya milik aku gak ada yan...
