42

53.8K 5.3K 745
                                        

duh kalian ganas bgt kya park jimin. notifku jebol😭

💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜

HyeraPOV

aku selesai mengerjakan soal yang Jimin suruh, meletakkan buku itu dimeja pelan agar tidak membangunkan Jimin.

dia bilang hanya 10 menit, tapi ini sudah 30 menit dia tertidur.

aku menunduk menatapnya yang berada dipahaku, tertidur saja dia sangat tampan. apalagi dengan penampilannya yang seperti ini.

benar-benar sexy,

aku ingin membangunkannya namun tertahan. Jimin terlihat sangat lelah.

aku mengambil tasku lalu membukanya, saat aku ingin mengambil ponsel. aku melihat jaket Daniel yang berada di dalam tas.

aku harus mengembalikan ini sebelum Jimin melihatnya,

tapi, kenapa aku sangat takut jika Jimin melihatnya? ini hanya jaket biasa, entah kenapa tapi semakin hari Jimin semakin posesif padaku.

ini membuatku merasa salah mengerti jika dia menyukaiku,

Jimin memang pernah mengatakan jika dia menyukaiku, tapi aku hanya menganggapnya bercanda. aku tidak ingin sepede itu.

aku membuka hpku,

Jungkook belum sama sekali membalas chatku. sekali lagi, aku akan mengirimnya pesan terakhir. jika dia tidak membalasnya aku benar-benar akan menyerah

Jungkook

"Jungkook-ahh, gwenchana?"

"ayo kita bicara. besok, disekolah"

aku membelakkan mataku kaget, dia langsung membalasnya.

hatiku mencelos tiba-tiba saat Jungkook membalasnya. aku merindukannya.

"kau sudah selesai?"

seketika aku langsung menaruh hpku, Jimin bangun lalu mengambil soalku yang berada dimeja.

dia mengerutkan keningnya,

"aku benar-benar mengerjakannya sendiri .." ucapku melihat raut wajahnya yang seperti itu,

Jimin memberikan buku itu padaku,

"kau bergurau? kau salah 2 dari 2 soal. kapan kau akan serius mengerjakan soal-soal yang aku berikan?"

aku menggaruk rambutku yang tidak gatal, aku merasa seperti sudah mengerjakannya dengan benar tadi.

"cium aku" ucapnya tiba-tiba yang membuatku menatapnya tak mengerti, "cium aku seperti kau menciumku kemarin malam"

"mwo?!"

"siro-yo? kalau begitu biar aku yang--"

omongan Jimin terhenti karena suara pintu ruangannya diketuk, "masuk" ujarnya,

karyawan perempuannya masuk "anda akan ada jadwal rapat sehabis ini tuan Park"

Jimin menghela nafas panjang "arraseo, berapa menit lagi?"

"10 menit"

Jimin mengangguk lalu karyawan itu keluar, lalu dia menatapku. "kau akan mendapatkan konsekuensimu dirumah" ucapnya lalu berdiri ingin keluar ruangan,

aku terpikir sesuatu lalu menahannya, Jimin berbalik.

aku menghampirinya "boleh aku kerumah sakit?"

Married You Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang