The Most Wanted Twins (Thirty Four)

9.8K 643 142
                                        

Yeayyyy up up uppp!!!!

Btw aku mau ngomong satu hal sama kalian.

Aku seneng banget setiap aku up, pasti responnya lumayan bagus dari kalian. Cuman kalo diliat dari readersnya, udah sampe 150k tapi vote nya gak sampe separuhnya.

Apa susahnya kalian kasih vote? Aku nulis wattpad gak dapet apa apa, aku gak dibayar, dan aku emang gak minta apa apa, aku cuman minta vote dan komen dari kalian.

Hng, maksudku bukan komen,

"Next!"
"Semangat kak, next."
"Next nya cepetan dong!"
"Next, kak"
"Next."
"Next,"
"Lanjut!"
"Nextnya jangan lama lama kak!"

Bukan itu yang aku mau guys :"( Maksudku, aku mau komentar kalian tentang cerita aku, aku mau tau gimana reaksi kalian saat baca cerita aku disetiap partnya. Aku cuman mau tau seberapa axcited nya kalian baca cerita aku.

Eh, mungkin gak excited ya? Wkwkw.

Ya pokoknya komen yang lain, selain next next next and next.

Segitu aja. Btw sorry kalo banyak typo. Males revisi :"(

Happy Reading.
.
.
.














~The Most Wanted Twins~

Nanthania diam seribu bahasa, matanya memandang lurus, tepat ke arah punggung Calvin yang sedang berjalan didepannya dengan tangan yang masih saja mengenggam tangan Nathania sejak kejadian tadi.

Calvin berhenti tepat di depan lift. Tangan sebelah kirinya menekan tombol untuk membuka lift tersebut, sedangkan tangan kanannya masih setia menggenggam tangan Nathania.

Calvin melangkah masuk kedalam lift dan otomatis membuat Nathania ikut melangkah. Lalu Calvin menekan tombol lantai paling atas dengan tangan kirinya, membuat posisi mereka sangat dekat. Bahkan Nathania bisa melihat dada bidang Calvin tepat didepan wajahnya. Dan tentu saja, ia merasakan hangat dibagian pipinya, oh! Sepertinya wajahnya mulai memerah.

Hening.

Sekarang hanya ada mereka berdua didalam lift ini. Nathania menggigit bibir bawahnya, ia sangat membenci situasi canggung seperti ini, rasanya ia ingin sekali mengajak Calvin mengobrol atau membuat lelucon seperti biasanya. Namun, ia sama sekali tidak bisa bersuara. Ia sibuk menahan debaran dadanya dan menahan rasa menggelitik diperutnya.

Ia bingung, jantungnya berdetak sangat kencang sekarang. Bahkan Nathania sangat khawatir jika suaranya sampai terdengar oleh Calvin.

Nathania menunduk malu, lalu matanya melihat ke arah tangannya dan tangan Calvin yang masin bertautan. Demi tuhan, ia tidak tau sudah semerah apa wajahnya sekarang.

Nathania kembali menatap lurus kedepan dan terlihat pantulan wajah Calvin di lift, wajahnya tidak mengekspresikan apapun, wajah dinginnya masih sangat terlihat tampan. Bagaimana bisa Calvin terlihat sangat santai, sedangkan Nathania kini sedang mati matian menahan debaran jantungnya.

Ting!

Pintu lift terbuka, dan segera menampilkan ruangan yang sangat luas dan sangat indah, bahkan Nathania sampai membuka mulutnya karena kagum, "Wah.. Panthouse" Gumam Nathania.

The Most Wanted TwinsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang