CHAPTER 02

91.8K 5.5K 655
                                        

Yuk bantu dukung penulis dengan menekan tombol bintang dan tabur komentar yang banyak:)

Yuk bantu dukung penulis dengan menekan tombol bintang dan tabur komentar yang banyak:)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"You're wrong. I'm not a hero. I'am a monsters." -Zaga.

[[•••]]

JANTUNG Daisy kini berdebar gugup, gadis itu masih berdiri di depan cermin memandangi dirinya yang terpantul dengan seragam sekolah yang baru.

Dia menarik napasnya dalam-dalam dan menghembusnya perlahan. Dia sungguh merasa nervous tetapi Daisy mencoba mengatasi kegugupannya.

Gadis itu lantas mengambil ponselnya yang bercasing warna merah muda dan mengambil gaya mirror selfie ala-ala remaja kekinian.

Gadis itu lantas mengambil ponselnya yang bercasing warna merah muda dan mengambil gaya mirror selfie ala-ala remaja kekinian

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Daisy cepat turun!"

Lengkingan yang berasal dari Mamanya berhasil membuat Daisy langsung terburu-buru mengambil ranselnya yang berwarna merah muda dan bergegas turun dari kamar.

"Sebentar Ma!"

Dia lalu menuruni beberapa anak tangga dengan langkah yang cepat untuk mencapai ruang tengah. Sesampainya di bawah, dia mendapati kedua orangtuanya sedang sarapan.

Daisy lantas bergabung di meja makan dan langsung menyantap pancake stroberi kesukaannya dengan nikmat.

"Kamu sudah siap untuk pergi ke sekolah baru kamu?" tanya Nando, Papa Daisy.

"Siap tidak siap, Daisy harus siap."

"Bagus, seratus jempol buat kamu," kekeh Nando yang merasa bangga dengan putrinya tersebut.

"Mama ingatkan sekali lagi, kamu harus selalu hati-hati jangan seperti waktu itu kamu jatuh yang membuat lutut dan siku kamu terluka."

Kejadian buruk dua hari lalu yang menimpanya, tentu saja tidak Daisy ceritakan dan dia memilih untuk berbohong dan mengatakan bahwa dirinya tidak sengaja menginjak tali sepatunya hingga terjatuh tepat di parkiran kafe.

KETUA GANGSTERTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang