Sesuai yang diberitahukan viny tadi pagi pada shani. Kini mereka sudah ada di rumah Deva dan shania, termasuk eli dan Mutia yang mereka ajak. Tapi keduanya sekarang sedang bermain di ruang tamu. Sementara shani, viny dan kedua orang tua mereka sedang berbicara serius di ruang kerja Deva.
"Dev, tolong kamu usahakan bawa gracia kembali. Aku mohon sama kamu!" Ucap shani pada Deva
"Iya sayang, aku pasti bawa gracia kembali buat kamu. Tapi sekarang apa yang harus kita lakukan? Ve sudah menikahi gracia, bahkan mereka juga sudah punya dua orang anak" Balas Deva yang terlihat bingung, tapi juga tidak bisa melihat istri nya itu sedih
"Aku gak peduli Dev tentang itu, kita bisa ambil gracia secara paksa dari ve. Dan Ve bisa kita laporkan ke polisi atas kasus penculikan" Kata shani.
"Tapi shan gak semudah itu, kita gak bisa ambil gracia secara paksa dari Ve. Ingat shan, gracia sedang amnesia" Ucap Deva yang mengingatkan Shania
Shania terlihat sedih ketika mendengar putri kandungnya itu mengalami amnesia.
"Ma, jangan nangis" Kata shani saat melihat Shania menangis
"Mama sedih shan, mama kangen adik kamu. Tolong kamu bawa adik kamu pulang ya sayang, mama mohon"
Shani mengangguk
"Iya ma, aku janji akan bawa gracia pulang" Jawab shani, begitu juga dengan viny yang ikut berjanji akan membawa pulang gracia.
"Ya sudah kalau begitu besok pagi setelah antar eli dan Mutia ke sekolah kita ke rumah Ve, bagaimana?" Tanya Deva kepada ketiga wanita di depannya
Dan ketiga nya terlihat mengangguk setuju pada ajakan Deva.
"Ok, kalau gitu malam ini kalian menginap disini aja. Nanti soal seragam anak-anak biar mba sum dan pak arif yang ambil di rumah kalian"
Shani mengangguk, setelah itu obrolan serius mereka pun berakhir. Mereka kembali ke ruang tamu untuk berkumpul bersama eli dan Mutia.
"Hay cucu-cucu nya opah yang cantik, kalian lagi apa sayang??" Tanya Deva yang sekarang duduk di antara kedua cucu nya itu
"Aku lagi chatan sama Christy, teman baru Mutia di sekolah opah" Jawab Mutia, sementara eli sedang asik menonton kartun di TV
Shani dan viny yang mendengar Mutia sedang chat bersama Christy pun jadi berfikir sesuatu.
"Sayang, kamu lagi chatan apa sama Christy?" Tanya shani pada Mutia
"Banyak mi, mulai dari PR di sekolah tadi. Terus juga dia bilang mama nya lagi sakit"
"Apa? Lagi sakit?" Kaget shani ketika mendengar dari Mutia kalau gracia sedang sakit. Tidak hanya shani, tapi viny juga kaget mendengarnya.
Shani menatap ke arah viny
"Terus Christy bilang apa lagi ke kamu tentang mama nya yang lagi sakit?" Kini ganti viny yang bertanya pada Mutia
"Christy bilang besok pagi dia sama kak chika gak masuk sekolah dulu. Katanya sih mau bawa mama nya ke suatu tempat gitu" Jawab Mutia
Eli yang mendengar besok chika tidak masuk sekolah pun terlihat sedih.
"Kesuatu tempat? Kemana?" Tanya viny lagi dan Mutia menggelengkan kepala
Viny sendiri jadi curiga kalau ve akan membawa gracia pergi ke suatu tempat untuk menghindari shani.
"Shan, aku perlu bicara sama kamu" Kata viny pada shani
"Iya kak"
Dan kini keduanya sudah berada di halaman rumah Deva.
"Shan, kamu tadi dengar sendiri kan kalau gracia akan dibawa ke suatu tempat. Aku yakin mami kamu akan menyembunyikan gracia dari kita. Ada baiknya sekarang juga kita ke rumah mami kamu sebelum terlambat. Dan kita ajak juga papi sama mama. Gimana menurut kamu?" Tanya viny yang meminta persetujuan shani
"Yaudah kak kalo gitu, tapi anak-anak gimana?"
"Soal anak-anak itu gampang, kan ada mba sum" Jawab viny
"Yaudah kalo gitu kita berangkat sekarang aja kak" Ajak shani yang diangguki oleh viny
Kini keduanya kembali masuk ke dalam untuk menemui Deva dan Shania. Lalu mengajak keduanya pergi ke rumah ve sebelum semua nya terlambat.
°°
"Chika, Christy" Panggil ve pada kedua putri nya
"Ya Bubi, ada apa?" Tanya Christy yang menyaut lebih dulu dari chika
"Tolong jaga mama kalian, bubi mau keluar sebentar" Jawab ve
"Emang nya Bubi mau kemana?" Tanya Christy lagi, membuat ve harus extra sabar menghadapi putri nya yang bawel satu ini
"Bubi ada janji mau bertemu sama seseorang, dia teman bisnis Bubi" Jawab ve
Dan Christy hanya ber-oh-ria saja membalasnya
"Tapi nanti pulangnya Bubi jangan lupa bawa martabak keju coklat ya" Kata Christy
"Iya, nanti Bubi bawain kamu martabak. Yaudah kalo gitu Bubi berangkat dulu ya, chika jaga adik dan mama kamu"
Chika mengangguk, begitu juga dengan Christy yang sekarang mengantarkan Ve ke depan.
"Jangan lupa kunci pintu nya ya sayang" Ucap Ve sebelum masuk ke dalam mobil
"Iya Bubi" Jawab chika
Setelah itu mobil yang dikemudian oleh Mario sudah meninggalkan garasi rumah Ve.
"Mario cepat sedikit" Perintah Ve
"Baik boss"
Mario pun menambah kecepatan untuk secepat mungkin sampai di tempat tujuan yang Ve inginkan. Tapi karena mario tidak hati-hati, sesuatu pun terjadi.
"Mario awas!" Teriak Ve
"Aaaaarrkkkkkk"
Brukk!!!
⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩⏩
Nah lho, Ve sama mario kenapa?
KAMU SEDANG MEMBACA
Please, come back to me! [END]
Krótkie OpowiadaniaIni sequel dari "GADIS BAYARAN" jadi silahkan dibaca dan semoga suka! 😁
![Please, come back to me! [END]](https://img.wattpad.com/cover/207713700-64-k400268.jpg)