Hari sabtu merupakan hari diaman perlombaan atletik diadakan, Suho tak lepas memperhatikan Gyuri yang tampak sedang bersiap-siap di lapangan sana. Sejurus kemudian pandangan keduanya saling bertemu. Suhopun segera melambai singkat, pertanda memberi semangat kepada Gyuri. Sementara itu ditempatnya Gyuri sendiri terlihat salah tingkah, kemudian dia berusaha untuk fokus pada pertandingan.
Membayangkan dirinya tengah menembakkan busur cinta untuk gyuri, seketika suho mendengus geli, ia tak habis pikir bisa berhalusinasi sampai segitunya. tapi memang seperti itulah yang ia rasakan, Gyuri membuatnya tidak dapat melepaskan segala pandangan kagum. Gadis itu begitu kuat dan sangat mengagumkan. secara bersamaan, Suho tak perlu menjadi serba tangguh sehingga bisa menjadikan dirinya menikmati suasan. Dan suho pikir dia aneh karna menyukai dirinya yang seperti itu.
Suara berat yang suho pastikan adalah milik pembawa acara dari perlombaan itu kembali memanggil nomor urut peserta melalui pengeras suara , dan saat itu ia menangkap nama gyuri beserta sekolahnya di sebutkan.
"Baik peserta selanjutnya Kim Gyuri dari SMA Unmyeong."
Gyuri terlihat sudah siap di tengah lapangan, memunggungi suho dan para penonton lainnya. Setelah menatap bantalan target yang berjarak empat puluh meter dari hadapannya. Gyuri mengangkat bususr dan mulai fokus membidik. Seperkian detik berikutnya, ia melepaskan anak panah yang bergerak melesat tanpa ragu ke arah bantalan sehingga mendarat tepat di lingkaran terdalam.
Segeralah semua orang yang melihatnya bangkit, tak percaya dengan apa yang mereka lihat. Suho sendiri sudah melongo bak orang terhipnotis, mulutnya bahkan separuh terbuka.
Sekarang suho benar-benar merasakan bahwa bantalan itu bagaikan hatinya, dan panah itu menghunus tepat sasaran.
---
saat ini gyuri dan suho berjalan beriringan menuju tempat parkiran, dengan gentle Suho membuka kan pintu mobil untuk Gyuri dan menyuruh gadis itu masuk.
"Aku sungguh terkejut saat lihat Oppa di tribun tadi." kata Gyuri ketika suho sudah duduk di belakang kemudi, Suho hanya tersenyum tipis sambil menyalakan mesin mobilnya. Pertandingan hari itu sudah berakhir dan Gyuri berhasil menjadi seorang pemenang yang mengharumkan nama Sekolahnya.
" Aku kan sudah bilang untuk datang."
Gyuri yang baru saja selesai mengenakan sabuk pengaman segera melirik Suho yang fokus pada jalanan. Gyuri tak menyangka kalau Suho sungguh datang untuk menontonnya, dia pikir, ucapan Suho saat latihan terakhir lalu hanyalah sebuah basa-basi.
"Kamu gak papa kan pulangnya aku anter gak ikut bis sekolah?" tanya Suho
Menyunggingkan senyum Gyuri menggeleng. " gak papa kok, palingan besok juga aku di kroyok yang lain."
Suho langsung terkikik geli " Lho kenapa mereka ngroyok? bukannya kamu udah menang ya?" tanya Suho yang sungguh tak paham.
"not because of that!" Gyuri menyeringai kala teringat ekspresi yang ditunjukan oleh teman-temannya ketika tahu Suho mengajaknya pulang bersama. " But because you"
Mata suho melebar, " karna aku? emang aku kenapa?"
"emm oppa kan..." Gyuri tersenyum kecil, dia tergoda untuk meneruskannya dengan mengucapkan kalau suho ' tampan, kaya, baik , sempurna, dan digilai banyak wanita' , namun yang hanya mampu keluar dari mulutnya hanyalah " Terkenal".
sontak Suho terkekeh. " Terus kalo terkenal kenapa? kamu juga terkenal kan? kamu kan kagomenya sekolah kita."
" Siapa itu kagome?" tanya gyuri penasaran
"Itu lho tokoh cewek yang di inuyasha , dia pinter manah"
Gyuri sedikit tertawa, dia pikir seterkenal apapun dia, sehebat bagaimanapun dirinya di sekolah, dia tetap merasa tidak pantas bila bersanding dengan Suho. apalagi kalau sudah melihat irene, sungguh semakin dibuatnya malu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Like a Star [KJSxBJH]
FanficJoohyun tidak pernah tau kalau apa yang dia ucapkan dapat menyakiti hati orang lain, dia hanya tau bahwa dia spesial, selama ini dia menilai orang berdasarkan apa yang dia lihat dari film hingga akhirnya dia bertemu dan berurusan dengan jisoo , gadi...
![Like a Star [KJSxBJH]](https://img.wattpad.com/cover/201909214-64-k732037.jpg)