BAB 12

64.4K 3.8K 7
                                        

Gio masih menunggu kedatangan adik kesayangannya itu. Dia sudah sangat merindukannya, sudah lama mereka tidak bertemu.

Gio masih setia menunggu di ruang keluarga. Dia sedang menonton televisi.

Tiba-tiba, suara bel berbunyi, membuat Gio mengalihkan fokusnya.

Gio membukakan pintu untuk orang itu. Namun, tiba-tiba Gio kaget saat orang itu tiba-tiba langsung memeluknya.

"Aku kangen banget sama kakak," ucap Angel. Yah, gadis itu adalah Angel.

"Aku juga kangen kamu dek," balas Gio.

Mereka masih berpelukan untuk melepas rindu, sudah dua tahun mereka tak bertemu.

"Yaudah yuk masuk," kata Gio sambil menggandeng tangan Angel.

"Kak, kapan mom sama dad pulang?" tanya Angel sambil menyandarkan kepalanya di dada bidang Gio.

"I miss you dear," ucap seseorang di belakang Angel. Angel langsung menegakan tubuhnya. Dia bangkit berdiri lalu memeluk mommy nya.

"Mommy, Angel kangen banget sama mommy," ujar Angel sambil terisak.

Mommya mengelus punggung Angel dengan sayang.

"Jangan sedih, sekarang mommy disini," ujar mommy Angel. Angel mengangguk sambil melepas pelukannya. Lalu dia mentap ke samping mommy nya. Seseoramg yang jelas sangat ia rindukan.

Angel langsung menangis terisak di dekapan daddy nya.
Daddy Angel langsung membalas pelukan anaknya yanh sangat ia sayangi itu.

"Dad, Angel kangen," ucap Angel. Daddynya tersenyum hangat, dia mengelus rambut Angel dengan sayang.

"Daddy juga kangen sama princess daddy," kata daddy. Dia melepas pelukannya lalu menatap Angel dengan hangat.

"Anak daddy itu kuat, masa cuman kayak gini kamu nangis," kata daddy sambil mengusap air mata Angel.

Angel kembali memeluk daddynya. Hanya sekedar untuk menghilangkan rasa rindunya.

"Ish, kalian jahat. Kenapa nggak kasih tau Angel kalau kalian mau pulang," ucap Angel dengan nada yang dibuat cemberut. Mommy dan daddy nya hanya tersenyum menanggapi.

"Kami sengaja aja sayang, biar jadi surprise," kata mommy. Angel hanya mengangguk lalu kembali memeluk mommy nya.

"Kamu udah makan sayang?" tanya mommy pada Angel. Angel mengangguk.

"Hem, maaf yah. Mommy nggak bisa tinggal lama-lama. Besok mom sama daddy udah harus pergi lagi," kata Mommy dengan sedih.

Angel langsung menatap mommy nya itu.
"Huh? Berangkat lagi? Kemana?" ujar Angel.

"Kami mau ke Jerman, ada sedikit urusan di sana sayang," kata daddy.

Angel memanyunkan bibirnya sambil melipat tangannya.

"Pekerjaan dad sebanyak apa sih, sampe nggak bisa luangin waktu sebentar aja buat Angel," kata Angel sambil menunduk. Dia sedih, dia sangat merindukan kasih sayang orang tuanya itu.

"Maaf sayang, tapi ini sangat penting," ucap mommy sambil mengelus rambut Angel.

Angel hanya bisa menghembuskan napas nya dengan lelah.

"Okey, untuk berapa lama?" tanya Angel.

"Dua minggu." Angel mengangguk, lalu tersenyum pada orang tuanya.

"Oh iya, sebelum mom sama dad besok pergi, kami mau memperkenalkan seseorang," ucap daddy.

Angel mengerutkan alisnya.
"Siapa dad?" tanya Angel.

Kemudian, seseorang datang bersama dengan dua orang anak kecil.

"Dia Alex Roys Risjad. Pemilik perusahaan ARR corp," ucap daddy.

Angel membelalakan matanya kala melihat Alex, Al dan Luis sedang bersama.

"Mommy," teriak Al saat melihat Angel.

Orang tua Angel serta Gio menatap Alex dan Al bingung.

"Apa?!" ujar mereka bertiga sambil menatap Angel.

Angel yang sedang di tatap hanya diam, dia bingung harus menjelaskan semuanya dari mana.

"Hai om, tante dan halo Gio," sapa Alex dengan ramah.

Mereka yang di sapa tersenyum ramah.

"Hai Lex, udah lama gue nggak ketemu lo," ucap Gio.

Alex hanya mengangguk. Lalu tatapannya menatap ke arah Angel.

"Hai Angel," ucap Alex. Angel hanya tersenyum tipis. Dalam pikirannya, memikirkan apakah orang tuanya tahu dan kak Gio kenal dengan Alex?, mereka seperti sudah sangat akrab.

*****

Maaf yah, partnya pendek banget. Soalnya bakal doble update nih guys

My Mother is CEOCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang