Angel menatap Al, Is, Devian dan Alexa. Dia tersenyum melihat anak-anaknya yang sedang bermain bersama. Al, Is dan Alexa, mereka bertiga adalah anak Angel dan Devian? Dia adalah putra Gio dan Rere.
"Hai, sayang. Lagi ngapain?" Angel menatap Alex yang baru pulang dari kantor. Sementara Angel bekerja dari rumah.
Alex duduk di samping Angel, ikut menatap anak-anak yang sedang bermain.
"Mereka tumbuh dengan cepat." Angel menatap Alex. Dia menatap suaminya yang telah bersamanya selama lima tahun. Dia sangat-sangat mencintai Alex.
"Alex, Jika dulu kamu nggak percaya kalau aku ini Angel dan aku pergi jauh dari kamu, apa yang akan kamu lakukan?" tanya Angel sambil menyandar di dada bidang Alex. Sementara Alex bermain dengan rambut Angel.
"Apa yang akan aku lakukan? Tentu saja aku akan menikah lagi dengan wanita yang lebih muda dan jauh lebih sexy."
Angel langsung menatap tajam Alex lalu memukulnya. "Aku serius nanya, ah. Kamu bercanda terus." Angel memanyunkan bibirnya, dia benar-benar kesal sekarang.
"Iya-iya, maafin aku, aku cuman bercanda. Apa yang aku lakukan? Aku akan tetap menunggu kamu, sampai ajal akan menjemputku," ucapan Alex sangat serius. Angel menatap Alex tak percaya.
"Beneran?" tanya Angel. Alex mengangguk. "Ya, tentu saja. Aku akan melakukan apapun untukmu."
"Oh, jadi gitu? Gimana kalau dulu aku yang minta kamu balikan sama Clara? Kamu mau?" tanya Angel. Alex hanya mengembuskan napasnya. Dia bingung harus menjawab apa.
"Yang, besok Kiren dan saudaranya akan menerima hukuman. Kamu mau Kiren di hukum?" tanya Alex sambil memeperbaiki posisi duduknya. Angel menegakkan wajahnya menghadap Alex.
"Jadi, apa hukumannya?" Alex mengangkat sebelah alisnya.
"Penjara sepuluh tahun." Angel hanya mengangguk. Dia akan menerima apapun keputusan pengadilan, karena sejujurnya dia juga merasa bersalah.
"Kamu nggak keberatan?" tanya Alex. Angel menatap Alex kemudian menggeleng. "Aku nggak keberatan, ini sudah keputusan pengadilan. Lagi pula ini bukan sepenuhnya salah mereka. Aku juga ikut andil dalam masalah ini."
"Kamu ingin bertemu mereka?" tanya Alex. Angel menggeleng. Dengan tiba-tiba Angel memeluk Alex. "Aku nggak akan kuat, di sini akulah yang menjadi masalah. Mereka pasti sangat kecewa padaku."
Alex mengelus rambut Angel. Lalu dia mencium kening Angel. "Bukan, ini semua bukan kesalahanmu, ini semua takdir. Karena kamu hanya ditakdirkan untukku."
Angel tersenyum, dia mengeratkan pelukannya pada Alex. "Thank you for everything, my perfect husband."
"Everything for you, dear."
****
Angel menatap Alexa yang sekarang sudah berumur 5 tahun. Dia gadis yang hiperaktif, imut, dan sangat cantik.
"Mom, Alexa mau sekolah di sekolah biasa kaya abang," rengek Alexa, pasalnya dia selalu homeschooling.
Angel mengembuskan napasnya. "Okey, besok Lexa sekolah di sekolah yang sama kayak abang, okey?" Lexa langsung memeluk Angel.
"Thank you Mommy, I Love You." Angel balas memeluk Alexa.
"Love you too my princess."
_____________________________________________
Author udah nggak ada ide buat lanjutin ceritanya guys.
Maaf ya kalau kurang seru🙏🙏
Makasih banget buat yang udah mau selalu stay dan dukung cerita author.
Sampai jumpa👋 guys, author bener-bener sayang banget ama kalean.
Sampai jumpa buat kalian yang lagi baca cerita author yang lain.
See you guys😊😘
KAMU SEDANG MEMBACA
My Mother is CEO
Romance𝘼𝙣𝙜𝙚𝙡 𝙇𝙖𝙡𝙞𝙨𝙖 𝘽𝙚𝙧𝙩, wanita karir paling sukses di usia 24 tahun yang lama men-jomblo karena sifatnya yang 'sangat pemilih', namun tidak ada yang bisa menandingi kehebatannya soal mengelola perusahaan. Pertemuannya dengan seorang anak...
