BAB 16

57.1K 3K 26
                                        

Saat dirimu telah mencintai seseorang, bahkan yang sempurna akan kau tinggalkan demi kekasih hatimu

Karena cinta itu buta dan tuli

Karena cinta itu tak melihat dan tak mendengar

_________________________________________________________

Angel beranjak untuk sarapan bersama kak Gio dan kak Rere. Yah, hari ini kak Rere akan datang ke rumah.

Saat Angel turun, dia bisa mendengar suara kak Rere yang sedang tertawa bersama dengan kak Gio.

Semakin Angel mendekat, dia semakin jelas mendengar suaranya.

"Kak Rere," ucap Angel sambil tersenyum saat melihat Rere.

"Angel? Sudah lama kakak nggak liat kamu," ujar Rere. Dia berdiri lalu memeluk Angel. Angel balas memeluknya.

"Uhh, kakak udah kangen banget sama kamu," ujar kak Rere.

Angel hanya terkekeh mendengarnya. Rere tetaplah orang yang sama, dia ceria.

"Non, sarapannya sudah siap," ucap seorang maid pada Rere.

"Oh, makasih bi," ujar Rere sambil tersenyum.

"Yuk ke taman belakang," ajak Kak Gio. Angel menatap kakaknya itu dengan tatapan bingung.

"Kenapa taman belakang?" tanya Angel.

"Kakak udah siapin semuanya, kita akan breakfast outdoor. Sekali-kali, ayo lah, kau bisa menikmati suasana untuk sesaat," kata kak Rere. Angel hanya tersenyum kemudian mengangguk.

"Baiklah ayo." kak Rere langsung menggandeng tangan Angel lalu berjalan dengan cepat menuju taman belakang.

"Hei, kenapa ninggalin aku!" teriak Gio sambil sedikit berlari untuk mengejar Angel dan Rere.

"Udah Gio, cepetan. Aku pengen ngabisin waktuku sama Angel," ujar Rere dengan sedikit berteriak.

Angel hanya terkekeh melihat sikap kak Rere dan Gio yang seperti anak kecil.

*****

"Angel, kakak mau ajak kamu ke mall, mau nggak?"

Angel menatap ke arah Rere sambil tersenyum.

"Tentu saja kak," ujar Angel. Angel memakan sallad buahnya sambil beberapa kali menatap ke arah taman bunga.

"Aku ikut dong yang," rengek Gio pada Rere. Dia memasang wajah imutnya.

Rere menggeleng. Dia mengalihkan pandangannya dari Gio agar tidak termakan wajah sok imut Gio.

"Kak, kok aku pen muntah ya liat wajah sok imut kakak." ucapan Angel membuat Gio memanyunkan bibirnya.

Sementara Rere tertawa mendengar ucapan Angel.

"Kakak! Ini bener kak Gio kan? Nggak ketuker pas di bandara kan?"

Rere tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Angel yang terlihat polos.

My Mother is CEOCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang