Jadi jujur aku mau kasitau, chapter 20 bakalan banyak scene LucasAthy.
Menurut kalian chapter 20 hari ini diupdate atau besok? 😂
Tapi kalau hari ini chapter 20 diupdate, nanti malam bakalan ada badnews tentang fanfic ini :(
Jadi, pilih mana?
Sekarang atau besok?
***
"S-selamat ulang tahun, Tuan Putri."
Mata Athanasia melebar.
Zenith!?
"Mampus aku! Kenapa malah berjumpa dengan Zenith?!" Athanasia mengumpat dalam hati.
Pikirannya langsung melayang mengingat peringatan Lucas yang ditujukan padanya.
Flashback on
"Dengar ini baik-baik, Athi. Jangan pernah coba-coba menemui ataupun bertemu dengan Zenith! Kau tidak tahu betapa berbahayanya cewek itu untuk situasi sekarang. Kalau sampai kau bertemu dengannya, cepat lari! Dan aku tegaskan padamu, jangan sampai dia menyentuh kulitmu. Bukan bermaksud apa-apa, jika kalian bersentuhan, sihir hitam yang ada padanya bisa menempel padamu! Kau tahu kan apa akibatnya jika itu terjadi?"
Flashback off
"Z-Zenith..." Athanasia terlihat kaku. Dalam hati ia tak habis-habisnya memaki, mengutuk, mengumpat dirinya sendiri.
"Astaga Athanasia!!! Kau sungguh tolol ... !!!"
"T-terima kasih... ta-tapi, ma-maaf, aku ada urusan penting. A-aku harus pergi..."
Athanasia langsung tancap gas melarikan diri. Tapi sebelum itu terjadi, Zenith langsung menahan pergelangan tangan gadis yang ia kira merupakan "saudara kandungnya".
"Tu-tunggu!"
DEG!
Mata Athanasia kembali membulat. Ia langsung menggunakan insting bertahan hidup, spontan menarik paksa tangannya yang ditahan sambil berteriak lantang, "Lepaskan aku!!!"
"Ah..."
Athanasia dihantui rasa bersalah ketika melihat raut wajah Zenith yang terlihat amat terpukul, ternganga tak percaya karena mendapat perlakuan menyakitkan itu.
Ingin rasanya mendekat dan meminta maaf, tapi karena ia sungguh takut akan sihir hitam milik Zenith yang bisa membahayakan dirinya, Athanasia pun berlari meninggalkan Zenith yang diam terpaku dengan mata terbelalak.
Iris biru laut yang ditinggal sendiri itu perlahan mengeluarkan air mata kesedihan. Gadis berambut coklat tersebut menangis dalam diam.
"Bahkan aku seolah-olah tak layak mendapatkan pengampunan darimu.. adikku..."
Zenith menunduk, menyembunyikan wajahnya yang basah.
♪ ♪ ♪
Athanasia duduk sendirian di luar istana guna menjernihkan pikiran. Rasa bersalah yang ditujukan untuk Zenith masih mengusiknya. Entah mengapa, tubuhnya terasa berat setelah bertemu dengan Zenith.
Gadis itu menghela napas panjang. Ia tahu, Zenith telah melakukan kesalahan besar di masa lalu. Gadis berambut coklat itu pernah mengambil tindakan mendekati Claude yang dalam posisi hilang ingatan dan mencari perhatian dari sang Raja.
Secara tak langsung, Zenith berarti ingin menyingkirkan Athanasia dari fakta bahwa Athanasia adalah anak Claude, bukan?!
Tapi, biar bagaimanapun, itu hanya masa lalu. Athanasia sungguh ingin memaafkannya, namun hatinya belum siap. Hatinya belum sanggup menatap iris mata yang senada dengannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
MELLIFLUOUS [Terbit] ✔
Fanfiction[SUDAH DITERBITKAN. FANFICTION of Suddenly, I Became A Princess] Highest ranks: #1 claude [23 Mei 2020] #1 lucasxathy [29 Mei 2020] #1 athyxlucas [29 Mei 2020] #1 athanasia [29 Mei 2020] #1 athy [29 Mei 2020] #1 suddenlyibecameaprincess [29 Mei 2020...
![MELLIFLUOUS [Terbit] ✔](https://img.wattpad.com/cover/215300298-64-k432806.jpg)