[SUDAH DITERBITKAN. FANFICTION of Suddenly, I Became A Princess]
Highest ranks:
#1 claude [23 Mei 2020]
#1 lucasxathy [29 Mei 2020]
#1 athyxlucas [29 Mei 2020]
#1 athanasia [29 Mei 2020]
#1 athy [29 Mei 2020]
#1 suddenlyibecameaprincess [29 Mei 2020...
Seorang gadis dengan surai kuning keemasan dan iris biru kristal yang begitu memukau meski dalam gelap itu tengah duduk di atas ranjangnya. Ia mendekap kedua lututnya dan menenggelamkan kepalanya di situ.
Terlihat jelas bahwa pikirannya sedang melayang memikirkan masa lalu. Tiba-tiba saja semburat merah muncul di kedua pipinya.
Aih, dia tampak malu!
Pada genggamannya terdapat boneka menggemaskan berukuran mini. Boneka itu seperti menyerupai seseorang yang mirip dengan teman kecilnya. Ya, nyaris menyerupai sang penyihir kerajaan (versi imutnya).
Perlahan Athanasia memandang boneka itu. Iris ruby yang terlihat tenang itu semakin mengingatkannya pada sosok pria menyebalkan yang sudah sering mengisi hari-harinya sejak kecil. Walaupun sudah dua tahun tidak menghabiskan waktu bersama, tetapi hubungan pertemanan mereka tidak renggang, kendati mental Athnasia sempat terguncang sejak Claude yang sempat hilang ingatan.
Saat mereka pergi pasar tadi siang dan bersenang-senang, Athanasia tanpa sengaja melihat banyak boneka imut terpajang di depan salah satu toko. Mereka mengunjungi toko tersebut, dan alangkah terkejutnya Athanasia ketika sadar bahwa ada banyak boneka yang menyerupai petinggi-petinggi Kerajaan Obelia.
Seperti boneka mirip Claude, Felix, Roger Alphaeus, bahkan boneka yang menyerupai Athanasia dan Lucas ada di toko itu!!!
Tak kuasa menahan diri, Athanasia merengek pada Lucas agar pria itu mau membelikan boneka-boneka yang imut itu. Alasannya klasik, karena takut tidak bisa melihat boneka seimut itu di lain hari karena habis terjual.
Setelah berbagai macam cara dilakukan, akhirnya pria itu mau membelikannya. Ya, boneka yang menyerupai Athanasia maupun Lucas.
Kemudian setelah mereka puas berkeliling di pasar, mereka kembali ke istana. Ketika Lucas hendak pergi, Athanasia memberikan boneka yang menyerupai dirinya ke tangan pria itu. Awalnya Lucas menolak, ia menegaskan bahwa boneka bukanlah barang berharga yang harus dijaga.
Namun berkat bakat Athanasia yang begitu handal dalam membujuk seseorang, akhirnya Lucas mau membawa pulang boneka itu.
Dan... Inilah dia! Athanasia yang sekarang malu sendiri karena membayangkan tingkahnya yang memalukan saat merengek di depan Lucas setelah sekian lama tidak berjumpa. Hei, dua tahun tidak bertemu bukanlah waktu yang singkat, sobat!
Athanasia mengeratkan pelukannya pada kedua lututnya. Jantungnya berdetak tidak karuan seolah ingin melompat keluar. Ia memejamkan matanya, begitu bingung dengan perasaan yang ia alami saat ini.
"Oh, Tuhan. Ada apa denganku...?"
♪ ♪ ♪
Zenith Magrita sedang berjalan sendirian di pekarangan Istana Emerald.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pikirannya melayang entah ke mana. Hatinya sedang kacau saat ini.
Di satu sisi, dia merasa senang karena Claude bisa sembuh dan mendapatkan ingatannya kembali. Akan tetapi di sisi lain, dia merasa sedih dan kecewa karena Claude kembali seperti dulu; bersikap dingin dan acuh tak acuh dengannya.