Belanja Versi Bela

465K 45.3K 5.8K
                                        

Jangan pernah menarik ulurkan perasaanmu. Jika sudah dipastikan jatuh, aku yakin sangat sulit untukmu bangun.

- Arabella Nouis

°
°
°



[ DELAPAN ]

. . .

Suasana riuh kantin tak membuat gadis yang sedang fokus mengunyah makannya itu terganggu.

Berbeda dengan teman yang berada didepannya itu, bibirnya tak berhenti mengucapkan sumpah serapahnya setiap kali orang lewat disamping meja mereka tak sengaja menyentuh atau bahkan menyenggol mejanya.

Setengah piringnya kini sudah kosong, sudah berpindah didalam perutnya. Gigi berbehel itu terlihat dikala teman didepannya kembali mengumpat.

"Udah sih Key, lo tau lagi rame gini. Wajar kali orang senggol-senggolan,"

Keyla yang tak terima ucapan itu menggeleng. "Tetep aja seharusnya mereka jaga jarak dong. Coba kalo tadi gue lagi nyuap terus disenggol? Keselek terus mati kan gak lucu," jelasnya seraya menatap nyalang orang yang menyenggolnya tadi, yang bahkan jaraknya saja sudah jauh dari mereka.

Dengan geli Bela kembali terkekeh. Melihat teman satunya itu terus mengomel adalah hobi barunya sekarang.

"Udah gitu gak minta maaf," gerutu Keyla lagi.

"Sabar-sabar, udah makan. Nanti dingin," ucap Bela menenangkan. Bahkan piringnya itu sudah hampir bersih.

Dan disaat gadis berkuncir kuda itu ingin menyuapi makanannya kedalam mulut, tangannya kini tersenggol sehingga makanan yang berada diatas sendoknya kembali tumpah.

Hal yang lagi-lagi membuat seorang Keyla tak bisa meredam kemarahannya.

"Gak punya mata apa kalo jalan?!"

Tanpa menoleh, Keyla menaruh sendoknya diatas meja dengan sedikit keras. Membuat suara hentakan yang lumayan mengundang manik beberapa orang disekitarnya.

Bela yang sudah melirik siapa dalang dibalik kemarahan Keyla itu hanya bisa menatap kedua orang itu dengan datar.

Bela yakin, begitu Keyla tahu siapa orangnya, cewek itu pasti,

"Eh? Gilang?" ucap Keyla sok lembut. Sedikit terkejut mengetahui siapa yang sudah menyenggol tangannya tadi.

Dengan sedikit perasaan bersalahnya, Gilang terlihat menggaruk tengkuknya.

"Sorry, gue gak sengaja. Sampe banting sendok, maaf ya," ucap Gilang tak enak, bahkan kedua tangannya sudah disatukan, meminta permohonan maaf dari Keyla.

Hal yang berhasil membuat Keyla terbang kelangit. Berbeda dengan Bela yang kelihatan cuek, kembali menyantap makanannya walau dihadapannya ada Samudra dan kedua temannya.

Dengan nada lembut nya, Keyla kembali berucap, "Gak-papa, gue kesel aja tadi banyak banget ya nyenggol," ucap Keyla seraya terkekeh garing.

SAMUDRA ; My Bad Boy Husband ( END ) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang