Sama seperti Q&A sebelumnya. Disini Aku mencoba merangkum pertanyaan teman-teman yang masuk baik via komentar ataupun DM yang rata-rata hampir sama pertanyaannya.
Enjoy!
1. Penyakit Jung Kook (prosopagnosia) apakah benar-benar ada?
Ada. Salah satu artis yang menderita penyakit ini adalah Brad Pitt.
Gejala prosopagnosia yang paling umum adalah ketidakmampuan penderitanya untuk mengenali atau membedakan wajah. Tentunya, ini dapat menjadi penghalang bagi penderitanya dalam bersosialisasi maupun bekerja. Tak jarang, orang yang mengidap prosopagnosia menjadi depresi. Namun, penyakit prosopagnosia tidak berhubungan dengan disfungsi memori, gangguan penglihatan, atau kesulitan dalam belajar.
Apakah prosopagnosia bisa disembuhkan? Setahu penulis belum ada peneliti yang bisa menyembuhkan penyakit langka ini.
2. Alur tanpa rangka? Kok bisa? Gimana caranya?
Benar. Aku menulis work Remedy itu tanpa rangka. Joo Hyun endingnya sama siapa? Wah jujur, Aku belum tahu. :(
Aku punya banyak bayangan kemungkinan reka adegan di kepala. Lalu bagaimana caranya memilih adegan yang akan digunakan? Biasanya aku akan melihat komentar pembaca untuk referensi. Itulah kenapa dari awal aku menekankan bahwa komentar pembaca itu sangat penting. Sebab kalianlah penentu adegan yang akan aku gunakan di chapter selanjutnya.
Setelah itu riset ilmu pengembangan diri dan psikologi yang aku tidak kuasai. Sekaligus menyesuaikan dengan kenyataan dilapangan. Kenyataan ini bisa dari mana saja. Lingkungan/pengalaman penulis, pengalaman orang lain, koran atau bahan bacaan lainnya. Tapi ada juga chapter tertentu dimana jemariku ya hanya menari begitu saja di atas keyboard.
Sementara itu, ada hal-hal yang tidak bisa diganggu gugat. Poin tertentu itu misalnya bencana masa lalu Jung Kook dan Tae Hyung, Tae Hyung adalah adik Seok Jin dll. (karena ini fenomena yang ingin aku angkat di Remedy)
Satu hal lagi yang membantu sekali yaitu karakter dan latar belakang. Karena masing-masing pemain sudah jelas karakter dan latar belakangnya, semua jadi lebih mudah. Adegan apapun yang aku pilih, ya tinggal disesuaikan dengan sifat karakternya.
Begitu kira-kira. Semoga tidak bingung dengan yang aku maksud. Hehehe
3. Karya yang sudah diterbitkan?
Ada. Tapi bukan komersil (tidak diperjual belikan) melainkan untuk kepentingan pendidikan. Diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
4. Apakah ada pengalaman pribadi yang ikut tertuang dicerita Remedy?
Ada. Maaf tidak bisa beritahu detailnya.
5. Kenapa tidak ada adegan masa lalu Joo Hyun dan Seok Jin ketika delapan tahun menjalin cinta?
Nah, ini sedikit membingungkan. Kalaupun penulis memasukkan adegannya, kira-kira yang mana? Sebab hubungan delapan tahun itu bukan sekedar menentukan satu moment tertentu saja loh. Banyak sekali. Malah bisa jadi buku sendiri. :)
Hubungan delapan tahun itu bukan hubungan yang terjalin karena satu dan dua kejadian saja. Bahkan kalau dirintis kembali, terlalu banyak kenangannya.
Ibaratnya begini. Seperti kalau kita pergi tanpa mengantongi dompet/hp. Rasanya gelisah kan? Kenapa kita gelisah? Karena kita sudah bergantung dan membutuhkan benda itu.
Kalian pernah tidak memiliki benda kesayangan. Misal baju kesayangan, tas kesayangan. Atau boneka/selimut kesayangan masa kecil yang sampai sekarang, tidur sembari memeluk boneka/selimut itu adalah kewajiban? Ada? Nah ini baru benda. Bayangkan kalau itu manusia. Lebih banyak dominasi perasaan dua arah didalamnya. Ya, kira-kira begitu lah rasanya.
Ini perihal ketergantungan dan kenyamanan. Perihal mendedikasikan seseorang yang kita percaya untuk menjadi bagian dari nilai kehidupan kita. Itulah kenapa, 'melepaskan' adalah hal yang tidak semudah pengucapannya.
6. Masalah Vakum & Insecure
Cukup banyak yang tanya soal hal ini. Begini, aku vakum menulis setelah masuk kuliah. Rasanya berat menjalani perkuliahan yang luar biasa perjuangannya. Sementara selain menulis, ada hobi lainnya yang cukup menyita waktu : dance. Sehingga, aku pun memutuskan untuk berhenti menulis. Dan itu berlanjut sampai penempatan kerja.
Kira-kira lima tahun aku benar-benar stop menulis. Jadi, untuk terjun menulis lagi itu benar-benar tantangan yang sangat gila. Luar biasa sulit untuk membangkitkan gairah menulis. Mau koprol rasanya bung.
Belum lagi, ini adalah fanfic yang bukan genre ternyaman aku. Yaitu Sequel dan Mature. Insecure lah jadinya. Takut karyaku tidak dapat diterima. Takut setiap menuliskan satu paragraf. Takut salah memilih adegan. Takut dengan EYD, KBBI dkk. Soalnya sudah lupa semua. Dan lain sebagainya. Stress sekali ketika awal-awal publish Remedy. Sampai tidak bisa tidur.
Semakin kesini aku menyampingkan tuntutan ke'perfectionist'an itu. Meskipun terkadang masih ada perasaan 'kurang optimal' ketika publish chapter. Jadi kalau kalian menemukan typo, dan kesalahan tutur kalimat boleh beri tahu aku ya. Masukan dan saran? Wah boleh sekali! (Fyi, aku suka sekali diskusi.)
Syukurlah di dunia oren ini aku menemukan banyak sekali orang baik. Support kalian semua benar-benar membuat aku lebih percaya diri dan mengutamakan eksistensi. Kalian terbaik pokoknya! Terima kasih.
Baik, itu dulu ya. Semoga jawaban Author sedikit mencerahkan.
Yang mau bertanya, silahkan tanya saja ya.
Love you!
.
.
.
.

KAMU SEDANG MEMBACA
Remedy
FanfictionKim Seok Jin. Jeon Jung Kook. Kim Tae Hyung. Buku ini bercerita soal Joo Hyun ditengah 3 laki-laki yang menjungkir balikkan perasaanya. Kepada siapa ia harus bertahan? RATE MATURE. TOLONG KEBIJAKSANAANNYA YA KAWAN. REMEDY Love is selfish, possessi...