08. Ulah Ziva

5.3K 257 2
                                        

'Aku gak marah kok, memangnya aku siapa kamu?'
-Alesha

Pulang sekolah sudah tiba segera semua siswa/i SMA GARUDA pulang ke rumah masing-masing begitu juga dengan Alevan dan Alesha. Saat dikoridor Alesha memperhatikan Alevan yang daritadi diam sambil cemberut.

"Ale. Kamu kenapa? Kok aku perhatiin kamu daritadi cemberut aja kenapa?" tanya Alesha.

"Aku masih gak terima, Cha, Pak Dewa misahin kita, kan aku jadi gak bisa jagain kamu." jawab Alevan.

Alesha tertawa dan geleng-geleng kepala mendengar perkataan Alevan lalu mereka melanjutkan perjalanan tapi selang beberapa menit mereka berdua dijegat oleh seorang gadis yang sangat Alevan benci.

"Bubu!! Aku kangen banget sama kamu." teriak gadis itu yang tidak lain adalah Zivanya mantan Alevan.

"Ck. Apaan sih?!" ketus Alevan saat Ziva berdiri dihadapannya.

"Ihii bubu. Aku tuh kangen banget sama kamu, gimana kalo entar malem kita dinner, ya, Bu, kan lumayan malem ini malem minggu." kata Ziva.

Alevan menghela napas gusar dan menatap Ziva malas, oh shit! Dia bilang mau dinner? Ogah! Alevan ingin menghabiskan waktu dengan Alesha istrinya dan tidak mau keluar untuk malam ini.

"Emmm, sorry, ya, Ziv tapi gue udah ada janji sama Echa buat main bareng. Lagian kita ini, kan udah gak ada hubungan apa-apa." kata Alevan sambil merangkul pinggang Alesha.

Ih ngapain sih Bubu lebih milih si Alesha ketimbang gue?! Orang lebih cantikan gue kali kemana-mana. Batin Ziva sewot.

Beberapa detik kemudian Ziva mendapat ide yang bermaksud membuat Alesha panas dan marah pada Alevan.

"Yaudah deh kalo kamu gak mau, kalo gitu aku pergi dulu, ya dadah Bubunya Ziva" kata Ziva dengan centilnya.

Alevan hanya acuh pada Ziva dan tidak membalas perkataan Ziva barusan, tapi dengan tiba-tiba Ziva tanpa permisi mencium pipi kanan Alevan dan itu dilihat langsung oleh Alesha.

"By my Bubu Alevan muachh" kata Ziva lalu pergi.

***

Alevan terdiam saat Ziva menciumnya namun beberapa detik kemudian Alevan jadi bergidik ngeri dan mengelap kasar pipinya yang habis dicium oleh Ziva.

"Iuh...Echa! Aku keracunan!" kata Alevan sambil terus mengelap pipinya kasar.

"Hah?" tanya Alesha tidak mengerti.

"Aku habis dicium sama chili aduh!. Jangan sampe jangan sampe. Ih amit amit, amit amit!" kata Alevan sambil bergidik ngeri.

"Jangan sampe gara-gara aku dicium sama ziva aku berubah, Cha jangan sampe jangan sampe!!" kata Alevan panik.

"Apaan sih, Le, aku gak ngerti deh kamu ngomong apaan. Terus jangan sampe apaan?" tanya Alesha yang masih tidak mengerti.

"Jangan sampe aku berubah jadi waria! Amit-amit hih!" jawab Alevan.

Alesha mengangkat satu alisnya dan sepersekian detiknya Alesha tertawa ngakak sampai perutnya terasa sakit.

"hahaha Ale...kamu itu ada-ada aja, ya kali cuma gara-gara kamu habis di cium sama Ziva kamu jadi waria hahah ngaco aja kamu, Le hahah" kata Alesha.

My Perfect Husband (SELESAI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang