#34 Crazy Wedding ||Breakfast

1.3K 70 61
                                        

Up lebih cepat dari biasanya menjelang UAS 😁, mumpung sempat dan inspirasi mengalir deras. Respon di part sebelumnya juga bikin makin semangat. Itung itung feelnya masih kerasa.

iviet_kla DeviRahma28 vellaumdatum22 Happysnny SitiKhumairoh4 nunukalvin Helni97 ZiahAgus tiangtower_ Artha06_
Moodbooster banget bacain komen part sebelumnya 😂.

Jangan lupa vote jika suka 😊
Happy Reading~

Author POV

Syila menatap pantulan dirinya di cermin wastafel. Mencuci mukanya perlahan dengan air dingin. Rambut coklatnya diikat dengan asal, meninggalkan anak anak rambut di kedua sisi telinganya.

Kantung mata terlihat begitu jelas diwajahnya yang kuyu. Setelah tak memiliki waktu yang cukup untuk sekedar terlelap. Dia juga seringkali merasakan sakit kepala yang begitu menyiksa. Berat badannya akhir akhir inipun sepertinya turun.

Setelahnya, ia keluar dari kamar mandi. Menatap kamar yang terasa asing baginya. Sudah seminggu, ia tidur di kamar yang ia tempati dulu. Beruntung kamar ini tetap sama, masih begitu terawat dan bersih.

Seharusnya ia terbiasa bukan? Ini bukan hal besar. Dulunya dia juga lebih memilih berpisah kamar dengan Kean.

Namun nyatanya. Waktu berbulan yang ia habiskan satu kamar bersamanya sebagai suami istri selayaknya mampu membuatnya sedikit kehilangan.

Ia fikir selamanya tidak akan kembali tidur di sini. Ia fikir selamanya mereka dapat semakin dekat dan terikat. Ia fikir selamanya hubungan yang dimulai dari perjodohan ini dapat menjadi pernikahan yang sebenarnya.

Dia hanya belum terbiasa.

Kean juga sepertinya tak mempermasalahkan. Dilihat dari ia yang tak memprotes atau berusaha mencegah.

Hubungan mereka semakin merenggang saja. Tak ada percakapan lagi setelah terakhir kali mereka berselisih. Syilapun juga dengan sengaja menghindar. Tak siap untuk kembali bercakap.

Syila membuka pintu. Keluar dari kamar menuruni satu persatu anak tangga.

Mansion ini terlihat sama. Tenang dan damai seperti tak ada apapun yang terjadi. Siapa sangka dibalik ini, ada banyak sekali hal yang berubah di dalamnya.

Saat langkahnya di hela ke arah dapur ia terhenti. Melihat dari kejauhan pemandangan didepan dengan matanya sendiri.

Floudia. Terlihat begitu telaten menyajikan sarapan dengan celemek di badannya. Kean juga sudah nampak rapi, dengan jas kerjanya seperti biasa.

Membuat Syila menyunggingkan senyum menyedihkan. Sebenarnya siapa yang suami istri? Syila malah merasa dirinya yang tak tepat berada disini.

Ia mundur perlahan. Berniat pergi dari sana dengan diam. Membiarkan mereka melewati pagi dengan bahagia.

"Syila? Kau baru bangun sekarang?" Floudia memanggil, saat menyadari kehadiran Syila di ujung ruangan. Mencoba mengulas senyuman, meski begitu canggung setelah perselisihan itu.

"apa kau ingin bergabung bersama kami? Aku sudah memasakkan sarapan." tawarnya.

Begitu lucu. Disaat posisi mereka sekarang seperti tertukar.

Crazy WeddingCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang