Happy Reading!!
***
Nara bernafas lega. Untung saja hari adalah tanggal merah jadi, ia tak perlu mempersiapkan jawaban jika nanti teman-temannya menanyakan bekas merah kebiruan yang ada di lengannya. Khususnya Alrich, Nara yakin cowok itu pasti sudah sangat curiga dengan kejadian kemarin.
Ting!
KHAILASH
+628xxxxxxxxxx ~ Alrich Kiano
Guys, maaf banget mengganggu istirahat kalian. Hari ini kita bakal mulai project kita ya. Kita bakal ngadain kelas di panti, jam 10.00 WIB harus udah ada disana. Mohon kerja sama nya terimakasih.
+628xxxxxxxxxx ~ Kenzo Narendra
Najis. Sok baku lo!!!!!
+628xxxxxxxxxx ~ Kenzo Narendra
Pagi-pagi udah ngebacot aja lo, Al.
+628xxxxxxxxxx ~ Kevino Narendra
Oke mamen👍
Bianca
Ay ay captain
+628xxxxxxxxxx ~ Alrich Kiano
Lo kok sensi amat si sama gue Ken?:v
+628xxxxxxxxxx ~ Kenzo Narendra
Gara-gara lo semalem gue harus jakil mujidin
-_
+628xxxxxxxxxx ~ Alrich Kiano
Stiker kekeyi ngakak
+628xxxxxxxxxx ~ Alrich Kiano
Tinggal Keynara yang belum respon, gimana Key?
Keynara Angeline
Oke
Sesungguhnya baik fisik maupun mentalnya belum siap untuk berinteraksi dengan teman-temannya. Namun, apa boleh buat. Ia tidak mungkin meninggalkan tanggung jawabnya pada KAILASH. Nara segera bersiap, ia menggunakan kaos oblong putih yang dipadukan dengan jeans tak lupa dengan sweeter untuk menutupi lebam di lengannya.
Mama
Ma, Nara izin keluar karna ada urusan penting. Sampein ke Papa juga ya, Ma. Makasih..
Nara meminta izin melalui pesan singkat. Mengingat hari ini adalah jadwal control Iren, sudah bisa di pastikan mereka tidak ada di rumah sekarang.
"Mbok, udah pulang?" sapanya begitu melihat Mbok Yem ada di dapur.
"Udah, Non. Sekitar jam 10 malam Mbok sampai," ujar Mbok Yem lalu memperhatikan gadis di depannya ini dengan sendu.
"Nara gapapa kok, Mbok," ucap Nara yang sangat mengerti akan ke khawatiran Mbok Yem.
Mbok Yem mengusap rambut Nara dengan sayang. Seolah menyalurkan energi di sana.
"Semalem Mbok denger dari Pak Karman, kamu yang sabar ya, Non. Pokoknya Mbok akan selalu ada disamping kamu. Jadi, kamu jangan pernah merasa sendiri ya."
"Iya, Mbok. Makasih ya, Mbok udah perhatian sama Nara. Nara sayang banget sama Mbok."
Tin!
Tin!
Suara klakson mengalihkan perhatian mereka, siapa yang bertamu pagi-pagi begini?
"Non, mau pergi ya? Itu sepertinya ada yang jemput, Non."
KAMU SEDANG MEMBACA
HILANG [Segera Terbit]
Teen FictionBUDAYAKAN FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA:) (Completed) "Tuhan mengizinkan kita untuk merasakan luka, tetapi Ia juga akan memberikan penawarnya." Ada pada ketidakadaan. Sepi di tengah keramaian. Bagaimana jika kita di tempatkan dalam keadaan tersebut? T...
![HILANG [Segera Terbit]](https://img.wattpad.com/cover/233017588-64-k469491.jpg)