6. Angkasa (Raka)

1K 53 3
                                        

        Dua hari setelah party

  Seperti biasa, Claudy selalu bangun kesiangan hingga membuat ia telat berangkat sekolah. Ia segera melakukan ritual paginya dan bergegas menuju sekolah.

************************************

"Shit! Keberuntungan selalu nggak berpihak pada gue" ucap Claudy di atas motornya

"Woy!" Teriak seseorang

      Claudy mengedarkan pandangan ke sekelilingnya, dan yap, ia melihat Bara yang bernasib sama dengannya. TELAT!

"Lo ngapain?" Tanya Bara

"Elo yang ngapain!" Jawab Claudy

"Lah? Gue telat lah" ucap Bara

"Oh" sahut Claudy lalu ia melajukan motornya ke arah cafe dekat sekolah.
Tanpa ia sadari, Bara sedang mengikutinya di belakang. Claudy menghentikan motornya lalu ia memesan segelas es kopi. Namun, ia melihat seseorang yang tak asing baginya, orang itu sedang dihajar oleh sekelompok preman.

     Dengan cepat Claudy menghampiri orang tersebut.

"Raka? Lo gapapa?" Tanya Claudy

Ya, orang tersebut adalah Raka (angkasa)

"Lo.. lo ngapain disini?" Tanya Raka

"Woy, berani satu lawan satu! Jangan keroyokan! Kek banci tau nggak?!!" Ucap Claudy kepada segerombolan preman yang menghajar Raka.

"Neng cantik, gausah ikut campur neng, nanti abang tonjok neng nangis lagi.. hahahahah" ucap salah satu dengan mereka

"BACOOTT!" dengan cepat Claudy menghajar 5 orang preman tersebut tanpa merasa kualahan. Satu persatu dari mereka tumbang, lalu lari kocar-kacir.

"Sini ikut gue" ajak Claudy pada Raka. Raka menuruti permintaan Claudy, dengan senang hati Claudy membantu musuhnya berjalan dan mengobati luka lebam di wajah Raka.

  Sedangkan di sebrang sana terdapat sepasang mata yang terus mengawasi mereka dan berdecak kagum dengan kemampuan beladiri Claudy.

BARA POV
"Gila tuh cewek, lima preman di hajar habis-habisan loh! Kalah gue njir" ucap Bara

  Kok ngga asing sama ciri-cirinya ya? Apa dia orang yang gue cari? Ah ngga mungkin lah! Nama dia kan Claudy bukan Gabril. Tapi kalo memang dia orang itu? Udahlah! Pusing gue mikir terus!
   Apa gue foto aja? Oke deh gue foto aja dulu

Author POV
  Tak ingin berlama-lama mengawasi Claudy, Bara pun melakukan motornya menuju basecamp kakaknya.

  Setelah sampai, ia segera menuju ruangan kakaknya dan menanyakan sesuatu.

"Woy!" Ucap Bara

"Gada sopan santun lu sama abang sendiri" sahut Nando

"Bodo! Eh gue mau nanya, kata lo cewek yang kita cari itu pinter bela diri kan?" -Bara

"Iya, kenapa? Udah ketemu?" Tanya Nando

"Nih" Bara menunjukkan foto Claudy yang sedang mengobati luka lebam di wajah Raka.

"Ini yang gue cari! Lo deketin dia, kalo perlu lo pacarin dia! Terus kita bakal lanjutin misi kita selanjutnya" ucap Nando dengan senyum liciknya

"Oke" Bara menyetujui perintah kakaknya

"Tapi lo jangan sampe jatuh cinta beneran sama dia! Ingat misi kita!" Ucap Nando menegaskan

"Iya gue paham" jawab Bara

*****************************
 "Lo kenapa bisa digebukin mereka?" Tanya Claudy pada Raka (angkasa)

"Ga penting buat lo!" Jawab Raka

"Lo masih dendam sama gue? Kan itu nggak sepenuhnya salah gue Ka" ucap Claudy

"Tapi lo penyebab meninggalnya Luna!" Bantah Raka

Flashback on~

Dooorrrr....

   Suara tembakan terdengar di sekeliling gedung tua terbengkalai itu. Terdapat jeritan kesakitan dari seseorang yang perutnya telah tertembak.

"Sudah ku bilang, kau tak akan bisa mengalahkan aku!" Ucap seseorang tersebut.

"Tapi ini bukan akhir dari permainanku! Kau akan mendapat pembalasanku nanti" Ucap Raka, ya, orang yang tertembak adalah Raka. Dan yang menembak? Gara, mantan pacar Claudy

"Rakaaa" teriak seseorang dari arah belakang

"Rakaa.. Gara kamu apain Raka ha?!!" Tanya Luna, pacar Raka

"Aku? Aku hanya menembaknya, kenapa?" Tanya Gara dengan nada tanpa dosa

"Kenapa Gara kenapaa?!" Ucap Luna

"Karena dia udah buat Claudy mutusin gue! Cowok sialan lo itu udah buat Claudy benci sama gue!" Bentak Gara kepada Luna

"Rakaa" teriak Claudy

     Mereka yang ada di sana pun kaget dengan kehadiran Claudy. Dengan gugup Gara menyembunyikan pistolnya di saku celana.

"Gara! Lo kan yang udah buat Raka jadi gini?!" Tanya Claudy dengan emosi

"Dia udah ngerebut kamu dari aku Claudy!" Jawab Gara

"Ngerebut kamu bilang? Ngerebut? Aku ninggalin kamu karna memang aku udah nggak cinta sama kamu!" Ucap Claudy dengan lantang

"Ka-kamu ngga sayang sama aku?" Tanya Gara

"Iya!! Aku ngga sayang sama kamu!"

"Oke Claudy! Kalo aku ngga bisa dapatin kamu, maka nggak bakal ada orang lain juga yang bisa milikin kamu!" Ucap Gara lalu ia mengambil pistol yang ia sembunyikan dan berniat untuk menembak Claudy.

"Gara kamu mau ngapain" Tanya Claudy sambil memundurkan langkahnya

"Mau kamu sayang" ucap Gara dengan senyum liciknya

"Gara lo jangan gila!" Sahut Luna

       Raka yang sedari tadi menahan rasa sakitnya itupun mencoba untuk bangkit. Namun tenaganya tak cukup untuk bangkit, ia hanya bisa berdoa agar tak terjadi hal yang tak diinginkan.

"Claudy yang buat gue gila!!" Ucap Gara dan..

Doorrr....

    Claudy menutup matanya, ia berpikir mungkin ini akhir dari hidupnya. Namun, ia tak merasakan sakit pada tubuhnya. Dan ketika ia membuka mata, betapa kagetnya ia saat melihat Luna yang sudah tergeletak di depannya dengan darah yang keluar dari tubuh Luna.

"Lunaaaa!" Raka berteriak, lalu ia memaksakan dirinya untuk berdiri dan menghampiri Luna.

"Luna.. Lun lo harus bertahan Lun, gue mohon lo bertahan demi gue Lun" Ucap Raka pada Luna

"A-aku ci-cin ta ka-mu" Ucap Luna untuk terakhir kalinya

"Lunaaaaa" teriak Raka yang melihat pujaan hatinya pergi untuk selama-lamanya.

"Ini semua gara-gara lo Dy! Semua gara-gara lo! Luna pergi gara-gara lo Dy!!" Teriak Raka pada Claudy

"Maafin gue Raka, gue nggak tau kalau Gara sampai senekat itu! Gue minta maaf Raka" ucap Claudy kepada Raka

"Gue benci lo Dy!" Ucap Raka lalu membopong tubuh Luna yang sudah tak berdaya. Ia membawa Luna ke Rumah Sakit walaupun ia harus menahan sakit diperutnya.

       Sedangkan Gara? Setelah menembak Luna ia segera pergi entah kemana.
      Claudy terduduk lemas, pikirannya benar-benar kacau sekarang. Ia tak tahu harus bagaimana. Sekarang Raka, sahabatnya, telah membenci dirinya entah sampai kapan.
Flashback end.

     Sejak saat itu, Raka mengubah namanya menjadi Angkasa dan menjadi pribadi yang sangat tertutup dan cuek. Ia berniat membunuh Claudy juga, itu balasan yang tepat menurut Raka. Nyawa dibalas dengan nyawa.

Segitu dulu ya. Untuk alasan kenapa di awal part Claudy nyerang Raka, itu akan dijelaskan di part selanjutnya. Jangan lupa vote ya. Luuvvv❤️

LEADER GIRL THE DEVILTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang