Jo dan Bara sampai di rumah sakit, Jo membopong tubuh Claudy dan Bara meminta bantuan suster. Kini Claudy sedang ditangani oleh dokter. Karena Bara panik, ia menelpon Kevin, Candra, dan juga Andre. Ia mendapatkan nomor mereka dari grup kelas.
"Halo Vin, ini gue Bara"
"..."
"Lo ke sini cepet ya, gue share location"
"..."
"Claudy Vin!"
"..."
"Tolong bilangin ke Candra sama Andre juga ya, gue nggak berani nelpon mereka"
"..."
Setelah menelpon Kevin, Bara memutuskan untuk menyuruh Kevin menghubungi Candra dan Andre. Awalnya ia ingin menelpon mereka berdua, namun mungkin lebih baik jika Kevin yang bicara kepada mereka.
"Jo, tolong bantuin gue jelasin ke mereka ya" Bara meminta bantuan Jo
"Mending lo obatin dulu luka lo" Jawab Jo mengalihkan pembicaraan
Bara mengangguk, Jo memanggilkan suster untuk mengobati luka Bara. Beberapa menit kemudian Kevin, Candra, Andre, beserta Elang datang menghampiri mereka.
"Jordan? Ngapain lo di sini?" Tanya Andre curiga
"Emm"
"OH.. GUE TAU, LO KAN YANG BIKIN CLAUDY MASUK RUMAH SAKIT! IYA KAN?" Belum sempat Jordan menjawab, Candra langsung menyela
"Bukan Can" sahut Bara dengan perban di kepalanya
"Lah? Lo kok pake perban?" Tanya Kevin
"Cepet jelasin ke gue kenapa ini semua bisa terjadi?" Sahut Elang
"Jadi tadi gue dikeroyok sama lima orang bertopeng tengkorak merah, setelah itu gue berusaha lari dan teriak minta tolong. Awalnya gue ngira nggak bakal ada yang nolongin gue karena posisinya lagi hujan lebat disertai angin. Tapi tiba-tiba dari kejauhan ada motor dan ternyata itu Claudy, dia nyamperin gue berniat untuk nolongin. Tapi keburu lima orang itu mendekat ke arah kita, terus Claudy sempet ngomong ke mereka dan mereka pergi. Dan bangsatnya mereka nggak bener-bener pergi ninggalin kita, mereka balik lagi dan mukul Claudy pake balok kayu gede banget, terus Claudy nggak sadarkan diri" Bara menjelaskan kejadian yang tadi ia dan Claudy alami
"Tengkorak merah?" Tanya Elang
"Iya" jawab Bara
Elang berpikir sejenak, mengingat tentang topeng tengkorak merah. Ah iya! Ia ingat, topeng tengkorak merah adalah sekelompok orang-orang yang ingin mengambil kalung Claudy. Apa jangan-jangan mereka sudah kembali lagi?
"Tapi kenapa Jordan ada di sini?" Tanya Candra
"Jordan yang nolongin gue sama Claudy" jawab Bara
Keempat teman Claudy menatap Jordan tak percaya. Kenapa Jordan yang menolong mereka? Apakah ini rencana Jordan? Pikir mereka
"Gue ada perlu, dan kebetulan gue lewat jalanan dimana Claudy nolongin Bara. Awalnya gue nggak tau kedua orang itu siapa, karena hujan dan penerangannya minim. Pas gue samperin ternyata itu Claudy sama Bara, yaudah gue tolongin dan sekarang kita di sini. Di rumah sakit" Jawab Jordan
Setelah Jordan menjawab pertanyaan Candra, tiba-tiba pintu terbuka dan keluarlah dokter beserta para susternya. Tanpa aba-aba mereka semua menghampiri dokter tersebut dan bertanya tentang kondisi Claudy sekarang.
"Gimana keadaan teman saya dok?" Tanya Elang nampak khawatir
"Teman kalian mengalami hilang ingatan, kami tidak tau jelas kapan dia akan kembali normal" Jawab dokter tersebut
"HILANG INGATAN? yang bener aja dok" Ucap Candra tak percaya
"Kita boleh masuk kan dok?" Tanya Andre
"Silahkan" Jawab dokter
Mereka masuk ke dalam ruangan Claudy, dan ternyata Claudy sudah sadar. Namun ia tampak kebingungan saat melihat teman-temannya datang menghampiri dirinya.
"Claudy, kamu gapapa kan?" Tanya Elang sambil mengusap pelan kepala Claudy
"Lo apa-apaan sih! Gak sopan banget!" Claudy menjauhkan tangan Elang dari kepalanya
"Claudy!" Ucap Kevin
"Kalian siapa?" Tanya Claudy
.
.
.
.
.
.
.
Duh pake hilang ingatan segala si Claudy, kira-kira dia inget nggak ya sama rencananya?
Tetap nantikan kelanjutan cerita ini
Jangan lupa tekan bintang untuk membuat author semangat lanjutin cerita ini 😭
Luvvv kalian❣️✨
KAMU SEDANG MEMBACA
LEADER GIRL THE DEVIL
أدب المراهقين"Gangster The Devil gue cinta sama leader Lo!" Ucap Bara dengan lantang saat berada di kerumunan anggota gangster the devil. Lalu semuanya menertawakan dirinya, dan Claudy pun hanya tersenyum remeh melihatnya. Rank 16 terluka 3 Januari 2021 Rank 16...
