Mentari kembali terbit dan menyinari bumi. Burung-burung mulai berkicau dan menari-nari di langit biru. Claudy sudah diperbolehkan pulang, ia juga kembali bersekolah. Dan tak lupa menjalankan rencananya. Untung saja saat sadar Claudy tidak mengalami hilang ingatan.
"Sekolah lagi gue" Claudy berjalan menuju meja makan yang sudah terdapat roti selai coklat dan juga susu.
"Selamat pagi non" sapa semua pembantu yang berada dirumah Claudy
"Pagi" jawabnya singkat
Setelah menyelesaikan sarapan paginya, Claudy melajukan motornya menuju sekolah. Ah sepertinya sudah lama Claudy tak menaiki motornya. Karena beberapa bulan lalu waktunya hanya ia gunakan untuk tidur panjang.
Claudy sampai disekolah dengan tepat waktu. Dilihatnya Andre, Kevin, dan juga Candra sudah berada di parkiran menunggu dirinya. Siswa-siswi yang lewat didepan Claudy menatapnya dengan tatapan yang beragam. Ada yang senang Claudy kembali dan ada juga yang tidak senang dengan sadarnya ia dari koma.
"Ke kantin dulu ya, gue laper banget belum sarapan. Mak gue nggak masak tadi" Candra mengusap perutnya
Claudy mengangguk, lalu mereka semua berjalan menuju kantin. Seperti biasa, Claudy berjalan didepan dan sahabatnya mengikuti ia dari belakang. Seperti bodyguard saja.
Lah kapan sadarnya tuh anak?
Aduh bidadari ku kembali
Masih sama aja cantiknya
Dih kenapa nggak mati aja sih dia
Kurang lama ih komanya
Yah balik lagi si ketua geng
Banyak bisikan dari siswa-siswi yang melihat Claudy sudah kembali ke sekolah. Walaupun ada yang tak suka dengan kembalinya dirinya, Claudy tak menanggapi hal tersebut. Ia selalu menganggap cemoohan dari orang sebagai angin lalu. Semakin kamu memikirkannya semakin sakit pula hatimu.
"Gue aja yang pesen makan sama minumnya"
Mendengar ucapan Kevin, mereka mengangguk dan duduk di kursi yang telah disediakan. Claudy mengedarkan pandangannya ke penjuru kantin, hingga matanya tak sengaja melihat Bara yang perlahan mendekat ke arahnya.
"Selamat pagi Claudy" Bara sedikit membungkukkan badannya
"Pagi" jawabnya dengan senyuman
Ngapain pake kesini segala. Batin Andre
"Boleh gabung kan"
"Nggak!"
"Boleh" sahut Claudy dengan kakinya menginjak pelan kaki Andre
Setelah mendapatkan ijin dari Claudy, Bara pun ikut gabung dengan teman-teman Claudy. Candra hanya diam melihat tingkah Bara. Tak lama kemudian Kevin datang membawa makanan beserta minuman.
Mata Candra berbinar saat melihat nasi goreng kesukaannya. Ia segera melahapnya. Claudy ikut makan dengan teman-temannya. Sedari tadi Bara terus memperhatikan Claudy yang sedang menikmati nasi gorengnya.
Bara mengerakkan tangannya dan mengusap sudut bibir Claudy yang terdapat sebutir nasi di sana.
"Kenapa Bar?" Tanya Claudy lalu mengusap bibirnya
"Kamu kalo makan pelan-pelan dong" ucap Bara dengan nada yang sangat lembut disertai senyum manisnya
"Makasih ya" Claudy mengucapkan terima kasih dengan senyuman yang membuat Andre cemburu.
Bara hanya membalasnya dengan senyuman. Tak henti-hentinya ia memperhatikan wajah cantik Claudy.
"Cantik" ucap Bara tanpa sadar
KAMU SEDANG MEMBACA
LEADER GIRL THE DEVIL
Novela Juvenil"Gangster The Devil gue cinta sama leader Lo!" Ucap Bara dengan lantang saat berada di kerumunan anggota gangster the devil. Lalu semuanya menertawakan dirinya, dan Claudy pun hanya tersenyum remeh melihatnya. Rank 16 terluka 3 Januari 2021 Rank 16...
