43. Tak Ingat Apapun

552 23 2
                                    

"Claudy, kamu gapapa kan?" Tanya Elang sambil mengusap pelan kepala Claudy

"Lo apa-apaan sih! Gak sopan banget!" Claudy menjauhkan tangan Elang dari kepalanya

"Claudy!" Ucap Kevin

"Kalian siapa?" Tanya Claudy

Mereka semua kaget saat mendengar kata-kata yang baru saja Claudy ucapkan. Sekeras itukah orang bertopeng itu memukul Claudy? Hingga sekarang ia tidak bisa mengingat teman-temannya.

"Sayang? Kenapa aku bisa di sini?" Ucap Claudy tiba-tiba

"Sayang? Siapa yang lo panggil sayang?" Tanya Candra saat mendengar ucapan Claudy

"Bara sayang, ini kenapa sih.. kok aku ada di sini? Terus mereka semua siapa?"

"WHAT THE F*CK?" Kevin tak sadar dirinya berteriak

"A-apa?" Ucap Bara kaget

"Sayang ayo pulang, ngapain kita di sini" Claudy berusaha mencabut selang infus ditangannya

"E-eh jangan dicabut" Bara mencegah Claudy untuk melepas infusnya

"Kenapa? Aku mau pulang sayang!" Claudy merengek manja kepada Bara

Bagaimana ini bisa terjadi? Mengapa saat sadar Claudy malah memanggil Bara dengan sebutan sayang layaknya sepasang kekasih? Elang, Candra, Kevin, Andre, Bara dan bahkan Jordan tak mengerti apa yang terjadi pada Claudy.

Bara meminta Claudy untuk tetap diam di ranjangnya, sementara itu Jordan, Elang, Kevin, Andre, dan Candra berada di luar untuk berdiskusi. Setelah mendapat anggukan dari Claudy, Bara pun ikut keluar dan bergabung dengan Jordan dan teman-teman Claudy.

"Kenapa Claudy manggil lo sayang?" Tanya Candra kepada Bara

"Gue juga nggak tau Can, gue nggak ngerti kenapa Claudy manggil gue sayang" Jawab Bara sambil memegangi kepalanya yang terasa sedikit pusing

Elang mengusap kasar wajahnya, ia merasa frustasi melihat kondisi Claudy yang sekarang. Kondisinya yang lupa siapa dia sebenarnya dapat membuat semua rencananya hancur. Hal ini akan sangat menguntungkan Nando, jika Claudy tak kunjung ingat maka Nando akan lebih mudah untuk menghancurkan dirinya.

Dan Jordan? Ia tampak biasa-biasa saja, namun didalam pikirannya ia juga merasa frustasi. Iya dugaan kalian benar, Claudy memang bekerja sama dengan Jordan, Samudra, dan juga Sarah. Jika nanti Samudra dan Sarah tau mengenai kondisi Claudy yang hilang ingatan, mereka juga pasti akan sangat frustasi. Bisa-bisa rencana yang sudah mereka siapkan matang-matang hancur.

"Gue nggak mau tau, pokoknya lo harus jagain Claudy! Lo nggak boleh ngelukain Claudy sedikit pun" Ucap Elang kepada Bara

"Iya" jawabnya singkat

"Lo harus janji sama kita Bar, kalau sampe lo ingkar janji, kita nggak segan-segan buat ngehabisin lo" Sahut Andre dengan aura dinginnya

"Selama Claudy sama lo, lo nggak boleh bentak dia atau bahkan buat dia nangis, karena gue nggak suka Claudy sedih" Timpal Kevin

"Sampe gue liat Claudy nangis gara-gara lo, gue cincang badan lo!" Ucap Candra

"Iya, gue janji sama lo semua" Jawab Bara

"Sayaanggg" Mereka mendengar Claudy berteriak memanggil Bara

"Gue masuk dulu" Ucap Bara yang di angguki mereka semua

Bara masuk ke ruangan Claudy, dilihatnya wanita itu sedang tersenyum manis ke arahnya. Tak bisa membohongi perasaannya, Bara sangat bahagia mendengar Claudy memanggil dirinya dengan sebutan sayang. Namun ia juga takut, takut jika kakaknya akan memanfaatkan momen ini.

"Apa sayang? Hem?" Ucap Bara dengan senyum terukir di wajahnya

"Aku laper banget" Jawab Claudy dengan nada yang manja. Sungguh, ini memang benar-benar bukan Claudy. Bisa-bisanya ia berbicara dengan nada semanja ini.

"Kamu mau makan apa?" Tanya Bara

"Aku mau sate! Boleh nggak?" Jawab Claudy

"Boleh dong!" Ucap Bara sambil mencubit pelan hidung mancung Claudy

"Tapi ada syaratnya"

"Apa syaratnya?" Tanya Claudy

"Kamu dijagain sama temen-temen ku dulu ya"

"Hmm, gapapa deh.. yang penting aku dapet sate"

"Hahahaha, lucu banget pacar aku! Bentar ya aku panggil mereka dulu"

"Oke" Jawab Claudy

Bara keluar ruangan dan meminta teman-teman Claudy untuk masuk. Ia menjelaskan permintaan Claudy dan menyuruh mereka untuk menjaga Claudy disaat ia membeli sate. Mereka tak akan menolak permintaan Bara karena ini menyangkut Claudy. Ya walaupun Claudy tak ingat dengan mereka.

"Hai sayang, aku beli dulu ya satenya. Kamu istirahat aja, ada temen-temen ku yang jagain kamu kok" ucap Bara sambil mengelus pelan kepala Claudy

Elang, Candra, Kevin, Andre dan juga Jordan bergidik geli saat melihat pemandangan ini didepan mata mereka. Bara memang mencari kesempatan didalam kesempitan.

"Oke sayang!" Jawab Claudy

Bara meminjam motor Kevin untuk membelikan Claudy sate. Sedangkan Claudy berbaring membelakangi teman-temannya yang masih terlihat kebingungan. Saat Bara meninggalkan ruangannya, Claudy mengukir senyuman yang entah apa artinya. Yang pasti hanya ia yang tahu, dan hanya ia yang mengerti alur dari perjalanan cerita ini.

.
.
.
.
.
.
Claudy jangan sok misterius deh! Author bingung ini! Hahaha

Yuk tekan bintangnya agar author semangat lanjutin cerita ini 😭

Sayang banget sama kalian❤️✨

LEADER GIRL THE DEVILTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang