45. Kembali Sekolah

676 32 50
                                    

Mereka benar-benar takut jika Nando menggunakan kesempatan ini untuk menghancurkan Claudy. Sungguh, ini adalah bencana besar yang sangat membahayakan nyawa Claudy. Semoga saja Bara tidak memberitahu kabar ini kepada kakaknya itu.

--Satu Minggu setelah kejadian--

"Sayang, kelas kita dimana?" Claudy bertanya kepada Bara, mereka berjalan berdampingan. Tak hanya berdampingan, tapi Claudy memeluk erat tangan kiri Bara. Siswa-siswi yang melihat pemandangan ini pun kaget. Bagaimana bisa ketua gangster yang paling ditakuti tiba-tiba berubah menjadi sangat manja.

Hah? Itu beneran si harimau betina?

Kok berubah ya sikapnya

Dih pake nempel-nempel ke ayang beb gue lagi

Bara kok mau sama cewek kek Claudy gitu

Mending sama gue!

Yah, sold out lagi cewek cantik di sekolahan kita

Padahal abang cinta lo sama teteh Claudy

Bisa gitu ya?

Bara jadi pawang harimau?

Seperti itulah bisikan-bisikan dari siswa-siswi yang berada di sekitar Bara dan Claudy. Ada yang senang melihat mereka berdua, dan ada juga yang merasa iri dengki.

"Sayang, mereka kenapa sih?" Tanya Claudy lagi

"Udah gausah didengerin" Jawab Bara sambil mengusap pelan kepala Claudy

"Woy! Mentang-mentang ceweknya lupa ingatan, main seenaknya aja lu!" Ucap Candra tiba-tiba yang mengagetkan kedua insan tersebut.

"Jangan deket-deket dong" Sahut Andre tak suka melihat Claudy yang manja kepada Bara.

"Cari kesempatan ye lu!" Kevin menoyor kepala Bara dan mendapat lirikan tajam dari Claudy

"Sakit ya sayang? Lu ngapain sih! Bisa sakit nanti kepala pacar gue!" Ucap Claudy kepada Kevin

"Gapapa sayang, mereka cuma bercanda kok, iya kan?" Bara berusaha tersenyum ke arah Candra, Kevin, dan juga Andre

"Hehehe, biasa bercandanya cowok" Jawab Candra dengan terpaksa

Lalu mereka melanjutkan langkahnya menuju kelas. Banyak lirikan dari siswa-siswi yang berpapasan dengan mereka. Namun Claudy tak menghiraukan itu, karena ia terlalu fokus dengan wajah Bara. Sedangkan Bara? Jantungnya berdetak dua kali lebih cepat karena wajahnya terus-terusan dipandang Claudy.

Candra, Kevin, dan Andre selalu menatap tajam ke arah orang-orang yang terlihat tak suka dengan perlakuan Claudy ke Bara. Ya walaupun sebenarnya mereka bertiga juga tidak suka, tapikan kondisi Claudy sedang hilang ingatan. Dan mereka juga menyembunyikan kondisi Claudy saat ini. Makanya banyak siswa-siswi yang merasa aneh dengan perilaku Claudy.

"Aku duduk dimana sayang?" Tanya Claudy

"Sini ikut aku, kita duduk sebangku kok" jawabnya disertai senyuman dan mendapat balasan anggukan antusias dari Claudy

Gemes banget sih anak orang. - Batin Bara

"Kita duduk disini" ucap Bara

"Sayang, nanti kita ke kantin bareng ya?"

"Iya sayang, gemesin banget sih pacar aku" Bara mencubit pelan kedua pipi Claudy

"Dih, coba aja gituin Claudy pas nggak hilang ingatan, ilang ilang dah tu tangan" Ucap Candra yang tak suka

"Ho'oh, apa kita jedotin ke tembok aja kali ya? Biar cepet inget lagi gitu" Sahut Kevin asal

"Jedotin aja, tapi kalo Elang marah jangan salahin gue" Ucap Andre yang membuat Kevin mengurungkan niatnya itu

"Tapi gue gedek banget Ndre! Bisa-bisanya tuh anak jadi manja, mana ingetnya si Bara pacarnya lagi"

"Claudy kan lagi amnesia Can!"

"Ah! Gue punya ide Ndre, Can!" Ucap Kevin antusias

"Apaan?" Tanya Andre

"Kita rukiah aja di rumah haji Somad! Siapa tau sembuh kan?"

"Lo kira Claudy kerasukan setan apa!" Candra menjitak kepala Kevin

Bel masuk berbunyi, ketiga sahabat Claudy terus memperhatikan gerak-gerik Bara menyikapi manjanya Claudy. Sungguh, mereka sangat tidak suka melihat sikap Claudy yang sekarang. Jika saja Claudy tidak hilang ingatan, mereka pasti sudah membolos dan memilih nongkrong di warung babe Ujang sekarang.

Namun apa daya, Elang memerintahkan mereka untuk terus mengawasi pergerakan Bara. Elang tak ingin terjadi sesuatu yang buruk kepada Claudy. Ia tak ingin Bara membawa Claudy ke tempat kakaknya dan memberitahu mereka bahwa Claudy sedang hilang ingatan. Jika itu terjadi, Elang tidak akan segan-segan untuk menghabisi nyawa Bara.

Tak terasa waktu berlalu dengan cepat. Kini waktunya siswa-siswi untuk istirahat. Claudy sangat antusias untuk pergi ke kantin, karena sekarang perutnya sangat membutuhkan makanan.

"Sayang cepetan kita ke kantinnya! Aku udah laper banget" Claudy merengek kepada Bara

"Iya sayang, ayo kita ke kantin" ucap Bara

Saat keluar dari kelas, Claudy kembali bertanya kepada Bara. Mentang-mentang amnesia, Claudy jadi banyak dialog ya! Wkwkwk

"Sayang, mereka bertiga ngapain ikut?"

Bara menengok ke arah belakang, dan benar saja. Ada tiga kurcaci yang sedang mengikuti mereka, siapa lagi kalau bukan Candra, Andre, dan juga Kevin.

"Mereka kan temen aku sayang, gapapa kan mereka ikut kita?" Tanya Bara kepada Claudy

"Em.. yaudah deh gapapa, yang penting ada kamu aku seneng" Jawab Claudy disertai senyuman manisnya

.
.
.
.
.
.
.
Maaf nih author hilang beberapa hari, lagi nugas soalnya hehehe. Tolong dimaklumi ya!

Jangan lupa tekan bintang untuk membuat author semangat lanjutin cerita ini 😭

Luvv kalian❤️✨

LEADER GIRL THE DEVILTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang