love through the glasses

8.6K 940 86
                                        

Aloha!

Kali ini aku bawain request-an dari septembers13

Maaf kalau gak sesuai ekspetasi but hope you enjoy this❤

.
.

Dan, sebelum masuk ke cerita aku mau sedikit curhat wkwk

Oke, jadi entah kenapa aku gak bisa masuk akun wattpad ini dimanapun, padahal sebelumnya aku pernah buka di web bahkan di ponsel lain juga, tapi belakang pas aku coba buka lagi di web itu gagal terus.

Dan satu-satunya yang bisa akses akun ini cuma ponsel yang aku pake sekarang.

Jadi, untuk mengantisipasinya, kalau-kalau aku kehilangan akses ke akun ini, aku bikin akun back up-nya.

Buat kalian yang suka sama karya-karyaku bisa follow second account ku di noir_ciel.

Oke mungkin itu aja, now~

Happy reading❤

.
.

Jika mendengar nama Lan Wangji, maka yang akan terlintas dipikiran mereka adalah sosok culun dengan kacamata bulat dan penampilan super rapi.

Plus rambut klimis yang disisir kebelakang.

Singkatnya, Lan Wangji adalah sosok nerd yang sudah terkenal diseantero Akademi Gusu karena penampilannya yang kelewat culun.

Beberapa siswa terkadang tak tahan untuk menyemburkan tawa ketika berpapasan dengannya dikoridor, atau memotretnya ketika ia makan sendirian dikantin lalu menyebarkannya di grup chat kelas.

Atau bahkan menjahilinya dengan menjegal kakinya hingga terjerembab dilantai yang dingin, atau memasang meme wajahnya di depan lokernya bahkan dimading sekolah.

Bagi siswa Akademi Gusu, Lan Wangji tak ubahnya badut yang sangat menghibur.

Tak terkecuali bagi si Mr. Popular Wei Wuxian.

Meski ia tak pernah mengerjai Lan Wangji secara berlebihan, tapi dirinya cukup menikmati apa yang orang-orang lakukan pada sipemuda Lan itu.

Melihat ekspresinya yang tetap dingin dan datar bahkan setelah dipermalukan, itu benar-benar lucu untuknya.

Terkadang ia merasa heran, ada apa sebenarnya dengan Lan Wangji?
Wei Wuxian yakin, pemuda Lan itu bisa saja melawan mengingat proporsi tubuhnya yang seperti cukup terlatih, tapi kenapa dia malah memilih diam dan menerima?

Terkadang pula, saat dirinya ikut tertawa saat para siswa lain menjahili Wangji, ada sebagian dirinya yang bergidik ngeri saat mata emas pemuda itu tak sengaja bersibobrok dengannya. Menatapnya dengan tajam.

Lan Wangji seperti halnya kotak penuh misteri bagi Wei Wuxian.

"Truth or dare!"

Wei Wuxian tersentak dari lamunannya saat Jiang Cheng menggebrak meja dan bertanya kearahnya.

Mereka tengah berada di kantin, menghabiskan jam kosong karena ketiadaan guru pengampu dikelas mereka.

Wei Wuxian membenahi duduknya dan menatap pada ujung botol air mineral yang menunjuk kearahnya.

Chateau de WangxianCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang