𝟎𝟎𝟐. 𝐁𝐋𝐔𝐄 𝐑𝐎𝐒𝐄

9.6K 1.1K 178
                                    

3RD PERSON POV

Keesokan harinya, (Y/n) bangun dari kasurnya dan berjalan mengganti pakaiannya menjadi Seragam/rok seatas lutut dan jubah, serta sepatu bot putih yang agak tinggi. Sebelum dia pergi berlatih, (Y/n) menulis surat untuk dikirimkan ke Gereja.

"Ohayo, komandan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Ohayo, komandan." Sapa (Y/n). "(Y/n), kamu baru saja datang?" gadis itu mengangguk mengiyakan. Charlotte menghela napas, "Untuk kali ini aku biarkan, sekarang berlatihlah bersama yang lainnya. Kamu boleh berlatih apapun." sekali lagi (Y/n) mengangguk dan berjalan meninggalkannya.

"Luz." Panggil (Y/n), seketika grimoirenya bersinar dan muncul seorang peri. "Hoam, Kau memanggilku (Y/n)?" (Y/n) tersenyum kecil dan mengangguk. "Aku butuh bantuan mantra sihir, yang ini." dia menunjuk ke arah Grimoirenya.

"Oh, Dark Magic ya.. Kau membutuhkanku bila ingin menggunakan sihir itu. Itu adalah sihir gabungan Roh." Jelas Luz.

"Bisa kita mencobanya?" Tanya (Y/n). "Tidak. Percayalah, itu menguras mana." Peringat Luz, (Y/n) hanya mengangguk paham.

"Yah, kalau begitu.. Sihir kegelapan: Kuroi Hi." (Y/n) mulai memunculkan Api hitam di tangan kanannya dan mulai melemparkannta ke arah jerami-jerami yang ada di depannya itu. "Kau terlilat sangat malas." kata Luz.

Boom!

"Mhm, kamu benar. Aku rindu gereja, juga Asta dan Yuno, huuh.." rengeknya sambil berjongok ditanah. "Kau baru bertemu mereka kemarin, dan jangan menarik perhatian orang, bodoh!" Seru Luz, lagi.

Jam makan siang, "Kenapa tidak menghabiskannya?" (Y/n) menggeleng, "Aku kenyang, kalau mau habiskan saja." Ucapnya. "Oh, baiklah!" Peri mungil itu merubah wujudnya menjadi manusia. Dan Agar tidak terlihat mencolok, dia mengaktifkan Skil spriggannya agar tidak terlihat banyak orang.

"Eh, kau bisa berubah jadi manusia?!" Kata (Y/n) kaget, Dia menganggukan kepalanya. "Swudah kwubwilang Ras Spwiggwan itwu Specwial!" Kata Luz membuat gadis di depannya berkeringat. "Telan dulu.."

Dia menelannya, "ngomong-ngomong. Mereka memberimu baju juga ya?" Tanya Luz, "Ya, aku juga terkejut. Mawar Biru baik sekali."

"Sudah, Ayo lanjut latihan!" ujar Luz, kembali ke wujud normalnya.

Cling

Saat (Y/n) mengayunkan pedangnya, ada pedang lain di sana. Gadis jangkung itu mencoba untuk menangkis serangan (Y/n). "huh?" Dia menyeringai. "Kau kuat juga ya, Pantas saja Nee-san tertarik padamu!" (Y/n) tersenyum, "Jangan meremehkanku." Balas (Y/n), lalu menghempaskan Gadis Jangkung itu menggunakan pedangnya.

"Hei, itu curang! aku pakai pedang biasa!!" (Y/n) membantunya berdiri, dan meminta maaf "Maaf, Um.. "

"Namaku Sol, Sol Marron!" Ucapnya, "Ah, namaku (Y/n). Hanya (Y/n).." dia ber-oh-ria "Senang bertemu denganmu!" (Y/n) tersenyum dan mengangguk.

𝐋𝐎𝐒𝐓 𝐆𝐈𝐑𝐋 ( black clover )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang