Hai... Hai... Sudah masuk part 8 nih. Hmm, Saodah kedatangan seorang kawan plus ada seorang penguntit, kira2 siapa ya yang sirik? Ikuti lanjutannya besok. mbak titiek_septiningsih siap terima tongkat estafet.
Tak ingin dianggap sebagai parasit, Somad mengeluarkan segala daya upaya untuk mewujudkan keinginan Saodah, mulai dari bertanya pada kerabat, sahabat hingga mbah google pun ia jabanin. Setelah semua materi terkumpul plus tenaga tambahan siap, Somad segera menyulap motor kesayangan keluarga menjadi kendaraan multi fungsi.
“Taraaa... Kejutan” seru Bagas pada Emaknya yang pagi itu baru bangun tidur, mata riyip-riyip antara sadar dan setengahnya lagi masih terbawa ke alam mimpi, Saodah menjerit saat mendapati sepeda motor bebek, yang warnanya sudah memudar di makan usia itu penuh dengan peralatan tempur.
“Bapak daebak,” seru Saodah senang.
“Apa, Bapak bebek? Yang bebek noh, sepeda motor,” ucap Somad dengan suara meninggi. Seketika meledaklah tawa Bagas dan kedua kakaknya.
“Daebak! Pak, artinya Bapak tuh keren, “ jelas Arum sambil senyum-senyum. Somad yang memang tak tahu menahu bahasa-bahasa gaul masa kini, cuma bisa mengangguk pasrah.
Satrio lantas menggiring semuanya ke meja makan. Somad langsung protes soal Emak yang belum buat saran pagi, tapi protes Somad tak ada yang menanggapi. Saodah, Bagas dan juga Satrio langsung mengambil posisi mereka masing-masing. Keluarga Somad memang kerap menjadikan meja makan sebagai tempat diskusi yang nyaman. Bagas menyebutnya sebagai konfrensi meja kotak.
“Oke Mak, berhubung kendaraan telah siap sekarang tugas Mbak Arum adalah membuatkan Emak akun media sosial, seperti Instagram, Twitter dan juga Facebook. Sebagai langkah awal, kita akan membuat akun FB terlebih dahulu karena terkenal sebagai medsos sejuta umat.“ Satrio, memberi pengarahan dengan semangat.
Odah yang selama ini hanya mengintip anak-anak nya bermedsos ria, kini memiliki akun sendiri dengan nama ‘Saodah Duo S' Arum, mengerutkan keningnya sesaat. Kemudian tampak mengutak-atik lagi, akun baru milik Saodah.
“Nah, sudah jadi, dengan sebuah nama baru yang lebih menjual dan lebih di ingat oleh para pelanggan,” ujar Arum seraya menunjukkan akun FB milik Emak ke hadapan semuanya. Saodah tampak mengeja namanya yang terpampang di layar ponsel miliknya “Saodah Gokil”.
Jadi, mulai hari itu resmi sudah nama Gokil kepanjangan dari gosok keliling digunakan untuk brand usaha jasa milik keluarga Somad. Foto-foto yang berkaitan dengan gokil mulai di unggah bersamaan dengan pencarian teman, sahabat dan kerabat di mesin pencari. Satu demi satu mulai bermunculan.
Hari pertama Saodah berkeliling menawarkan dan memperkenalkan gokil lebih dekat kepada masyarakat. Saodah tak menyangka respon yang diberikan melebihi ekspektasi nya. Peluh yang membanjir justru semakin memompa semangatnya.
Waktu menujukan pukul dia siang. Usai menyelesaikan setrikaan pelanggan ke-tiga, Saodah mencari tempat sepi untuk menyantap bekal makan siang yang sengaja ia bawa dari rumah. Oseng terong plus lauk tahu goreng, di temani kerupuk bikin suasana makan jadi makin meriah.
Sebelum berkeliling sekali lagi. Odah menyempatkan diri membuka FB miliknya dan di saat itulah masuk sebuah massanger dari sebuah akun bernama ‘Panji Asmoro Bangun'
“Assalamu’alaikum.” Sebuah sapaan yang normal dan sopan. Odah tak ragu menjawab salam dari orang yang baru menyapanya. Mendapat tanggapan positif, seseorang bernama Panji itupun mulai memperkenalkan dirinya, Odah sempat syok saat tahu bahwa lawan chattingnya saat ini adalah Panji teman sebangkunya semasa SD dulu.
Betapa takjub Odah dengan perubahan Panji. Cowok yang dulu dekil telah bertransformasi menjadi sosok pria dewasa yang gagah dan sukses, jiwa ke-kepoan Odah yang tinggi membawanya mengulik akun profil milik Panji. Foto-foto Panji dengan keluarganya pun tak luput dari perhatian Odah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Keluarga Gokil
UmorYang namanya keluarga itu harus saling mendukung kan? Ngga mungkin banget kalau sebuah keluarga itu adem ayem terus. Pasti ada pasang surutnya. Namun, yang paling penting dari itu semua adalah bagaimana mereka saling dukung, saling bantu, dan bekerj...
