Vote dan comments jangan lupa 🙃
"Bukan kah mereka terlihat seperti keluarga yang bahagia ? Ujar bam membuat tzuyu menolehkan wajahnya dan tersenyum simpul.
...
"Sekali lagi terimakasih sudah datang." Ujar limario mengantar jennie sampai di mobilnya.
"Ne." Jawab jennie sebari mendudukan liam di kursi khususnya lalu memasangkan alat pengaman agar liam tidak terjatuh.
"Aku bersungguh-sungguh untuk ucapan ku tempo hari.
Jennie menolehkan wajahnya menatap limario dengan mengerutkan dahinya.
"Aku akan mencarikan dokter lain untuk liam.
Jennie hanya menggelengkan kepelanya dan terkekeh lalu beranjak pergi dari hadapan limario.
"Nini aku serius aku tidak menyukai dokter itu." Ujar limario sedikit berreriak namun tak jennie perdulikan.
"Haishhh." Gerutu limario menatap mobil jennie yang mulai melaju sementara di dalam mobil jennie tengah mendengus sebal mengingat ucapan limario.
"Apa-apaan dia seenaknya mengatur-ngatur apa yang sudah membuatku nyaman cih dia saja bekerja dengan wanita yang jelas-jelas menyukainya dasar laki-laki sialan.
...
"Loh jennie sudah pergi lim ? Tanya tzuyu menghampiri limario yang tengah berdiri di kasir.
"Ah ne baru saja." Ujar limario tanpa menatap tzuyu.
"Anak mu benar-benar mirip denganmu lim." Kekeh tzuyu membuat limario menolehkan wajahnya.
"Tampan yah ? Ujar limario mengangkat sebelah alisnya dan tersenyum pada tzuyu.
"Tampan dan cantik secara bersamaan." Kekeh tzuyu membuat limario menggelengkan kepalanya dan kembali fokus menatap komputer di hadapannya.
"Kalian pulang lah biar aku yang menutup cafe." Ujar limario menatap bam dan tzuyu.
"Siap bos.
Limario hanya terkekeh mendengar ucapan bam.
"Kamu juga jangan lupa istirahat lim." Ujar tzuyu yang limario balas dengan anggukan serta senyuman.
Setelah tzuyu dan bam pergi limario mengeliatkan tubuhnya yang terasa begitu pegal karena pengunjung yang begitu banyak hari ini di tambah banyaknya gadis yang meminta berfoto dengannya.
Pukul 11 malam limario pun menutup cafe ia meraih jacket dan tasnya lalu beranjak pergi menghampiri motor yang 2 hari lalu ia beli, memang tidak semewah motor yang ia dapatkan dari abeoji nya dulu namun ia bangga karena mendapatkan motor tersebut dari hasil jerih payahnya sendiri.
Pukul setegah 12 limario sampai di rumah eommanya ia beberapa kali mengetuk pintu hingga akhirnya pintu terbuka.
"Kamu baru pulang jam segini ? Tanya ji hyun yang di angguki limario.
"Memang jadwal tutupnya malam eomma ehm apa eomma punya kunci ganda ? Agar nanti aku tidak membangunkan eomma lagi." Ujar limario yang di angguki ji hyun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Beautiful boys
FantasyKamu itu lelaki tapi kenapa bisa begitu cantik sih ? -kim jennie
