18 story

865 89 0
                                        

hallo semuanya.... :)

ini lanjutan ceritanya... :) Maaf kalau ada typo. :')

Happy reading... :)

























di rumah.

"kami pulang!" teriak chenle dan jisung. bibi yang tadi ada di belakang rumah, datang ke depan rumah untuk menyambut mereka. "sini, bibi bawa tasnya. makan siang kalian sudah siap. pergilah ke dapur." kata bibi itu sambil menganbil tas mereka. mereka bertiga pun pergi ke dapur dan mencuci tangan mereka.

"bibi, dimana kak renjun?" tanya chenle. "renjun ada di kamar. renjun sedang tidur. tadi renjun  panas, jadi bibi membuatkan bubur. bibi menyuruh renjun tidur menunggu buburnya masak." kata bibi itu. "apa sakit kak renjun kumat lagi?" tanya jisung khawatir. "tidak. renjun hanya demam biasa. jisung tidak perlu khawatir. sekarang, jisung makan dulu, baru bisa lihat kak renjun, oke?" kata bibi itu sambil mengelus rambut jiusng dengan lembut. jisung hanya mengangguk dan kembali makan.

.

.

skip~

tok tok* suara ketokan pintu.

bibi itu masuk ke dalam kamar renjun dan haechan.

"renjun... ayo makan dulu..." kata bibi itu lembut, membangunkan renjun. renjun membuka matanya sayu. "bibi? apa buburnya sudah masak?" tanya renjun sambil duduk di kasur nya. "iya... sekarang, renjun makan dulu ya.." kata bibi itu. renjun menngangguk. bibi itu pun menyuapi renjun. "apa tidak merasa sesak?" tanya bibi itu. renjun menggeleng. "tidak bibi. aku hanya tidak enak badan saja." kata renjun sambil menelan bubur yang ada di mulutnya.  "baiklah. kalau renjun merasa sesak, beritahu bibi, oke?" kata bibi itu. renjun mengangguk.

"kak renjun?" panggil chenle dari pintu kamar haechan dan renjun.  "chenle? kalian sudah pulang?" tanya renjun karena mendengar suara chenle. chenle dan jisung pun masuk. "apa kakak merasa sesak? apa ada yang sakit?" tanya chenle. "tidak ada chenle... kakak hanya tidak badan saja..." kata renjun.    "kak renjun jangan sakit terus... nanti kita semua jadi khawatir..." kata jisung. renjun tersenyum. "iya... jangan khawatir lagi... kakak sudah tidak apa apa." kata renjun dengan senyum yang masih mengambang di wajahnya. chenle dan jisung ikut tersenyum.

.

.

.

.

.

.

.

malam hari.

di ruang makan keluarga kim.

terlihat mereka sedang makan bersama, kecuali renjun. ya, renjun masih sakit dan makan duluan dari mereka. "mm... dengar..." tiba tiba junmyeon membuka suara yang membuat semua mata tertuju pada junmyeon. "setelah kalian selesai ujian, kita akan pergi ke canada. jadi, kalian harus menjaga kesehatan kalian kalau mau ikut, mengerti?" kata junmyeon melihat ke arah anak anaknya yang masih sekolah. mereka mengangguk.  "jadi, kalau ada yang sakit gimana? kan kasihan di tinggal?"  kata jisung bertanya.  "kalau begitu, kita akan mengundur jadwalnya. jadi, jaga kesehatan kalian, oke?" jawab junmyeon. "oke~" jawab chenle dan jisung bersamaan. junmyeon tersenyum dan kembali memakan makanannya.

"sedikit lagi... dan aku akan mendapatkanmu..." kata junmyeon dalam hatinya.

.

.

di rumah yuta.

terlihat yuta dan winwin makan bersama di meja makan. ya, orangtua mereka beum pulang, jadi, winwin masih menginap di rumah yuta.

FROM HOME || RENJUN VER.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang