9 story

1.2K 141 5
                                        

hallo... ini lanjutan ceritanya...

happy reading :)



di malam hari.

haechan seperti biasa berada di belakang rumahnya sambil duduk di kursi dekat kolam. rasanya sangat tenang saat melihat bintang di langit.

"haechan..." tiba tiba mark datang dan duduk di samping haechan. haechan melihat mark. "ada apa?" tanya haechan sambil kembali melihat langit. mark terlihat bingung harus berkata apa. dia takut jika adiknya marah kepadanya. tapi, jika mark tidak menegur adiknya, itu sangat tidak baik. "mm... bukankah kau terlalu jahat kepada renjun?" kata mark. haechan melihat ke arah mark tanpa ekspresi dan kembali melihat langit lagi. mark berusaha mengontrol emosinya agar tidak melakukan kesalahan. 

"apa aku terlihat seperti orang jahat?" kata haechan tiba tiba. "tidak." jawab mark cepat. "bukan. maksudku, kau terlalu kasar kepada renjun. kakak tau bagaimana perasaanmu. tapi, kau tidak boleh egois. bersikap egois tidak akan mengubah apapun yang sudah terjadi. itu hanya akan semakin mempersulit keadaan." kata mark. haechan hanya melihatnya tanpa membalas perkataan mark. mark memohon dalam hatinya agar haechan bisa mengerti apa yang dia katakan. 



"aku tau.." kata haechan. mark hanya diam. dia tidak mengerti maksud haechan. "aku... aku tau kalau aku berlebihan kepada renjun..." kata haechan sambil menundukkan wajahnya. mark terkejut. apa yang didengarnya benar?.   "apa yang harus ku lakukan?" kata haechan. mark tersentak. apa haechan sudah bisa menerima renjun?.   mark mengatur emosinya agar terlihat lebih netral. "kau hanya perlu mengubah sikap mu..." kata mark. haechan memandang mark. mark meletakkan tangannya di bahu haechan seperti memberi semangat. 















di ruang makan. 

terlihat chenle, jisung dan renjun yang sudah duduk di meja makan. "dimana yang lain?" tanya junmyeon sambil duduk di kursinya. "kak jaemin dan kak jeno belum pulang. kak mark dan kak haechan di belakang." kata chenle. "kenapa jaemin dan jeno belum pulang?" tanya junmyeon. jisung dan chenle sama sama menggeleng.

 junmyeom mengambil hpnya dan menelepon jaemin. "kenapa jaemin tidak mengangkat telponnya." gumam junmyeon. junmyeon menelepon jeno.  "halo?" jawab jeno. " sekarang kau dimana?" tanya junmyeon. "aku sedang di perjalanan pulang." kata jeno. "kenapa lama sekali?" tanya junmyeon. "tadi aku menemui temanku dan dia mengajak ku ke rumahnya untuk mampir." kata jeno. "baiklah. apa jaemin bersamamu?" tanya junmyeon. "tidak." kata jeno. "kemana dia...   apa kau bisa ke rumah sakit tempat jaemin kerja untuk melihatnya? hpnya tidak aktif." kata junmyeon. "baiklah." kata jeno. "baiklah hati hati." kata junmyeon dan mematikan telponnya.









FROM HOME || RENJUN VER.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang