''selamat ulang tahun, selamat ulang tahun...."semua menyanyikan lagu ulang tahun untuk Haechan sambil bertepuk tangan.
"make a wish" kata mark . Haechan menutup mata nya dan membuat harapan-nya. Setelah itu Haechan membuka mata-nya dan meniup lilin-nya.
Haechan merasa senang.
"sekarang ayo potong kue nya" kata chenle dan jisung bersama. Mereka selalu memiliki sifat yang sama.
"baiklah."respon Haechan.
Haechan pun memotong kue-nya dan mengambil potongan kue itu . dia meletak-kan kue-nya ke piring .
Haechan mengangkat piring berisi kue itu dan memberikannya kepada Ayah-nya. Ayah-nya menerimanya dan menyuapnya . semua bertepuk tangan, ikut merasa senang.
"selamat ulang tahun, Haechan." Kata Junmyeon.
"terrima kasih ayah." Jawab Haechan.
"baiklah berikutnya, kembar.."panggil Haechan.
"kami tidak kembar" kata chenle dan jisung serempak sambil saling melihat satu sama lain dengan mata sedikit sinis.
semua tertawa melihat tingkah mereka yang selalu sama.
"baiklah, kalian berdua kemari lah." Kata Haechan.
mereka melihat Haechan sambil tersenyum dan berjalan ke arah Haechan .
semua merasakan kesenangan di malam ulang tahun Haechan.
Bahkan seseorang yang tidak ikut juga ikut merasa senang.
Ya, dia memilih untuk tidak ikut acara itu karena tidak ingn membuat kekacauan lagi.
.
.
.
.
.
.
"selamat ulang tahun, selamat ulang tahun..."
renjun menyanyikan lagu ulang tahun untuk Haechan dengan suara seperti berbisik mengikuti suara orang yang berada di luar kamarnya.
Dia begitu senang menyanyikan lagu lagu ulang tahun itu untuk Haechan.
"make a wish" terdengar suara mark dari kamarnya.renjun tersenyum.
Ia ingin sekali ikut bersama mereka disana.
Tapi, dia tidak bisa ikut karena tidak mau membuat Haechan merasa tidak nyaman.
.
.
"kak Haechan , ini kado dari ku" kata chenle.
"aku juga punya kado buat kak Haechan." Kata jisung.
Mereka selalu saja bertengkar. Bahkan hal kecil sekalipun mereka akan bertengkar.
"kado ku lebih berguna daripada kado-mu." Kata jisung.
"Hei. Kado-ku juga berguna" kata chenle tidak mau kalah dengan jisung.
"sudahlah. Semua kado itu berguna." Kata jaemin.
Mereka berdua hanya diam dan memberinya kepada Haechan.
"terima kasih" kata Haechan.
Mereka berdua tersenyum.
"ini dari-ku"kata jaemin.
"terima kasih, kak." Kata Haechan.
.
.
.
.
.
.
Haechan berjalan kearah kamar-nya dan renjun.
'klek' suara pintu terbuka.
renjun yang mendengar suara pintu terbuka meraba sekitarnya dan mencari sesuatu.
"kak Haechan?" panggil renjun.
Haechan tidak menjawab panggilan renjun.
renjun beranjak dari tempat tidur-nya dengan kado di tangan-nya.
"kak Haechan, selamat ulang tahun" kata renjun.
Haechan hanya melihat renjun dan kado di tangan-nya.
"kak Haechan, apakah kau masih disitu?" Tanya renjun karena tak ada respon dari Haechan.
"aku tak perlu kado-mu" jawab Haechan.
Renjun mendengar perkataan Haechan. Dia pergi ke arah suara datang.
renjun meraba sekitarnya, mencari Haechan.
"kak Haechan?" kata renjun sambil tersenyum karena mendapatkan Haechan.
Haechan menempis tangan renjun.
renjun sedikit terdorong karena terkejut dengan gerakan Haechan.
renjun kembali tersenyum dan menyodorkan kado-nya kepada Haechan.
"sudah ku bilang, aku tak butuh kado-mu." Kata Haechan sedikit membentak sambil menjatuhkan kado dari tangan renjun.
renjun terkejut.
renjun menunduk, mencari kado yang Haechan jatuhkan ke lantai.
Haechan tak menghiraukan renjun yang sedang mencari kado-nya itu dengan susah.
hallo semua....
ini cerita pertama aku:) jadi kalau ada typo atau ceritanya gak menarik ...... sorry...hehe
di bab selanjutnya aku usahan menarik......
udah.... segitu aja dulu....
bye....:))
KAMU SEDANG MEMBACA
FROM HOME || RENJUN VER.
Randomrumah adalah tempat kita untuk pulang... satu kata dan gerakan kecil sangat berpengaruh dengan kehidupan yang ada di sekitar... keegoisan hanya akan menghancurkan semua hal baik... kadang, masalah hidup pun datang dari rumah... jadi, pilihan ada...
