49. My heart shattered into pieces

28 5 0
                                        

Pemakaman.

Ana bertemu dengan penjaga makam beberapa saat yang lalu..

Ternyata penjaga makam itu yang menghubungi orangtua ana agar ke makam karena menemukan sebuah buku jurnal di atas makam neneknya.

Orangtua ana membawa buku jurnal ini saat mereka kecelakaan.

Mereka ingin memberikan ini pada ana.

Tapi apa maksud semua ini..

Ana teringat pernah menemukan di kantong celananya sebuah kalung dengan liontin batu berwarna biru..
Di mana kalung itu sekarang.

Ana juga teringat beberapa bulan yang lalu pernah bangun dengan mata bengkak seperti habis menangis.

Ana juga pernah bermimpi tentang gadis yang berwajah sama dengannya..

Flower..

Kepala ana pusing memikirkan semua ini.

Setelah mendoakan neneknya ana meninggalkan makam.

Ana hendak ke rumah orangtuanya yang lama.

Setelah mengalami amnesia ana tinggal dengan wind dan orangtuanya juga pindah rumah.
Wind memberikan mereka sebuah rumah baru..

Rumah lama mereka yang kecil dan mulai rusak wind bilang sedang dalam perbaikan.

Ana tidak pernah mengecek..

Kali ini ana ingin memeriksa sudah sejauh mana tahap renovasi rumah lamanya.

Namun ketika ana sampai di rumah lamanya..

Rumah itu sepi sama sekali tidak ada tanda-tanda sedang di renovasi.

Ana masuk ke dalam rumahnya mengambil kunci cadangan di bawah pot.

Semuanya masih sama..

Hanya saja banyak debu..
Tidak terurus..

Wind berbohong..
Tapi kenapa..

Ana menuju kamarnya.

Kamarnya bersih dan wangi..

Tidak ada debu satupun di kamar ini..

Semua ruangan lain berdebu tapi kamarnya seperti ada yang merawat.

Ana berbaring di tempat tidurnya..

Teringat kedua orangtuanya.

Aku merindukanmu..
Ibu..
Ayah..

Ana memejamkan kedua matanya..

Buku jurnal itu ada di samping tempat tidurnya.

Siapa sebenarnya..
"Sky" Ucap ana pelan ingin tahu.

Ana tanpa sadar berpindah tempat.




Di saat yang sama.

Ketika kembali dari supermarket wind tidak menemukan ana di rumah.

Wind panik berlari ke halaman..
Memeriksa purple stone.

Menggali tanahnya..
Purple stone bersinar di tangannya.

Masih ada pikir wind bernafas lega.
Namun ana ke mana.

Wind menelepon ana..
Namun ana tidak mengangkatnya.

Wind memasukkan purple stone ke dalam saku celananya dan berteleport mencari ana.





Halaman kastil..
Sun kingdom.

My Imagination Love (2) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang