Happy reading ^^
🕊️🕊️🕊️
Sepertinya hujan enggan meninggalkan malam. Suasana dingin di malam ini, lebih sering digunakan untuk tidur dan mengeratkan selimut. Tapi, tidak dengan Dian. Ia lebih senang melihat hujan yang jatuh ke permukaan tanah, serta duduk di pinggir jendela kamar tidurnya.
Bagi beberapa orang, melihat hujan bisa membuat damai, nyaman, dan membuat beban lenyap seketika. Salah satu dari beberapa orang tersebut adalah Diana Sheramita.
Malam semakin larut, gadis yang memiliki wajah baby face itu masih bertahan di posisinya. Untung saja, besok adalah hari libur bekerja. Jadi, terjaga untuk saat ini tak apa kan?
Notifikasi dari benda pipih membuat Dian mengeceknya.
From: Andrew
Besok pagi, kita joging kuy! Nggak terima penolakan.
Joging? Boleh deh. Batin Dian menanggapi.
Tringg...
From: Andrew
Nah kan, ketahuan belum tidur! Kenapa lagi, heum?
Dian kembali membaca pesan dari Andrew.
To: Andrew
Nggak apa-apa. Suka aja lihat hujan.
Joging? Kuy!
Send
Setelahnya, Dian langsung merebahkan diri untuk menuju alam mimpi.
• Di sisi lain•
Lelaki tampan yang bernama Andrew menatap room chat dirinya dan Dian. Biasanya, untuk perlakuan-perlakuan kecil itu harus dipaksa dulu sama Angel. Kata Angel, supaya lebih dekat. Tapi akhir-akhir ini, dirinya melakukan itu semua tanpa unsur paksaan. Entah apa yang ia pikiran, sampai rutin menjemput Dian, dan hal-hal lainnya.
Andrew menatap hujan dan kembali menatap ponselnya.
"Oke Google! Tutorial menjadi hujan." Ucap Andrew.
Duh, Andrew!
🕊️🕊️🕊️
"Morning!"
Dian berjengkit kaget di tempat. Bagaimana tidak? Saat Dian membuka pintu rumahnya, sosok Andrew sudah ada di hadapannya. Bukannya apa-apa, keadaannya ini masih terbilang sangat pagi untuk melakukan joging.
"Kok sudah ada di sini? Nggak ketemuan aja? Lagipula, jam segini bukan waktu joging." Cerocos Dian.
"Cerewet!" Balas Andrew dengan satu kata. Jangan lupa, tangannya terulur untuk mencubit pipi tembam milik Dian.
"Sakit tau! Suka banget nyubit pipi orang!" Omel Dian.
Andrew tertawa gemas. Dian kalau lagi marah, tampak seperti anak kecil yang sedang ngambek. Menggemaskan.
"Duduk Ndrew. Berdiri mulu nanti tambah tinggi, lho!"
"Nggak apa-apa, supaya kamu keliatan tambah kecil nanti!" Ejek Andrew yang dihadiahi tatapan tajam Dian.
"Yah... Dia ngambek! Hey, gembul!" Teriak Andrew, saat melihat Dian melangkahkan kakinya ke dalam rumah. Dian tak mengindahkan teriakan Andrew.
"Setelah mengejek orang, sekarang senyum-senyum sendiri. Serem tau!" Suara Dian menghentikan aktivitas senyum-senyum Andrew.
"Diminum dulu, adek buatin coklat hangat." Lanjut Dian.
KAMU SEDANG MEMBACA
This Feeling
Romance#1 chunji [16/04/2020] #1 thisfeeling [18/04/2020] #1 bukunovel [21/04/2020] ---------------------------------------------- Diana Sheramita Gadis imut ini belum pernah merasakan jatuh cinta. Waktunya tak pernah ia buat memikirkan laki-laki. Waktu ya...
