Happy reading!
*****
Kean menghempas kan tubuhnya ke kasur seraya memejamkan matanya.
Fikirannya benar benar kacau hanya dengan menghilang nya Diva. Dan parahnya itu Karena dirinya, jika saja dia tidak terpancing Clarisa pasti tidak akan seperti ini.
Ya seperti biasa penyesalan akan datang di akhir.
Kean beranjak dari tempat tidur, dia membuka laci brankas yang ada disampingnya.
Kean mengambil kembali benda kotak kecil berwarna biru yang berisi cincin itu.
Cincin itu hendak Kean berikan pada Diva dihari ulang tahun gadis itu, Yah Kean tau bahwa hari itu hari ulang tahun Diva. Tapi, dirinya malah membuat Diva sakit hati.
Kean kembali berencana memberikan cincin itu untuk menjadikan Diva kekasihnya, lalu melamar, lalu bertunangan, lalu menikah, lalu mempunyai anak- ah stop haluan Kean seperti nya bertambah liar.
Kean membuka kotak itu, dengan tangan yang sedikit bergetar, dia mengangkat cincin itu lalu mengamatinya.
"Baru aja kita mau ketemu, tapi kenapa harus ada masalah lagi sih?" Kean berbicara sendiri didepan cincin cantik itu.
"Kamu bilangin dong sama calon pemilik kamu, buat cepat kembali. Saya sudah kangen" lagi lagi Kean berbicara, mengeluarkan isi hati nya.
Kean masih terus mengamati cincin itu dengan tatapan yang sulit untuk diartikan.
"Semoga kamu cepat kembali Diva, agar cincin ini bisa tersemat di jari manis kamu" Kean menghela nafasnya, dia lalu memasukkan kembali cincin itu pada kotak kecil tadi.
Saat ini Kean hanya bisa berharap, dia akan membuat Clarisa menyesal karena telah menimbulkan masalah ini.
****
Saat mobil sudah terparkir, Arya dan Lia langsung keluar. Mereka berjalan menuju pintu rumah, dengan Arya menggandeng Lia takut terjatuh karena istrinya itu terlihat sangat lemah.
"Habis ini langsung tidur lho ma, jangan mikirin macam macam dulu" ucap Arya sembari membuka pintu.
Lia mengangguk lemah sebagai jawaban. Namun saat mereka masuk, mereka dikagetkan dengan seseorang yang duduk disofa.
"Diva?" gumam Lia, ya benar. Diva yang sedang duduk disofa, keadaan gadis itu kacau, baju nya sudah kusut dengan rambut acak acak an. Kantung matanya juga besar dan mulai menghitam.
"Diva" Lia langsung melepas tangan Arya yang sedari tadi ada dipanggang nya, dia langsung menghampiri Diva dan duduk disampingnya.
"Kamu kemana aja nak? Kenapa bisa kaya gini? Mama cari kamu lho dari tadi, apa ada yang luka? Kamu...nangis kenapa?" Lia langsung menanyai Diva dengan pertanyaan yang bertubi tubi.
Diva memejamkan matanya sejenak, dia lalu menoleh pada mamanya itu.
"Ma, jawab jujur... Apa yang sebenarnya terjadi pada kematian Abang, dan...masa lalu ku?" Tanya Diva, bisa dilihat bibir gadis itu bergetar hebat, disusul dengan buih kristal bening yang jatuh dari kantung matanya.
"K-kamu ini bicara apa?" Tanya Lia, dia kaget begitu Diva bertanya seperti itu.
"Jawab jujur aja apa susah nya sih ma!" Sentak Diva.
KAMU SEDANG MEMBACA
First Love [END]
RomansTHE 1ST STORY 'FIRST LOVE' ROMANCE - THIRLER "KETIKA MASALAH DATANG SAAT DUA HATI AKAN BERSATU" Ini Kisah Cinta Pertama selebgram bernama Diva Azzalia yang memiliki banyak followers diakun Instagram nya. Kecantikannya membuahkan popularitas yang...
![First Love [END]](https://img.wattpad.com/cover/254082715-64-k569456.jpg)