37-Left Her Or Die?

926 151 61
                                        

Balik lagi♡
Jangan lupa vote dan komentar yah kakak♡

»»——⍟——««





Asing.

Satu kata yang mewakili perasaan Sakura. Gadis itu sedang makan malam dengan keluarga Dalton dan keluarganya. Sudah pasti membahas tentang masalah perjodohan.

Sialan memang! padahal dirinya yang dijodohkan, dia yang akan menjalani semua itu, dia yang merasakan tapi dirinya tidak diberikan kesempatan untuk memilih ataupun memberikan suara sedikitpun.

"Lebih baik lebih cepat kita mengadakan acara pertunangan ini, " ucap Ibu Sakura yang langsung membuat Sakura tersedak.

"Kamu nggak papa sayang? " tanya wanita itu sambil mengusap punggung Sakura.

Sakura tersenyum dan mengangguk kecil.Dirinya menatap sebuah gelas berisikan wine, rasanya ingin mabuk dan mengacaukan semua ini .Coba saja dia punya keberanian untuk mengatakan tidak,coba saja.

"Aku setuju sih, lebih cepat lebih baik,"ucap Dalton menanggapi.

"Baik buat lu aje asu,"ucap Sakura dalam hati .

"Pengecut,"ucap Sagara dengan nada yang meremehkan sambil menatap rendah Sakura.

Laki-laki itu memang tidak pernah menghargai dirinya, kurang ajar sekali memang.Suka sekali menghinanya dan tidak pedulian.Ah dirinya lupa,dia itu psycho yang tak memiliki rasa kemanusiaan.

"Lemah,"ucap Sagara masih dengan ekspresi dan nada yang sama.

"Lo nggak pantes buat Lionel,"ucap Sagara yang sukses membuat Sakura naik pitam.

"Apa-apaan nih kambing guling?"batin Sakura berteriak marah.

"Cocokkan Clara dari pa-"

Bruk

Sakura membanting tangannya kuat dimeja yang membuat semua perhatian tertuju pada dirinya.

"Kenapa Rara?"tanya Dalton dengan nada lembutnya.

"Maaf, tapi saya tidak bisa menerima perjodohan ini,"ucap Sakura yang mengejutkan satu ruangan sedangkan Sagara tetap tenang dan terus memakan makanannya.

Tugasnya untuk memprovokasi Sakura sudah selesai.Gadis itu sudah bisa mengeluarkan unek-uneknya.

Tak bisa bohong, dirinya pernah memiliki adik perempuan namun sayangnya karena pekerjaan ayahnya yang sangat berbahaya ini membuat malaikat kecil itu diculik dan tak pernah ditemukan sampai sekarang.

Dia merasa Sakura itu makluk lemah yang harus dilindungi , setidaknya walaupun waktu itu dirinya tak bisa melindungi adik kandungnya ia bisa melindungi Sakura sebagai kakaknya sekarang.

"Hahahah Sakura becandanya kelewatan,"ibundanya tertawa sambil mengusap bahu Sakura.

Menatap khawatir keluarga Dalton yang tampak bingung sekaligus marah.

"Maksudnya apa nak?"tanya ibu Dalton dengan tenang.

"Saya punya pacar tante,saya juga nggak cinta sama Dalton,"ucap Sakura dengan mantap.

"Putusin pacar kamu!mamah udah nyuruh kamu kan?dan soal cinta itu belakangan, cinta datang karena terbiasa bersama!"ucap mamah Sakura dengan tegas namun egois.

"Terus kenapa papah sama mamah cerai kalau gitu?"sambung Sakura langsung.

Suasana ruang makan langsung canggung seketika.Mamahnya mencoba tersenyum walaupun keliatan itu terpaksa sekali.

L:falling love with psychopath (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang