8-Penyelamat

1.5K 169 126
                                        

ᴊᴀɴɢᴀɴ ʟᴜᴘᴀ ᴛɪɴɢɢᴀʟɪɴ ᴠᴏᴛᴇ ᴅᴀɴ ᴋᴏᴍᴇɴᴛᴀʀ ʏᴀʜ ᴋᴀᴋ 💛💚
ʜᴀᴘᴘʏ ʀᴇᴀᴅɪɴɢ 🙌

_____________________________________________












Penyelamat ☘







April mendorong Lala ke tembok toilet perempuan. Beberapa siswi perempuan yang ada di situ memutuskan langsung ke luar tanpa ada niat membantu Lala yang lagi dan lagi kembali di rundung oleh April dan teman-temannya.

"Salah aku dimana kak? ".Lala bertanya dengan suara rendah.

April meneliti penampilan Lala dari atas sampai bawah. Lala tidak melakukan kesalahan bahkan tak pernah mengusik April tapi dirinya suka menyiksa Lala.

" Salahnya karena lo ada di dunia ini".Zara menarik kasar rambut Lala.

Rambut panjang indah itu rontok beberapa helai. Dan sang korban bully hanya bisa merintih kesakitan.

Lala memandang ke lantai. Yah selalu saja semua orang mengatakan dirinya hadir adalah sebuah kesalahan.

"Jangan karena waktu itu Lionel nolongin lo? Lo jadi besar kepala! Kita semua tau Lionel itu gimana ".April menyusuri pipi halus Lala yang membuat Lala makin takut.

Tangannya begitu lincah menampar pipi seorang Clara Samantha. Lala memegang pipi yang baru saja di tampar, semua wajahnya memerah.

" Gw benci banget sama lo! ".Shasa mendorong Lala hingga punggungnya kembali terpukul dengan tembok.

" Gw pengen banget bunuh lo!!! ".Teriak April.

Lala mengigit bibirnya menahan isak tangisnya.

" Aku juga".Jawabnya lemah

"Maksud lo apa? Lo udah berani? ".Zara meninggikan suaranya.

Lala tersenyum manis. " Aku juga benci diri aku dan aku juga mau bunuh diri aku".

Ketiga gadis itu terdiam. Namun tak lama kemudian April mengambil minuman yang sedari tadi ia siapkan menyiramnya kepada Lala.

"Kalau gitu mati aja sana! ".Teriak April lalu menariknya memasuki satu bilik toilet dan menguncinya.

" Kak! Tolong bukain dong kak! ".Lala berteriak, seluruh tangannya mulai berkeringat.

Dirinya meiliki trauma dengan ruangan kecil. Lala terus menggendor pintu bilik tersebut.

"Bukannya ini udah keterlaluan yah Pril? ".

April memandang tajam kepada Zara. Apa maksudnya gadis itu mengatakannya sekarang? Mulai goyah huh? .

" Gw nggak pernah puas nyiksa dia! ".Lalu April berjalan meninggalkan Zara dan Shasa yang hanya saling berpandangan.

" Kak tolong kak! ".Suara Lala mulai terdengar melemah.

Shasa hanya melihat itu prihatin. Sebernarnya dirinya melakukan semuanya sangat terpaksa. Dirinya melakukan itu hanya karena tak mau April juga membully dirinya seperti Lala.

" Kak bukain!!! Aku mohon! ".Lala terisak.

Shasa ingin berjalan membukakan pintu bilik tersebut tapi di tahan oleh Zara.

" No Sha! Lo tau akibatnya kan? ".Peringat Zara.

Lalu mereka berdua keluar dari toilet meninggalkan Lala yang terus merintih meminta dirinya di keluarkan.

Lala memeluk dirinya sendiri. Dirinya mulai menangis sejadi-jadinya. Kepalanya terasa sangat pening.

" Oma".Lala menangis sambil memanggil neneknya.

L:falling love with psychopath (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang