Jangan Lupa buat tinggalin vote dan komentar 🥰😘
______________________________________________
💀L💀
Lala masih tidak percaya dengan perkataan siswi baru yang ada di kelasnya ini.
Apakah dia salah dengar?.
"Lo nggak mau temenan sama gw yah?".Tanya cewek itu sendu.
Lala menggeleng kepala kuat. Dirinya hanya shock ada yang mau berteman dengan dirinya.
" Aku cuman nggak nyangka kamu mau temenan sama aku? Aku .. Aku... ".Lala menatap lantai.
Siswi baru itu merangkul bahu Lala.
" Apapun keadaan lo? Gw bakal tetep temenan sama lo! ".Siswi itu tersenyum.
Membuat Lala juga ikut tersenyum. Benarkah dirinya memiliki teman sekarang?.
Jika kalian memikirkan Lala itu kolot?
Itu karena pertama kali dalam hidupnya ada yang mau berteman entahlah kenapa dirinya tak memiliki penyakit HIV AIDS atau terinfeksi virus Corona.
Tapi orang-orang menjauhinya seperti seorang yang memiliki sakit kusta.
"Makasih yah Karunia kamu mau jadi temen aku! Kamu temen pertama aku!".Lala
tersenyum manis.
" Just call me Nia La! Itu panggilan buat orang-orang deket sama gw! ".Nia tersenyum juga.
Sempat bingung kenapa gadis cantik yang baik ini selalu di kucilkan? Apalagi dirinya duduk sendiri di kursi belakang.
Banyak yang berbisik-bisik membicarakan Nia. Lala memperhatikan teman barunya ini, dia gadis yang cantik dan jika dilihat dari perawakannya Nia adalah cewek bar-bar yang suka ceplas-ceplos dan saat memperhatikan benda yang Nia gunakan membuat Lala termenung.
"Sebaiknya kamu jangan temenan sama aku aja deh. Kamu udah banyak di omongin!".Lala tersenyum menatap Nia.
Nia memutar bola matanya " Tenang aja gw nggak akan baper sama omongan para babi itu! ".
Lala hampir tersedak dengan air ludahnya sendiri. Bagaiamana cewek itu bisa mengatakan hal itu dengan kencang?.
Satu kelas menoleh pada Nia. Tak terkecuali.
" Beh berasa jadi seleb dadakan gw! ".Nia tersenyum bangga lalu mengambil permen karetnya dan mengunyahnya.
" Nanti kamu kena masalah Nia! ".Lala cemas jika cewek ini terus bergaul dengan dirinya.
" Bahkan gw bisa bakar sekolah sekarang juga kalau lo mau! ".Kekeh Nia.
Lala hanya tertawa ringan.
Tak lama kemudian pelajaran pun dimulai.
Selang beberapa waktu,waktu yang paling di tunggu pun tiba.
Jam istirahat.
Lala membawa Nia berkeliling sekolah. Dirinya membawa Nia ke Perpustakaan, Ke UKS, Toilet, Ruang Guru, menjelaskan kelas ke kelas, lapangan indoor, lapangan outdoor, ruang musik, ruang seni,ruang bela diri dan pada akhirnya mereka sampai pada kantin sekolah.
KAMU SEDANG MEMBACA
L:falling love with psychopath (END)
Roman pour AdolescentsMasalalu yang biru dan terus menghantui. Melahirkan sosok anak laki-laki baru yang tak tahu mengasihi, tanpa empati yang hanya merasa kosong sepanjang hari. Yang dengan lihai melukis di kanvas manusia. Tanpa hati. Lalu bagaimana dengan kata cinta...
