Nggak pernah bosan dengan kalimat "Jangan Lupa buat ninggalin Vote dan komentarnya ❤🥰"
Happy Reading
_____________________________________________
☘L☘
Sakura terlonjak kaget saat masuk kedalam kamarnya. Bagaiamana bisa keadaan kamarnya seperti ini? Berantakan dan sangat kotor.
Kamarnya di penuhi dengan krayon, pensil warna, gambar -gambar abstrak, dan boneka.
Dirinya mulai berpikir waa-was sekarang. Apakah ada yang menggunakan kamarnya tanpa sepengetahuan dirinya, apakah ada penyusup? Atau yang lebih parah apakah ada peneror?.
Sakura berjongkok lalu mengambil sebuah gambar yang menyita perhatiannya. Gambar lima orang gadis dengan warna yang berbeda-beda.
Lalu Sakura berjalan keluar mencari ayah barunya itu.
"Hai pah".Sapa Sakura seramah mungkin.
Kalian tau? Semua memori tentang ayahnya yang waktu berciuman dengan laki-laki feminim itu terpatri jelas di kepalanya.Sebenernya Sakura tidak mempermasalahkan orientasi seksual yang di miliki ayahnya ini tapi biasakan dia setia dengan ibunya?.
"Halo Flower... Ada apa? ".Bagas tersenyum ramah menatap putri tirinya itu.
Yah semenjak Mamahnya menikah dengan Bagas. Bagas memanggil Sakura dengan panggilan Flower.
Kalian tau itu sedikit sesak?karena ayah Sakura juga dulu memanggilnya dengan sebutan flower.
" Emm boleh aku nge cek CCTV di lantai atas? ".Tanya Sakura.
" Sebenernya boleh saja kalau ada CCTV-nya ada di sana. Bumi tidak mengizinkan ada CCTV di lantai atas jadi kau tak bisa memeriksanya Flower! ".Ujar Bagas.
" Oh kalau begitu terimakasih pah, aku naik ke atas dulu yah".Pamit Sakura dengan sopan.
Bagas menganggukkan kepalanya saat Sakura berbalik menuju tangga dirinya juga berbalik menuju kamarnya.
Sakura berpapasan dengan Sagara yang sedang menuruni tangga. Cowok dingin itu hanya menatapnya sekilas lalu berjalan melewatinya.
"Lo mau kemana? ".Tanya Sakura.
Namun Sagara terus berjalan mengabaikan dirinya. Sakura ingin sekali menendang kepala cowok itu sekarang juga.
Namun yang dirinya lakukan sekarang hanya mengikuti Sagara dari belakang.
" Lo mau ke Club? ".Tanya Sakura pada Sagara.
" Bukan urusan lo! ".Jawab Sagara sambil menggunakan jaket jeans hitamnya.
Laki-laki yang berstatus sebagai saudara tiri Sakura itu mengeluarkan motornya lalu menyalakan mesin tersebut. Siap untuk melaju ke tempat tujuan.
" Gw mau ikut".Ujar Sakura berdiri si samping Sagara.
Bukan tanpa alasan ,dirinya memiliki banyak beban sekarang.
Sagara memutar kepalanya ke arah Sakura berada. Dirinya meneliti penampilan Sakura.
"Nggak".Tolak Sagara mentah-mentah.
KAMU SEDANG MEMBACA
L:falling love with psychopath (END)
Fiksi RemajaMasalalu yang biru dan terus menghantui. Melahirkan sosok anak laki-laki baru yang tak tahu mengasihi, tanpa empati yang hanya merasa kosong sepanjang hari. Yang dengan lihai melukis di kanvas manusia. Tanpa hati. Lalu bagaimana dengan kata cinta...
