6-Bidadari

1.5K 193 57
                                        

ᴊᴀɴɢᴀɴ ʟᴜᴘᴀ ᴛɪɴɢɢᴀʟɪɴ ᴠᴏᴛᴇ ᴅᴀɴ ᴋᴏᴍᴇɴᴛᴀʀ ɴʏᴀ ʏᴀʜ kakak🖤❤

ʜᴀᴘᴘʏ ʀᴇᴀᴅɪɴɢ ❤🖤

______________________________________________


"Seni terbaik menyakiti diri sendiri adalah dengan menjadi orang lain"
~Sakura Yukino~

______________________________________________











Siang ini Lala makan bekal yang ia buat dari rumah seadanya. Bagaimanapun dirinya harus menghemat uangnya. Dirinya hanya memakan nasi goreng dan telur ceplok yang ia masak terburu-buru di rumah.

Bekalnya benar-benar tidak berasa karena garam nya sudah habis dan dirinya tidak memiliki uang untuk membeli garam yang baru karena harus ia gunakan untuk naik angkot ke sekolah.

Dirinya memakan bekalnya di taman belakang sekolah yang sepi. Dirinya memandang pohon bersejarah baginya karena pertama kali ada yang membantunya saat dirinya saat di rundung.

Lalu tiba-tiba ada seseorang yang menyodorkan sekotak bekal kepadanya. Lala menatap sang pelaku. Matanya melebar saat melihat siapa itu.

"Udah makan aja".

Sosok tersebut tersenyum manis lalu mengambil tangan Lala untuk menerima bekal yang ia kasih.

Lala hanya menatap tak percaya. Dirinya belum sepenuhnya sadar oleh kejadian yang menimpa dirinya.

" Astaga lo lucu banget ".Sang pelaku tertawa lebar.

Lala tersenyum kikuk " Kakak nggak makan? ".

" Buat lo aja! Gw mah masih kenyang lagian pas gw liat lo makan terus nggak ada penghayatan gw bisa nebak kalau rasanya nggak enak ".

" Makasih yah Kak Sakura".Lala tersenyum manis.

Mimpi apa dirinya semalam sampai bisa di datangi Bidadari cantik seperti ini?. Lala menatap kagum sosok Sakura. Sakura itu sangat cantik dan memiliki bakat yang hebat.

Rambut panjangnya di terpa angin dan di tambah senyum indahnya membuat dirinya menjadi sosok yang sangat sempurna.

"Makan! kalau lo liatin gw aja nggak bakal kenyang".Sakura menggeleng.

" Tapi kok kakak bisa di sini? ".

Lala mengerutkan keningnya bukanlah saat jam istirahat Sakura dan teman-temannya akan berkumpul dengan anak White Devil di kantin?.

" Nggak boleh yah? ".Sakura bertanya balik.

Lala gelagapan. Dirinya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

" Nggak gituu tapi kan Kakak kan biasanya nongkrong sama temen-temen kakak di kantin ".Lala menunduk.

Merasa tidak sopan karena bertanya pada orang yang ada niat baik dengan nya ini.

Sakura mengangguk-angguk paham.

" Tadi gw lagi nyari seseorang tapi pas gw mau balik gw ngeliat elo! Gw samperin aja kebetulan gw bawa bekal ".Ujar Sakura sambil mengayunkan kakinya.

Lala berpikir sejenak. Dia baru ingat sosok Sakura yang suka mengejar-ngejar Lionel. Sakura yang pantang menyerah untuk mendapatkan hati sekuat baja dan sedingin kutub utara itu.

" Kakak kok bisa baik banget sama aku?".Tanya Lala tiba-tiba.

Sakura tertawa. Entah kenapa adik kelasnya ini sangat polos baginya.

L:falling love with psychopath (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang