-Extra Part lagi-

1.8K 126 53
                                        

Terakhir yah guys🥰
Jangan lupa vote dan komentar kalian ❤
Happy Reading ❤

____








Elora mendengus kesal saat kakaknya masuk tanpa mengetuk pintu.

"Jessica apakah kau tak punya sopan santun hah? kau harus mengetuk pintu terlebih dahulu!"protes Elora melirik kesal Jessica.

Jessica menatap datar lalu melemparkan sesuatu ke wajah Elora yang membuat gadis itu memekik.

" What the fuck? "umpat gadis itu.

Dia mengambil sebuah kertas yang dilemparkan dan ternyata itu adalah surat panggilan untuk orangtuanya karena dirinya membuat onar di sekolah.

Elora menatap Jessica sambil tersenyum lembut, "sorella ,ti amo, "

(Saudari, aku mencintaimu)

Elora menatap penuh harap pada Jessica dan gadis itu memberikan gelengan kuat.

"To amo," ucap Elora sambil memeluk lengan kakak perempuannya itu.

"Kenapa kau menyembunyikannya? " tanya Jessica lalu menghembuskan nafasnya.

Elora mencurutkan bibirnya sambil menatap Jessica dengan puppy eyes.

"Jika kau memberi tahu Papa and Mamma, mereka akan menyita semua tas-tas dan baju-baju yang baru kubeli, dan pastinya kartu ATM-ku diblokir, " ucap Elora dengan seimut mungkin.

"Tidak! " ucap Jessica dengan tegas.

"Kau sama sekali tidak peka Jessica! " teriak Elora dengan kesal lalu melangkah dan menabrak bahu kakaknya itu.

"Aku akan memberitahu papa dan mamma,"ucap Jessica lalu keluar dan berjalan memasuki kamarnya.

Elora yang melihat itu mengacungkan jari tengahnya.

" I hate you, nerd!"umpat Elora namun di tanggapi senyuman tipis oleh Jessica.

Elora turun ke bawah dengan kesal. Bertepatan dengan pacar kakaknya yang ingin naik ke atas. Elora menabrak bahu Reagan yang membuat laki-laki itu bingung.

"Oh maaf, aku sengaja, "ucap Elora dengan wajah bersalah yanh dibuat-buat.

Dia kembali melanjutkan jalannya dan dua sahabatnya baru saja datang.

"Why is your face like that, bitch?" tanya Adhara yang langsung duduk disofa empuk ruang tamu.

"your face is like a trash can"ucap Morena sambil tertawa melihat wajah kusut Elora.

" I perfect, bitch! "ucap Elora dengan menyibak rambutnya kebelakang.

"Buon pomeriggio"sapa Sakura yang baru saja pulang.

(Selamat sore)

Ketiganya berbalik dan menyapa balik Sakura. Elora memeluk Sakura dengan erat. Dia seperti sangat manja, seperti hari terakhir bersama Sakura. Sakura cukup heran namun hanya tertawa saja, tidak tau jika itu adalah modus Elora agar nanti tak dihukum.

Oh dia tidak bisa hidup tanpa uang dan shopping. Itu adalah nafas baginya.

"Mamma, kau sudah mendengar jika Prada sedang mengeluarkan tas keluaran terbarunya?" tanya Elora yang masih setia memeluk Sakura.

"Ya,ya,ya.Kau bisa membelinya besok, " ucap Sakura yang langsung disambut sorakan oleh Elora.

"You promise?" tanya Elora dengan mata berbinar.

L:falling love with psychopath (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang