Sesuai dengan permintaan Jay kemarin, hari ini Taeri bangun pagi-pagi sekali untuk menyiapkan diri. Ia berdandan rapih karena ingin bertemu dengan bos besarnya secara langsung dikantor yang akan ia kunjungi.
Ya, itu juga permintaan Jay agar Taeri menemuinya untuk membahas pekerjaan.
"Loh, mbak.. kok pagi-pagi udah rapih banget, mau kemana?" Tanya Wini, adik ipar Taeri.
Jadi Taeri itu punya adik tiri laki-laki namanya Nakamoto Yuta, blasteran dari ayah tirinya. Mendiang mamanya Taeri sempat menikah dua kali dengan pria berkebangsaan Jepang saat dirinya masih duduk disekolah dasar, jadi lah Taeri memiliki adik dengan marga yang berbeda.
"Hari ini mbak ada panggilan kerja, Win" Jawab Taeri setelah mengusak poni Nana, anak tunggal Wini dan Yuta.
"Aunty, jangan rusakin rambut Nana!" Omel sang ponakan.
"Aunty gemes sama kamu tau ngga?!"
Anak itu mengadahkan kedua tangannya didagu, "iya, aku tau kalo menggemaskan" ucapnya sambil tersenyum pada Taeri.
"Mbak ada panggilan kerja dimana?" Tanya Wini sambil menaruh beberapa masakannya untuk sarapan.
Taeri dan sang adik beserta keluarga kecilnya memang tinggal satu atap mengingat ia sudah tak memiliki siapa pun selain adiknya itu. Ya, ayah mereka juga telah meninggal satu minggu yang lalu karena sakit.
"Jung's Company, mbak ditawarin jadi sekretaris disana" Jawabnya dengan nada ceria, membuat Wini ikut tersenyum mendengarnya.
"Loh, itu kan kantor tempatku kerja mbak" Saut Yuta, ia baru turun dari kamarnya lalu ikut bergabung dengan mereka dimeja makan.
Taeri menaikan kedua alisnya, "jadi kamu manager keuangan dikantor itu?"
"Iya.. dan emang lagi butuh sekretaris sih. Semoga aja rezekinya mbak deh"
Taeri terseyum cerah, semoga saja ini memang rezekinya "doakan mbak ya, semoga bisa keterima disana"
"Mbak tenang aja, kita pasti selalu berdoa yang terbaik buat mbak" balas Wini dengan tulus.
* * *
Disini lah Taeri sekarang, didepan gedung yang tingginya menjulang. Dari bangunannya saja bisa terlihat sangat mewah dan didesign sangat apik.
Sungguh ini gedung terindah yang pernah Taeri lihat.
"Wah~ bisa dapet gaji berapa aku kalo kerja disini?" Gumam Taeri sambil terus memandangi gedung mewah itu. Ia tidak membayangkan seberapa besar gaji karyawannya yang mereka terima setiap bulan.
Taeri melangkahkan kakinya memasuki lobby kantor, ternyata dalam kantor ini juga tak kalah mewah dari luarnya.
"Eumm permisi.." Ucap Taeri saat tiba didepan meja receptionist.
"Iya.. ada yang bisa saya bantu?" Tanya receptionist itu.
"Saya mau ketemu dengan pak Jay, beliau menyuruh saya untuk datang kesini. Bisa saya bertemu dengannya?"
"Ah.. calon sekretaris pak baru Jay ya?" Taeri hanya tersenyum sambil mengangguk, "--nih.. mbak nanti di lift tinggal langsung tempelin aja kartunya, nanti secara otomatis akan berhenti dilantai ruangan pak Jay" jelas perempuan itu seraya menyerahkan kartu akses.
Taeri semakin kagum dengan perusahaan ini. Untuk bisa akses ke ruangan bossnya saja harus menggunakan kartu khusus.
Menunggu beberapa menit, akhirnya lift berhenti dilantai dua puluh lima. Begitu liftnya terbuka, Taeri disambut dengan wangi aroma terapi yang sangat menyejukkan pikiran. Dilantai ini juga hanya terdapat sekitar empat sampai lima orang yang sedang bekerja.
KAMU SEDANG MEMBACA
Step Mother For Jung's (✔)
Fanfiction[ R E V I S I ] S E L E S A I Jayson Jung, atau biasa dikenal Jay. Seorang duda nan kaya memilih untuk menikahi kekasihnya yang tidak lain adalah sekretarisnya sendiri. Dia memiliki 3 orang putra dengan watak, manner, maupun attitude yang buruk. Ber...
