Sungchan menuruni tangga sambil bersiul, niatnya turun kebawah hanya ingin mengambil minum lalu kembali lagi ke kamarnya. Rasanya capek sendiri berteriak tidak jelas karena permainan, pikirnya. Disaat Sungchan baru melewati ruang tengah tiba-tiba telpon rumah berbunyi, Sungchan pun mengangkatnya.
"Hallo.. dengan Sungchan tampan nan rupawan keluarga Jung disini, ada yang bisa dibantu?"
"..."
"Iya ini keluarga Jung, pak. Saya anak terakhirnya"
"..."
"Oh, kak Jeno. Iya, dia anak daddy Jung yang nomer dua"
"..."
"Daddy? Ada, tapi lagi mandi.. ada yang mau bapak bicarakan? Nanti saya sampaikan ke daddy"
"..."
"HAH?! Oke-oke pak, saya bakal susulin daddy saya ke kamar mandi. Terimakasih infonya, pak"
Dengan seribu langkah Sungchan berlari menuju kamar daddynya. Tapi sebelum Sungchan kesana, ia menyempatkan diri untuk minum dulu. Taeri yang memang sedang berada didapur terheran melihat Sungchan minum seperti kesetanan, sehaus itukah?
"Adek minumnya pelan-pelan, mau kemana sih buru-buru?"
"Aaah.." Sungchan lega rasanya saat haus itu hilang, tapi ia kembali teringat dengan pesan bapak tadi, "--tante, aku mau ke daddy!"
"Eeh--" Taeri memberhentikan langkah Sungchan, "--daddy ngga dikamar, tuh diruang tamu"
"Tante, ayo ikut samperin daddy" ajak Sungchan.
Taeri yang tak paham pun hanya mengernyit heran, "ada apa sih?"
Tanpa banyak bicara Sungchan langsung menggandeng tangan Taeri untuk menemui Jay. Jay yang melihat kehadiran mereka juga heran, kenapa mereka gandengan didalam rumah? Seperti ingin menyebrang saja.
"Daddy.. adek mau ngomong, tapi tolong daddy jangan kaget ya" pinta Sungchan.
Ia agak takut sebenarnya untuk memberitau Jay soal kakaknya, sebab daddynya ini kan baru saja keluar dari rumah sakit.
Jay melirik Taeri, tapi Taeri mengangkat kedua bahunya karena ia pun juga tidak tau apa yang sedang terjadi.
"Adek mau ngomong apa?"
Sungchan mengigit bibir bawahnya, mengarahkan matanya menelisik ke setiap sudut.
"Euuumm.. k-kak Jeno, dad.." Sungchan menggantungkan omongannya membuat Jay semakin penasaran.
"Dek.. ngomong yang jelas jangan bikin daddy khawatir" Jay memegang erat pundak Sungchan.
Tuhkan! Ini yang Sungchan takutin.
"K-kak Jeno.. ditahan dikantor polisi, dad"
Prang...
Gelas yang lagi Taeri pegang langsung jatuh saat mendengar berita itu. Kali ini masalah apa lagi yang sedang dihadapi mereka?
"Jay.. J-Jeno"
Taeri menatap tak percaya wajah Jay, ia sangat terkejut begitu pula dengan Jay dan Sungchan.
"Kita ke kantor polisi sekarang"
* * *
Johnny dengan tergesa mendatangi rumah sakit saat Dery mengabarkan bahwa Mark telah ditusuk oleh temannya, dan semakin panik saat Mark kekurangan banyak darah akibat lukanya yang menyebabkan darahnya terus mengalir.
"Dery, gimana keadaan Mark?"
Jo langsung menghampiri anaknya yang sedang berdiri menatap kaca dimana memperlihatkan Mark tengah ditangani dokter. Jo juga dapat melihat dibaju putih Dery terdapat banyak bekas noda darahnya Mark.
KAMU SEDANG MEMBACA
Step Mother For Jung's (✔)
Fanfiction[ R E V I S I ] S E L E S A I Jayson Jung, atau biasa dikenal Jay. Seorang duda nan kaya memilih untuk menikahi kekasihnya yang tidak lain adalah sekretarisnya sendiri. Dia memiliki 3 orang putra dengan watak, manner, maupun attitude yang buruk. Ber...
