Typo bertebaran dimana-mana.
Jangan lupa kasih bintang di bawah ini ya, coment sebanyak-banyaknya
Semoga kalian suka ya dengan cerita ini terimakasih ❤️•
•
•Selamat membaca~
Pukul delapan pas, suasana jalan tampak ramai, banyak pengendara terpaksa berhenti dan berakhir manjadi kemacetan.
Suara riuh dan bisikan terus berdatangan, dan banyak juga orang-orang yang berkendara roda dua menghentikan motornya hanya untuk melihat apa yang sedang terjadi.
"MINGGIR KALIAN!!" Teriak pemuda jangkung itu, napasnya memburu, matanya memerah menahan tangisnya.
Angga melihat Elsa tergeletak tak berdaya, cairan kental berwarna merah itu mengalir bebas di wajah gadis cantik itu, dan di lutut kanannya mengeluarkan darah segar.
"Elsa... Elsa... Bangun" perintah Angga, namun Elsa masih memejamkan matanya dan tak bergeming.
"CEPAT PANGGIL AMBULANCE!!" Angga berteriak hingga menampakkan urat dilehernya. "Tunggu sebentar lagi ya nak, masih dalam perjalanan" ujar seorang paruh baya itu.
Angga tidak memperdulikan seseorang paruh baya itu, Angga membawa tubuh Elsa penuh darah itu kedalam dekapannya.
"Sa...gue mohon bagun ya" suaranya bergetar menahan nangis. Angga terus menepuk-nepuk pipi Elsa berharap gadis di pelukannya ini membuka matanya.
"A-angga s-sakit.."
Angga sedikit melonggarkan pelukannya dan menatap wajah Elsa yang penuh dengan darah. "Gue mohon Lo harus bertahan" ucapnya bergetar.
"Tapi ini sakit hiks.." Elsa menangis. Darah, keringat, dan air mata, mengalir menjadi satu. Suhu tubuhnya mendadak meninggi.
Dan tak lama berselang, datanglah mobil ambulance.
Mobil ambulance itu berhenti tepat di depan Elsa dan Angga. Terlihat ada dua orang yang turun dari belakang mobil tersebut, mendorong brankar dari belakang mobil.
Dua orang berpakaian serba putih itu mengangkat tubuh Elsa, kemudian dua orang itu meletakkan tubuh elsa di atas brankar tersebut.
Angga mengikuti jejak para petugas medis itu, dan Elsa tubuh mulai terlahap masuk kedalam mobil ambulance tersebut. Angga masih memegang tangan kanan Elsa.
Angga tidak peduli dengan sepeda maupun barang belanjaannya, jika itu hilang, maka ia bisa membelinya lagi. Dan mamanya juga tidak akan marah akan hal itu.
***
Seorang cowok baru saja keluar dari kamar mandinya. Masih dengan telanjang dada, dan berbalut dengan handuk berwarna putih.
Arion berjalan menuju lemari, ia memilih pakaian yang ia kenakan untuk sekarang.
Kaos oblong berwarna hitam, dengan celana coklat sepanjang lutut. Pemuda itu menyisir rambutnya kebelakang sehingga menampakkan dahinya.
Arion keluar dari kamarnya, kemudian ia menuruni tangga.
Arion melihat di ruang tamu tidak ada siapa. Biasanya papa dan mamanya sudah berada di ruang tamu bersama Angga, hanya sekedar menonton tv dan memakan camilan.

KAMU SEDANG MEMBACA
RAHASIA [ Selow Update ]
Roman pour Adolescents"Tahukah kamu tentang rahasia? Iya, rahasia yang di sembunyikan selama bertahun-tahun hingga puluhan tahun lamanya. Tapi di suatu hari nanti pasti akan terbongkar juga, karena rahasia itu bersifat sementara bukan permanen" "Jika ini adalah mimpi, to...