066 : Interfectorem cicer.

10.3K 1.1K 854
                                        




gimana kabarnya yang kangen yagook?









[!] bgm, bury a friend ; blood ; nsfw ; 18+

;:;:;:;

Jungkook melangkah hati-hati di belakang Taehyung, setelah memasuki sebuah pintu hanya redup yang dapat diliatnya. Ruangan ini berwarna oranye gelap dengan pencahayaan tipis-tipis, ditambah, Jungkook harus menyingkap kain putih setiap kali melanjuti langkah. 

Semakin dalam kain-kain yang menggantung ini menjadi lebih pekat.

Atensinya terhalang semua kain dan cahaya oranye yang temaram, mulai ada perasaan was-was merasuki denyut hati, namun dia bersyukur setidaknya Taehyung masih menggenggam tangannya.

Waktu berlalu dan langkah mereka terhenti.

Kini, di belakang punggung Si Demigod yang kembali ia dapati, Jungkook bisa melihat isi ruangan. Tak lagi terhalang kain-kain, sekalipun pencahayaan tetap samar ia menemukan ornamen lama menghiasi seluruh sudut.

Tampak mewah. Meski ...

Agak menyesakkan.

Beberapa lukisan tergantung di dinding; bercerita tentang kematian, tarian iblis dan pemujaan terhadap tipu daya setan. Begitu pula patung yang berdiri kokoh mengukir sebuah wujud atas kelamnya kehidupan: penyiksaan, penindasan, pemerkosaan hingga pembunuhan yang keji. Sebagian patung yang wajar hanyalah bentuk-bentuk orang telanjang.

Jungkook sempat berpikir. Jika benar kata Taehyung sebelumnya apabila ini adalah ruang musik, mengapa hanya ada satu piano besar di tengah?

Tapi ia bahkan tak sempat bertanya sebab perempuan berambut blonde lembut menghentikan jemari pada tuts piano. 

Dengan netra tajam Serigalanya Jungkook mendapati kuku-kuku tersebut sangat panjang dan runcing, berwarna hijau dengan corak—

Corak?

Apa itu? Mengapa mengalir dari sekitar tangannya?

Jungkook mengerjap, baru tersadar kala Taehyung melepaskan jemarinya.

Bersamaan dengan ini perempuan di sana bangkit dari kursi, menoleh dan berjalan ke arah mereka dengan raut tak berekspresi.

'Wah gila—cantik sekali?' demikian reaksi akal Jungkook melihat entitas itu mendekat. 

Hidungnya runcing, bibir seksinya agak tebal, bulu mata panjang, kulit putih kemerahan, berjalan pelan-pelan dengan gaun hijau besar yang menyeret di lantai. Warnanya gelap, tidak ada ornamen berlebihan dan menunjukan seluruh bahu.

Setiap langkahnya terlihat anggun sekali.

Jungkook tertegun mengagumi. Terlebih, mata itu. Mata hijau yang persis seperti milik Taehyung, tampak menyala dalam penerangan yang redup.

YaGook AcademyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang