080 : Il est au diable.

2.3K 245 607
                                        




happy virthday!

Selamat ulang tahun, kehangatan yang lahir di musim dingin.



500 comment untuk buka next chapter ♥♥












[!] bgm, bad romance; typo; pengulangan kata.


;:;:;:;

Anais meninggalkan pintu, bergegas menyusuri ruang dan menaiki tangga untuk memberi tau Jinhwan atas hal ini.

Dalam kamar Taehyung mendorong Jungkook demi membuat jarak, menyelipkan anak rambut itu ke belakang telinga lalu mengusap lembut pipi gembilnya; "Biar aku mengecek sebentar."

Meski merengut karena dijauhkan, Jungkook tetap mengangguk, membiarkan Taehyung menuruni ranjang dan beranjak sementara ia berguling-guling malas menunggu partnernya kembali.

.

.

Lantai atas kamar apartemen ini bukan lain adalah mezzanine dengan beberapa ruangan.

Jinhwan berada di dalam ruang berisi kursi-kursi, meja besar, proyektor menggantung—mungkin ditujukan sebagai ruang rapat bagi penyewa. 

Pencahayaan di sini redup, tirai tebal menutupi dinding kaca, terasa kosong meski tidak terlalu luas. Meski jarak pandangnya terbatas Jinhwan enggan menyalakan lampu lain yang berjejer di atap-atap, pun tak menggunakan viribus nadi sebagai Demigod hanya untuk meminimalisir Si darah rendahan menyadari eksistensi mereka menyusup ke sini.

"Ck!" Jinhwan mencebik sebal kala sekali lagi melirik Buprestidae di saku, kumbang itu masih terlelap dan menjadi kendala besar baginya berkomunikasi dengan pusat.

Karena Si Werewolf tidak di sini Jinhwan pun bermaksud keluar, namun ...

"Jika kau membuka pintu itu dan bergerak lambat, kau akan binasa di dalam api. Jika kau membuka pintu itu dan salah memilih jalan, kau akan binasa di dalam api."

Peringatan tersebut membuat pergerakannya mati, Jinhwan mengernyit kemudian menunduk menyadari sumber suara, kini menatap Kumbang Permata yang masih terlelap di saku; mengeluarkan suara serupa.

"Jika kau membuka pintu itu dan membuatnya menyadari keberadaanmu, kau akan binasa di dalam api."

Hal ini cukup membuat Jinhwan mendengus kesal, "Jalang sialan! Kau sedang mempermainkan ku?" cercanya seraya merengut, "Hubungi aku ke base sekarang juga!"

Tapi hening yang ia dapat.

Di seberang sana Jihoon tak menanggapi, dalam sandarnya ke Namjoon ia justru menyungging senyum remeh memperhatikan Sang Mutiara Suci menunjukkan Jinhwan sedang bersungut-sungut.

YaGook AcademyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang