pembaca setia yagook mana suaranyaaa
.
.
.
nguahahaha akhirnya jadi. aku butuh feel dan effort besar sekali waktu ngebuat bab kali ini bar, kalian bacanya pelan-pelan ya biar nuansanya dapet.
aku kasih tau juga dari awal kalo bab ini didominasi fakta yang mulai taehyung tau. aku berusaha bikin sedetail mungkin supaya kalian gak bingung-bingung amat, jadi aku harep kalian gak bosen bacanya karena momen uwunya cuma dikit. yaudah gitu aja. kuatin pas baca supaya next bisa uwu-uwuan lagi ya, kalo gak ada bab ini nanti alurnya gak nyambung. lapyuuu
[!] bgm, inferno; typo; pengulangan kata.
;:;:;:;
Jungkook mengerutkan dahi, merasa tidak nyaman hingga membuka mata karena mentari pagi merangsek masuk ke dalam kamar melalui celah tirai di pintu kaca balkon, tepat menyorot pada wajahnya. Tanpa beranjak dari posisi ia sedikit meregangkan tubuh, menggeliat kecil lalu memunggungi sumber cahaya.
Seraya memiringkan diri tangannya menyelip masuk pada pinggang Sang Demigod Agung yang berbaring di sebelah, Jungkook memeluk sosok itu erat-erat selayak guling, kepalanya terangkat sekedar mengubah posisi dari bantal sutra ke bisep atas Taehyung sebagai bantalan, pipinya mengusal di sana lalu kembali terlelap.
Namun rasa kantuk sepenuhnya sirna karena beberapa bulan terakhir ia diharuskan bangun pada pagi buta untuk menyeimbangkan kekuatan, bahkan meski hari ini sudah tidak ada lagi latihan wajib semenjak Taehyung bilang viribus mereka mulai stabil saat digerakan bersama, Jungkook tetap kehilangan minat tidur hingga siang membara jika sudah terbangun saat mentari lembut baru mengintip.
Maka kini ia mendongak menatap sisi wajah Sang Demigod dari sudut dagu kanan dengan mata bulat yang sayu dan mengantuk. Cukup menerima akan kekaguman di sanubari tentang betapa memukau tiap lekuk pada paras itu ditambah bias Fajar memperindah segala sudut dari Taehyung, tak luput akan bulu mata panjang yang tertutup damai sebagai keteduhan di awal hari.
KAMU SEDANG MEMBACA
YaGook Academy
Fantasia[ mitologi!AU, fantasy!AU ] Maka banyak sekali kaum yang menghela napas saat sepuluh aristokrat dibuat. Sebab faktanya adalah; mereka menghalangi pertumpahan darah dari bangsa Demigod yang menggunakan akal dan kaum Werewolf yang mendahulukan otot. d...
