awokawokawok setahun lebih
.
.
.
update spesial Jungkook's 26th Birthday bar♥ yagook mau ikut meriahin ultahnya adek yang kasian gak tua-tua, kiyowo terusss.
[!] bgm, heaven's hell; typo; pengulangan kata.
;:;:;:;
Pertengahan malam ini Jungkook menyadari apabila suasana hutan begitu senyap, tak ada riuh burung-burung, serangga atau gemerisik pepohonan.
Menjadi sangat-sangat sepi.
Namun jiwa petarungnya tak memiliki gentar meski sedikit, fokus pada pohon besar dengan alterasi di tangan kanan menjadi cakar serigala, mengarahkan kuku tajamnya lurus menghantam satu titik di batang, berulang kali, mencabik hingga pohon itu perlahan miring dan tumbang.
Jungkook menginjak batang yang jatuh menggunakan satu kaki, menunduk, melakukan hal berulang menghasilkan pohon tersebut potongan-potongan yang lebih mudah dibawa.
Tapi—
Srek srek!
Suara pada sepi nuansa jelas memecah perhatian, ia reflek menengok ke belakang. Tak menemukan apapun selain rumah-nya di kejauhan, tanpa kejanggalan, pintu masih tertutup seperti terakhir kali ia tinggalkan.
Jungkook melirik kanan, menoleh sekitar, diam lalu kembali memotong pohon karena tak menemukan keganjilan.
Srek srek!
Suara itu lagi, telinganya yang sensitif mengetahui apabila gema tersebut berasal dari gesekan daun dan ranting semak belukar. Maka Jungkook membiarkan, berpikir apabila hewan-hewan kecil mulai beraktivitas, setengah bersenandung ia memotong pohon teramat santai.
Terus abai ... hingga memorinya memutar sesuatu.
"Tunggu—" Jungkook mengernyit, mengehentikan gerak jemari, "Semak?"
Mendadak ia menoleh kembali memperhatikan sekeliling, meneliti intens seluruh sudut hingga memusatkan segala indera pada pendengaran.
Mengingat hari di mana ia berdiri di teras, semak-semak dekat rumah yang bergerak riuh serta Taehyung yang menepuk bahunya untuk masuk.
Sementara itu Jungkook memejamkan mata, pendengarannya tengah menyusuri suara lewat gema udara; memantul dari pohon ke pohon. Kini ia melihat hutan dari telinganya. Bahkan semakin Jungkook berusaha fokus dirinya mampu mendengar pantulan udara dari daun ke daun hingga mengetahui lokasi hal itu bertempat.
Seberapa jauh jaraknya, seberapa besar lebarnya, seberapa tinggi ukurannya—Jungkook dapat melihat segalanya melalui gelombang samar yang ia terima.
KAMU SEDANG MEMBACA
YaGook Academy
Fantasia[ mitologi!AU, fantasy!AU ] Maka banyak sekali kaum yang menghela napas saat sepuluh aristokrat dibuat. Sebab faktanya adalah; mereka menghalangi pertumpahan darah dari bangsa Demigod yang menggunakan akal dan kaum Werewolf yang mendahulukan otot. d...
