Update lagi karena kalian gemes-gemes, bar.
350 comment untuk buka next chapter ♥♥
[!] bgm, love me not; typo; pengulangan kata.
;:;:;:;
Dalam pelarian membabi buta Jungkook tentu menyadari jika Demigod yang mengejarnya tidak lah biasa; hanya dari kemampuan menggerakkan benda saja terasa besar.
Jungkook bukan orang baik, ia tau, tapi dia bukan bedebah sinting yang membiarkan orang-orang tak bersalah mati konyol.
Terlebih saat melihat anak kecil di tepi trotoar, terlepas dari pengawasan orang tua. Jungkook memahami apabila ini bukan situasi tepat untuk memikirkan nyawa orang lain kala jiwa miliknya lah yang diburu.
Meski demikian Jungkook mengesampingkan rasionalitas demi moral sebab tumpukan material besi dari konstruksi bangunan di sebelah anak itu bergetar.
Seakan magnet menarik daya rekat, semakin dekat Jungkook ke sana semakin kencang material itu siap terbang menghantam apapun demi menerjangnya.
Berbelok arah pun sudah terlambat, jadi Jungkook melakukan alterasi bersamaan pacu kaki, kuku serigala mulai muncul, jemari menumbuhkan bulu ketika urat-urat membesar, timbul pada kulit manusia. Perlahan, raganya berubah mengerikan hingga utuh menjadi seekor serigala.
Alterasi tersebut jelas membuat Jinyoung yang mengejarnya melebarkan mata tertarik, seringai terperi besar bersamaan rasa semangat kian menjadi-jadi memburu Si Werewolf.
Sementara Jungkook melompat ke anak lelaki itu, wujud serigalanya justru menjadikan Si anak mengejang, rasa takut merajai menembus getir dari kehilangan jejak orang tua.
Jungkook tidak mengambil waktu sekedar menenangkan, ia langsung mengigit tengkuk Si anak; kuat namun hati-hati agar tak melukai lantas lanjut berlari tepat tatkala material menghantam trotoar bekas mereka berdiri.
Si Werewolf tidak bisa menaruh anak ini sembarangan karena sisa material masih mengejar, pening merangsek untuk menghindari besi konstruksi, memikirkan arah mana yang paling sedikit memakan korban pula menahan sakit telinga dari jerit tangis Si anak .
"Diamlah bocah!" Jungkook menggeram dari sela mulut serigala yang mengigit.
Anak itu tersentak, diam efek terkejut, lalu semakin histeris. Sekarang bahkan berteriak memanggil ibunya sambil meronta-ronta;
"HUAAA MAMA! MAMAAA!!!"
Sungguh Jungkook pusing bukan kepalang.
Sepanjang jalan manusia-manusia murni gemetar ketakutan melihat secara nyata sosok Werewolf di tanah mereka; makhluk yang nyaris seperti legenda dan terlampau misterius dengan koloninya di desa terisolir. Kaum sadis, tak bernurani, berdarah dingin juga menyebar terror tanpa pandang bulu.
Ketakutan mereka menguat saat menyaksikan serigala buas menyandera anak kecil dalam taring-taring tajam.
Jungkook masih berlari hingga memasuki wilayah dengan perumahan lebih rendah dan tak ada lagi gedung pencakar langit.
KAMU SEDANG MEMBACA
YaGook Academy
Fantasía[ mitologi!AU, fantasy!AU ] Maka banyak sekali kaum yang menghela napas saat sepuluh aristokrat dibuat. Sebab faktanya adalah; mereka menghalangi pertumpahan darah dari bangsa Demigod yang menggunakan akal dan kaum Werewolf yang mendahulukan otot. d...
