021 : Goddammit shake.

9.9K 1.6K 342
                                        


budayakan meninggalkan jejak (vote & komen) untuk mensupport penulisnya.

[!] fiksi ini ditujukan kepada usia 18 tahun keatas. dimohon bijak dalam membaca dan jadilah pembaca yang cerdas. terimakasih.

.

.

.






Salah satu siswa dari akademi Werewolf yang berdiri paling depan mengedar atensi memperhatikan sekitar, menyalurkan ancaman pada sendi-sendi para siswa yang membeku di tendanya. Maka ketakutan semakin meninggi begitu siswa terdepan itu mengunci atensi pada tenda dari akademi YaGook. Tegang mendominasi tatkala menyaksikan bagaimana gigi-gigi bertaring sekumpulan setengah serigala ini tiba-tiba menggeram nyalang, otot tubuh mereka terpampang jelas dengan ukiran tatto yang begitu panas diterpa mentari siang.

Kemudian, melangkah tegas dengan bola mata coklatnya mengkilap tajam, menuju jajaran kursi paling depan dari tenda ini.

Di posisinya Jungkook tersenyum remeh. Terlalu paham sosok itu menuju ke arahnya.

Maka satu waktu di saat beberapa siswa YaGook (yang turut mendudukan diri di jajaran kursi depan) lantas bangkit dan mencoma melawan rasa gentar demi menghalau remaja itu sebagaimana perintah dari Sire Mue untuk melingdungi ketiga akreditasi D dari serangan apapun sebelum memasuki Dropping Arena, Jungkook justru membangkitkan diri dari duduk dan melangkah santai melalui siswa-siswa sekolahnya. Jejak kakinya lurus tertuju kepada pijakan mengancam Sang Werewolf lain di sana.

Satu hal yang mampu menjadikan siapa pun berpikir jika akan terjadi peperangan sebelum lonceng di menara itu berbunyi.

Lantas ketika gerak kaki keduanya mati dan berdiri berhadapan. Jungkook menyinggung senyum kecil di sudut membalas geraman dari gigi-gigi kokoh yang menakutkan itu.

Hingga di sekon selanjutnya tatkala siswa ini menghentikan auman tertahannya, Jungkook hanya menggelengkan kepala melihat raut menyeramkan di wajah itu berganti cepat dengan sebuah senyum persahabatan, lantas menarik tubuhnya kedalam pelukan hangat.

"YEAAAH! JEONGGUK!" itu teriakan dari siswa lain akademi Werewolf, menggaung kencang ke udara seirama langkah keseluruhan dari mereka mendekati objek yang sama.

Menyambut sahabat baik mereka yang dalam beberapa bulan telah terasingkan ke dunia luar.

Maka dari tempatnya Taehyung menyaksikan panorama itu mendecih tak tertarik dengan lengan menggulung di dada, bola matanya berputar jengah, sekedar mencibir tak terlalu kecil dalam bisikan yang disengaja agar dapat didengar telinga tajam Jungkook; "Wah ... sekarang anjing jadi-jadiannya jadi banyak. Kuharap petugas animal shelter datang kemari buat menangkap kalian."

Otomatis Jungkook yang semula terfokus membalas histeria kawan-kawannya sontak memalingkan atensi kepada Sang putra Hades di sana, melemparkan geraman tempramental teruntuk sirat melecehkan itu.

Jelas, karena Demigod dan Werewolf memiliki dua sisi berbeda untuk sebuah simpul besar; yang mencangkup loyalitas, kekeluargaan dan cinta.

YaGook AcademyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang