Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

9. GHIBAH VERSI COWOK

6.8K 978 35
                                        

Hallo🤗
Happy reading 💜


Dari tadi Regal tidak bisa berhenti menatap layar ponselnya, ia menatap serius akun Instagram seseorang sampai ia mengabaikan semua pertanyaan yang masuk kepadanya.

"Lo kenapa?" Tanya Raul menatap heran Regal.

"Regal? Lo lagi sad ya?" Tanya Hesper sama-sama menatap penasaran Regal.

"Lo buka Instagram si Starla sekarang!" Ucap Regal entah kepada siapa ia berucap.

"Emangnya kenapa? Apa dia bikin ulah lagi?" Tanya Hesper langsung menuruti perkataan Regal, begitu pula dengan yang lainnya mereka langsung melihat akun Instagram Starla, kecuali satu orang yang tidak memperdulikan hal itu ia adalah Andro.

Andro tidak tertarik kalau sudah membicarakan Starla, entahlah ia gak punya masalah hidup dengannya tapi kenapa Andro tidak menyukai Starla?

"Wih! Mantap bener si Starla hapus postingan anjir! Gila sih ini! Bakalan booming di sekolah nanti, kira-kira adek lo kesembet apaan Gal?" Tanya Raul masih tidak percaya dengan situasi sekarang.

"Kalian semua repot akun Ig nya sekarang! Gue takut nanti dia bakalan macem-macem sama postingannya." Ucap Arlon terdengar memaksa.

"Kenapa harus di repot? Biarin aja toh dia juga gak post poto yang macem-macem kan?" Ucap Rigen membuat semua orang langsung menatapnya.

"Otak si Arlon belok ke hal-hal yang negatif mulu." Ucap Raul.

"Apa gue salah ngomong? Gue cuma takut aja gitu!" Ucap Arlon membuat perlindungan diri.

"Jelas-jelas lo otaknya ngeres, lo mikir si Strala bakal post poto hot gitu? Kagak lah bego dia juga masih punya pikiran kali." Kilah Raul masih tidak mau kalah.

"Lo gak tahu aja bertapa toher nya si Strala? Hah? Dia manusia biadab yang pernah gue temui." Ucap Arlon sama-sama masih tidak mau kalah.

"Sebenarnya ini lagi ngomongin apaan sih? Ngomongin si Starla? Bro! Kita lagi nongkrong! Harusnya gak usahlah ngomongin cewek!" Ucap Andro mulai angkat bicara.

"Bener tuh, lagian si Strala gak ada faedahnya buat di bicarain." Timbal Majo ikut bicara.

•••

Andre masih setia menatap adiknya yang tengah makan dengan lahap, tadi mereka sudah makan nasi goreng di angkringan dan sekarang mereka menyimpang lagi makan baso di pinggiran.
Beruntung Andre yang sekarang punya banyak uang jadi ia bisa puas mentraktir Tresa.

"Lo gak makan?" Tanya Tresa kepada Andre yang sedang duduk di hadapannya.

"Gue udan kenyang, tadi gue makan nasgor aja udah dua porsi masa sekarang gue makan lagi?" Jawab Andre.

"Gak apa-apa lah biar lo makin sehat, cerdas dan ceria." Andre berdecak sebal mendengar perkataan Tresa.

"Lo mau gak pindah sekolah? Gue rada kesepian nih kalau gak ada lo di sekolah, cewek ini cuma punya dua temen jadi gue ngerasa sadboy gitu." Tresa terdiam setelah mendengar pertanyaan dari Andre.

"Kalau gue pindah? Nanti siapa yang bakal bayarin? Terus gue takutnya nanti pas gue pindah sekolah? Eh jiwa lo-nya balik lagi ke tubuh asli lo? Gue bakal gimana di sana luntang-lantung sendiri? Lo gak kasihan sama gue apa?" Jawab Tresa panjang lebar, dan benar jawaban itu membuat Andre berpikir dua kali.

"Bener juga ya? Tapi sebenarnya gue khawatir sama lo kalau lo harus sendirian di rumah." Ucap Andre membuat Tresa tersenyum malu.

"Jadi lo khawatir sama gue? Padahal gue gak kenapa-napa." Gumam Tresa menahan senyumnya.

Transmigrasi kamvretCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang